Home / Olahraga / Ketersediaan Air Bersih, Kabid Fispra : Ditargetkan Mencakup Semua Kampung di Fakfak
Widhy Asmorojati, ST, Kepala Bidang Fispra Bappeda dan Litbang Pemda Fakfak, foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com

Ketersediaan Air Bersih, Kabid Fispra : Ditargetkan Mencakup Semua Kampung di Fakfak

Fakfak – Walaupun berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Pusat maupun Daerah, namun cakupan pelayanan di sektor air minum dan sanitasi di Indonesia masih rendah dan jauh dari kebutuhan yang ada.

Untuk itu kemudian, muncul satu lagi program pengentasan kemiskinan bagi kelompok masyarakat khususnya di perdesaan rawan air dan sanitasi,

Kepala Bidang Fisik dan Prasaran Bappeda dan Litbang Kabupaten Fakfak, Widhy Asmorojati, ST ditemui mataradarindonesia.com, kamis, (30/4) kemarin diruang kerjanya menjelaskan, program PASIMAS (Program Pengantasan Kemiskinan Masyarakat) bagi kelompok masyarakat dikolaborasikan dari beberapa kementerian yaitu, Bappenas, Kementerian PUPR2Kp, Kementerian Kesehatan, Kemendagri, Kemendes-PDIT,

Untuk implementasi didaerah, kolaborasi antara, Bappeda dan Litbang Kabupaten Fakfak, Dinas PUPUR2KP Fakfak, Dinas Kesehatan Fakfak, selanjutnya terintegrasikan dengan Desa/kampung,

Menurut Widhy, program PASIMAS di fafak berjalan sejak tahun 2019 kemarin, dengan sasaran awal 15 kampung di beberapa distrik di Kabupaten fakfak yang dianggap prioritas dari program Pasimas itu sendiri,

Kelima belas kampung sasaran awal program Pasimas tahun 2019 adalah, Ubadari, Urat, Ugar, Arguni. Mbima Jaya, Tawar, Fior, Wambar, Kotam, Mambunibuni,Tesa, Kriabisa, Air Besar,

Masing-masing kampung memperoleh dana mencapai Rp. 160 Juta bahkan tertinggi Rp. 365 Juta, dari jumlah ini kampung yang memperoleh dana paling tertinggi adalah Mbim Jaya, dan terendah di kampung Tes senilai Rp. 137 Juta,

Dijelaskan, besaran dana tersebut diperoleh berdasarkan jumlah penduduk, aksesibilitas, tingkat kesulitan masyarakat, serta rincian persayaratan lain berdasarkan petynjuk program PASIMAS ini,

“Selanjutnya untuk pemeliharaan hasil program ketersdiaan air bersih tersebut yang digelontorkan melalui PASIMAS sepenuhnya menjadi tanggung jawab dan dilakukan oleh masyarakat kampung melalui kelompok masyarakat yang dibentuk oleh Pasimas”, jelas Widhy.

Ketersediaan sanitasi air bersih ini, dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti instalasi pipa, pompa lauren, penyediaan profil tank, termasuk penyambungan instalasi pipa sampai ke rumah warga,

Dikatakan, program ini diusulkan untuk semua kampung yang memiliki tingkat kesulitan pemenuhan air bersih, namun realisasinya dilakukan secara bertahap. Untuk Tahun 2020, ada 5 kampung yaitu, Darembang, Bumimora Indah, Kampung Bisa, Gaar, Patipi Nusa,

Secara umum tujuan dari program ini adalah untuk mencapai target MDG yaitu mengurangi separuh dari jumlah masyarakat yang belum memiliki akses terhadap air minum dan sanitasi yang berkelanjutan

Secara khusus tujuan program adalah untuk meningkatkan masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat serta meningkatnya jumlah masyarakat yang mendapat akses air minum dan sanitasi yang berkelanjutan.

Selain itu juga diharapkan meningkatnya kapabilitas Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan prasarana dan sarana air minum  dan sanitasi berbasis masyarakat.

Program nasional ini melibatkan beberapa departemen antara lain Departemen Kesehatan untuk pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat,

Departemen Dalam Negeri untuk pembinaan masyarakat dan pemerintah daerah, Departemen PU yang diberi kepercayaan menjadi Executing Agency untuk melakukan pembangunan prasarana dan sarana air minum dan sanitasi, dan

Bappenas sebagai koordinator program. Untuk pencapaian program tersebut masing-masing instansi akan menjalankan tugas sesuai bidang pekerjaannya.

Sumber dana yang memfasilitasi program dan kegiatan PASIMAS ini merupakan kolaborasi antar beberapa kementerian, kalau di daerah beberapa OPD yang bersumber dari dana APBN dan APBD, Jelasnya

Masyarakat sangat berharap program dan kegiatan yang telah digulirkan dari pemerintah pusa melalui pemerintah kabupaten fakfak ini harus terus berlanjut, sepanjang untuk kepentingan masyarakat tetap dipertahankan, (RR)

SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA 1441 H/2020 M

SEMOAG AMAL IBADAH KITA DITERIMA DISISI ALLAH SWT

 

PIMPINAN

About admin

Check Also

Dampak Covid-19, Forum OPD & Musrenbang Kabupaten Digelar Berbasis IT, Ini Harapan Bupati Fakfak

Laporan : Rustam Rettob / Wartawan Fakfak – Berbeda dengan tahun -tahun sebelumnya, Musyawarah Rencana ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!