Home / Ekonomi / Gedung Putih Wagom Siap Kucurkan Sembako, Sekda Fakfak : Data Bace Disiapkan Hindari Overlap
Sekda Kabupaten Fakfak, Drs H Alibaham Temongmere,MTP foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com

Gedung Putih Wagom Siap Kucurkan Sembako, Sekda Fakfak : Data Bace Disiapkan Hindari Overlap

Fakfak – Banyak pihak ditengah masa pandemic Covid-19 telah banyak berpartisipasi untuk mencegah terjadinya wabah ini, pencegahan tersebut berupa sosialisasi protokol kesehatan (Anjuran Pemerintah-red) maupun tindakan antisipasi ketahanan pangan serta bantuan Alat Pelindung Diri (APD) Kesehatan.

Semua aspek yang dilakukan oleh berbagai kelompok masyarakat, organisasi, LSM, TNI/Polri bahkan Partai politik di kabupaten fakfak adalah dalam rangka menjamin kesehatan dan kesejahteraan masyarakat akibat dampak wabah Covid-19, selaku pemerintah tentunya memiliki langkah dan kebijakan khusus untuk masyarakatnya sendiri,

Keinginan masyarakat Kabupaten fakfak agak sedikit berbeda, meskipun banyak kucuran semabko dari pihak-pihak yang berperan selama ini namun ada yang menginginkan sembako tersebut juga diberikan oleh pemerintah daerah kabupaten fakfak,

Mengenai bantuan sembako yang harus dikucurkan dari gedung putih wagom (Pemda Fakfak-red) dijelaskan Sekda Drs H Alibaham Temongmere, MTP bahwa bantuan sosial tersebut siap dikucurkan kepada masyarakat namun mengenai hal ini harus dikoordinasikan dengan baik agar sasaranya tepat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Dijelaskan Alibaham Temongmere selaku Ketua Harian Tim Gugus Tugas Covid-19 yang juga keseharianya sebagai Sekda Fakfak, disampaikan bantuan sosial bupati fakfak selaku kepala daerah di negeri ini sudah disiapkan namun kemudian menjaga agar tidak terjadi tumpang tindih data (Overlap) maka harus dilakukan penyotiran data penerima manfaat (masyarakat) sebab banyak pihak yang selama ini berpartisipasi berikan bantuan sembako, termasuk dari pemerintah pusat, dan provinsi serta kelompok masyarakat maupun partai politik, bahkan TNI/Polri.

“Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Papua Barat, TNI/Polri, dan lembaga sosial, kelompok masyarakat dan partai politik diberbagai tingkatan ingin membantu dan telah memberikan bantuan sosial kepada masyarakat atau mau peduli, bantuan tersebut kategori tunai maupun non tunai semua terlibat, karena itu mari kita sambut berkah ini dengan hati yang ikhlas”, Jelas Sekda.

Mengenai kapan bantuan sosial yang harus dikucurkan oleh pemerintah daerah kabupaten fakfak alias pengendali gedung putih wagom fakfak, Sekretaris daerah Kabupaten fakfak, Drs H Alibaham Temongmere, MTP menjelaskan bahwa bantuan sosial yang rencana dikucurkan pemerintah daerah sudah siap namun data penerima manfaat masih harus diverifikasikan agar tidak terjadi overlap (data ganda), dinas sosial kini sedang menyiapkan data – data dimaksud.

Dijelaskan Sekda, saat ini ada berbagai bentuk bantuan sosial dengan jenisnya berbeda-beda terjadi di fakfak, bantuan pemerintah pusat melalui program BPNT dan PKH ini sedang berjalan dengan mendata ratusan bahkan ribuan orang, selain itu bantuan sosial dari gubernur papua barat juga targetnya sudah di angka ribuan orang, belum lagi bantuan dari berbagai donasi melalui kelompok masyarakat maupun partai politik, serta TNI/Polri, semuanya sudah peduli

Bantuan sosial tersebut jika tidak diperhatikan secara baik maka masyarakat bisa menerima bantuan yang bersifat ganda, kenapa bantuan – bantuan tersebut kata sekda diturunkan kepada orang-orang yang berdampak Covid-19, kalau saja tidak mendapatkan data secara baik maka terjadi overlap sebab mana yang telah terima bansos dan mana yang belum, itu jelas Sekda.

“Ada bantuan lewat pemerintah pusat yang terpusat di Dinas Sosial, ada bantuan dari gubernur papua barat yang kini tengah disiapkan pihak Bulog papua barat maupun kabupaten/kota, dan ada bantuan juga lewat dana kampung, termasuk kelompok masyarakat, maupun bantuan sosial dari partai politik,

Jadi ini datanya harus riil sehingga bisa tepat sasaran dalam memberikan bantuan ini, untuk pemda fakfak sudah disiapkan bantuan sosial tapi belum bisa dikucurkan karena data harus clear lebih awal sehingga bantuanya tepat sasaran dan tidak terjadi overlap” Singkat Pace ABT (Sapaan Alibaham Temongmere), (RR)

About admin

Check Also

Pastikan Investasi di Era New Normal, Bahlil Kunjungi Sejumlah Kawasan di Jawa Tengah

Fakfak – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia melakukan kunjungan kerja ke sejumlah ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!