Home / Ekonomi / Sidang Paripurna LKPJ Bupati Fakfak, Ini Angka Realiasasi Tahun Anggaran 2019

Sidang Paripurna LKPJ Bupati Fakfak, Ini Angka Realiasasi Tahun Anggaran 2019

Laporan : Rustam Rettob / Wartawan

Fakfak – Mengacu pada pada Undang-Undang 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 Laporan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah,

Undang-undang dan Peraturan Pemerintah tersebut diatas mengamanatkan bahwa Kepala Daerah berkewajiban untuk memberikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) selama 1 Tahun paling lambah 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir kepada DPRD

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah selanjutnya melakukan pembahasan paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah diterima LKPJ Kepala Daerah dengan memperhatikan capaian kinerja dan kegiatan,

Serta pelaksanaan Peraturan Daerah dan atau Peraturan Kepala Daerah dalam menyelenggarakan urusan Pemerintahan Daerah, yang mana dari hasil pembahasan LKPJ oleh DPRD akan memberikan rekomendasi sebagai bahan dalam penyusunan Perencanaan, Anggaran serta Peraturan Daerah,

Berdasarkan Fokus isu tahunan pada periode ketiga Rencana Pembangunan Jangka Menengah daerah (RPJMD) Tahun 2016-2021, maka tema pembangunan tahun 2019 adalah,

Baca juga : Sidang Paripurna LKPJ Bupati Fakfak Mengikuti Protokol Kesehatan Covid-19, Ini Penjelasan Sekda

“Memantapkan Perekonomian Daerah Dengan Mendorong Investasi Dan Infrastruktur Wilayah Yang Handal Yang Didukung Oleh Tata Kelola Pemerintahan Yang Efesien, Efektif, Transparan Serta Akuntabel”

Tema tersebut dijabarkan kedalam fokus prioritas pembangunan pada 10 isu yang kemudian diimplementasikan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah melalui APBD Tahun Anggaran 2019 bersama penyelenggaraan fungsi dasar pemerintahan lainya,

Total pendapatan setelah perubahan Rp. 1.306.694.062.499.04, realisasi Rp. 1.302.384.741.156.72 atau 99, 67 persen, yang berarti kurang dari anggaran sebesar, Rp. 4. 309.321.342.32,

Sementara rencana belanja tahun anggaran 2019, Rp. 1.475.140.975.847.68, sehingga dari rencana belanja ini yang terrealisasi sebesar Rp. 1.323.183.489.525.44, atau 89,70 persen, yang berarti kurang dari anggaran sebesar Rp. 151.957.486.322.24,

Sedangkan realisasi pembiayaan daerah setelah perubahan adalah Rp. 173.446.913.348.64 atau 100 persen, untuk pembiayaan pengeluaran daerah setelah perubahan Rp. 5.000.000.000.00,

Dengan realisasi Rp. 3.000.000.000.00, atau 60 persen berupa penyetoran modal investasi pemerintah kabupaten fakfak yang berarti kurang Rp. 2.000.000.000.00,

Dengan demikian Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp. 149.648.164.979.92, dari implementasi APBD Tahun Anggaran 2019,

Sebagian besar belanja dipakai untuk belanja pelayanan dasar maupun layanan wajib yang bersifat penting untuk mendukung Visi RPJMD pada 10 isu prioritas pembangunan daerah tahun anggaran 2019,

About admin

Check Also

Pastikan Investasi di Era New Normal, Bahlil Kunjungi Sejumlah Kawasan di Jawa Tengah

Fakfak – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia melakukan kunjungan kerja ke sejumlah ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!