Home / Metro / Kesehatan / Diapit Zona Merah, Walikota Tual Minta Peran Stakeholder Memutus Matarantai Covid-19
Walikota Tual, Adam Rahayaan, S.Ag, M.Si, foto : ISTIMEWA

Diapit Zona Merah, Walikota Tual Minta Peran Stakeholder Memutus Matarantai Covid-19

Laporan : Rustam Rettob / Wartawan

Fakfak – Kota Tual – Provinsi Maluku merupakan salah satu daerah yang sampai saat ini dinyatakan masih berada dalam zona hijau alias belum ada data kasus Virus Corona, karena itu Walikota Tual Adam Rahayaan, S.Ag meminta peran stakeholder untuk menjaga dan terus melakukan upayah memutuskan matarantai virus ini dari berbagai potensi penyeberan baik di Kota Tual terlebih di pulau-pulau.

Hal itu disampaikan Walikota Tual, Adam Rahayaan kepada mataradarindonesia.com, sabtu, (13/6) via ponselnya, Ust. Adam (Sapaan pendek) Walikota Tual ini tidak ingin bahkan tak rela jika ada pihak-pihak yang sengaja membiarkan orang untuk menyusup masuk ke daerah yang dipimpinya sebab Kota Tual saat ini sedang diapit oleh beberapa daerah tetangga kategori Zona Merah akibat terjangkitnya Covid – 19,

Karena luas daerah kata Walikota, dimaluku khususnya Kota Tual dengan penduduk banyak yang berasal dari Pulau-Pulau maka diharapkan kepada semua pihak terutama tim gugus tugas Covid – 19 ditingkat Kecamatan, Aparat Desa, Aparat Kecamatan, TNI/Polri untuk terus melakukan upayah pencegahan terhadap penyebaran virus ini di wilayaha masing-masing

Jika virus ini terang Adam, tidak diperangi secara tegas dan baik, yang dikhawatirkan Walikota adalah, satu orang saja positif maka bisa terjangkit ke orang lain apabila mekanisme penangananya salah dan atau yang bersangkutan tidak terdeteksi secara baik oleh tim gugus tugas Covid-19 diberbagai kecamatan dan Desa, termasuk tim gugus tugas covid – 19 di tingkat Kota Tual. Terangnya.

Menurut Walikota Tual, Adam Rahayaan bahwa arahan dan petunjuk penanganan pencegahan Covid – 19 ini selain disampaikan melalui media,

Saat menyerahkan Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa (BLT-DD) Kota Tual di Pulau Kur kemarin juga telah menyampaikan hal yang sama untuk dapat diantisipasi semua pihak di daratan pulau-pulau Kur,

Walikota mengingatkan kepada semua tim gugus tugas covid-19 baik dari tingkat Kota Tual maupun sampai ke Tingkat Kecamatan dan Desa, aparat TNI/Polri serta pihak-pihak yang terlibat langsung dalam penanganan dan pencegahan Covid ini agar tetap waspada orang-orang yang ingin menyusup dari daerah zona merah ke kota tual,

Sebab kecamatan dan desa diwilayah kota tual sebagian besar berada di pesisir pulau-pulau, karena itu dia sangat berharap adanya kerja sama dan ikhtiar agar virus ini tidak tertular ke masyarakat yang ada di wilayah kota tual, Minta Walikota yang merupakan petinggi Partai PKS di Kota Tual ini.

“Pada saat penyerahan bantaun langsung tunai di Kur kemarin, pesan saya seputar pencegahan Covid – 19 ini, karena di pulau kur sana daerah pesisir sehingga saya berikan himbauan dan penegasan kepada tim gugus tugas covid – 19 tingkat kecamatan dan juga peran masyarakat serta TNI/Polri untuk tetap mengantisipasi penumpang gelap yang menyusup dari daerah zona merah sebab kota tual sampai saat ini masih berstatus zona hijau belum kuning apalagi merah, oleh karena itu,

saya minta mereka semua harus berperan aktif untuk memutus matarantai penularan covid – 19 ini disana (kur-red), saya juga selaku kepala daerah (Walikota Tual-red) berharap ada anggota keluarga yang datang dari daerah zona merah ini untuk menyampaikan kepada tim covid agar ditangani secara protokol kesehatan covid-19 ini, jangan diam-dima masuk karena virus ini berbahaya sekali.

Tujuanya penanganan secara protokol kesehatan Covid adalah untuk kepentingan dan keselamatan kita semua, jangan sampai pengawasan ketat dipelabuhan tual kemudian kecolongan di kecamatan yang ada dipulau-pulau sehingga virus ini bisa bersumber dari kecamatan ke kota, karena kapal perintis dari berbagai daerah zona merah, saya berharap ini tidak boleh terjadi”, Jelas Walikota ke media ini sebagai penutup penjelasanya. (ret)

About admin

Check Also

ODP PDP OTG Bahkan Positif Covid-19 Bisa Teratasi, Bupati Fakfak : Lebih Berbahaya OTD.

Fakfak – Penggunaan istilah dalam penanganan wabah Covid – 19 saat ini oleh tim medis ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!