Home / Polkam / Imbauan KPU Jelang Verfak Syarat Dukungan Calon Perseorangan, Bawaslu Fakfak : Laporan Gunakan Dokumen Palsu Kami Proses Hukum
Devisi Teknis, Komisioner KPU Kabupaten Fakfak, Hasanudin Rettob, foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com

Imbauan KPU Jelang Verfak Syarat Dukungan Calon Perseorangan, Bawaslu Fakfak : Laporan Gunakan Dokumen Palsu Kami Proses Hukum

Fakfak – Berdasarkan ketentuan PKPU Nomor 5 Tahun 2020 tentang tahapan dan jadwal pemilu serentak 9 Desember 2020 mendatang,

KPU Kabupaten Fakfak jelang Verifikasi Faktaul (Verfak) syarat dukungan KTP terhadap 4 pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak Jalur Perseorangan menghimbau kepada seluruh masyarakat terutama yang memberikan KTP kepada pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak jalur perseorangan agar tetap berada ditempat saat verifikasi Faktual dilakukan

Ketua KPU melalui Devisi Teknis KPU Kabupaten Fakfak, Hasanudin Rettob meminta kepada warga selain memberikan dukungan berupa KTP, juga dukungan berupa Surat Keterangan Domisili kepada Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Jalur Independen untuk tetap berada ditempat saat tahapan verifikasi faktual tersebut berlangsung.

Menantu Latuconsina (Hasanudin Rettob-red) itu menjelaskan bahwa, KPU Kabupaten Fakfak nantinya 24 Juni – 12 Juli 2020 dan Bawaslu Kabupaten Fakfak sebagai pengawas pemilu tentu didampingi perwakilan tim dari 4 pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati fakfak jalur perseroangan nantinya akan melakukan verifikasi faktual dalam bentuk sensus terhadap warga yang tercatat dan terdata dalam dokumen dukungan pasangan Balon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak Jalur Perseorangan itu.

Baca juga : Selangkah Menuju Verifikasi Faktual Paslon Bupati Fakfak Jalur Perseorangan, Ada Dukungan KTP Ganda ?

Mengenai dokumen yang disiapkan warga pada saat diverifikasikan oleh KPU melalui PPS dilapangan adalah berupa, e-KTP dan Surat Keterangan Domosili warga setempat (Asli), KPU sangat berharap data yang disampaikan benar-benar dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, “Kalau kasi dukungan bilang iya, kalau tidak bisa tidak karena semuanya ada konsekuensi hukum”, Jelasnya.

“Kami dari KPU Kabupaten Fakfak meminta kepada masyarakat terutama warga yang memberikan dukungan KTP kepada Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak Jalur Perseorangan agar pada saat Verifikasi Faktual dilapangan yang dimulai 24 Juni – 12 Juli 2020 nantinya berada ditempat tinggalnya,

Karena Verifikasi yang dilakukan bersifat Sensus dan itu wajib menyiapkan dokumen dukungan asli seperti KTP dan Surat Keterangan Domosili warga, hal ini tujuanya agar petugas PPS muda menemui bapak/ibu dirumah”, Terang Hasanudin.

Baca juga : Jika Terbukti Palsukan Dukungan KTP Calon Perseroangan Berujung Penjara.

Menyinggung soal laporan masyarakat terkait dugaan digunakanya dokumen palsu ketika ditemui PPS dilapangan saat Verifikasi Faktual,

Komisioner Bawaslu Kabupaten Fakfak, Abdul Tanggi Irirwanas menegaskan jika ada masyarakat yang ajukan laporan soal penggunaan e-KTP dan Surat Domisili tanpa sepengetahuan yang bersangkutan maka Laporan ke Bawaslu dipastikan dapat ditindaklanjuti dalam bentuk proses hukum sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku.

“Bawaslu Kabupaten Fakfak Welcome terhadap siapa saja yang merasa dirugikan dalam proses pelaksanaan tahapan pemilukada ini, kalau merasa dirugikan maka silahkan ajukan laporan untuk ditindak lanjuti, soal Varifikasi Faktual, Bawaslu Kabupaten Fakfak tetap melakukan pengawasan secara langsung dilapangan dan bagi masyarakat yang merasa KTP atau identitas lainya digunakan tanpa sepengetahuan dia, yang bersangkutan silahkan melaporkan ke kami Bawaslu nanti kami tindak lanjuti asalkan memiliki bukti material yang kuat dan valid”, Tegas Tanggi Irirwanas. (ret)

About admin

Check Also

PDI Perjuangan Menolak Mengusung Eks Koruptor Sebagai Calon Kepala Daerah di Pemilukada 2020

JAKARTA, KOMPAS.com – Politikus PDI Perjuangan, Hugua, mengatakan partainya tidak mengakomodasi mantan terpidana kasus korupsi ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!