Home / Headline / Samaun Dahlan Didaulat Sebagai “Jupiat” Demi Masa Depan Masyarakat Fakfak
SAMAUN DAHLAN, S.Sos, M.AP, BAKAL CALON BUPATI FAKFAK BERPASANGAN DENGAN CLIFOD H NDANDARMANA SEBAGAI BAKAL CALON WAKIL BUPATI FAKFAK PERIODE 2020 - 2025, foto : rustam rettob / mataradarindonesia.com

Samaun Dahlan Didaulat Sebagai “Jupiat” Demi Masa Depan Masyarakat Fakfak

Laporan : Rustam Rettob / Wartawan

Fakfak – Bakal Calon Bupati Fakfak, Samaun Dahlan mendapat mandat “Jupiat” dari masyarakat 13 Kampung yang ada di Wilayah Distrik Teluk Patipi, mandat tersebut diserahkan secara adat kepada Samaun Dahlan di Kampung Tetar, Distrik Teluk Patipi, bertempat di rumah tokoh masyarakat Bapak Eliyeser Hindom, rabu, (24/6),

Mandat sebagai “Jupiat” yang diberikan masyarakat adat setempat untuk digunakan orang lain tidak sekedar didaulat melainkan jabatan adat tersebut memiliki makna dan arti yang cukup luas sebab segala tumpuan dan harapan mereka terutama masyarakat adat ada dipundak orang yang mendapat mandat adat itu.

Pembangunan di segala bidang adalah menjadi komitmen mereka untuk mempercayakan kepada orang yang sudah diberi gelar adat tersebut, karena bagi mereka adat merupakan satu-satunya pedoman hidup dalam menjalin hubungan silaturahmi serta persaudaraan yang baik dengan orang lain, mereka menitipkan fakfak ini kedepan lebih baik dipundak Samaun – Ndandarmana, setelah Isak Hindom dan Wahidin Puarada

Kepada Samaun Dahlan yang siap maju dan Calon sebagai Bupati Fakfak, mereka menaruh harapan besar agar kedepan Kabupaten Fakfak bisa maju bersaing dengan daerah lain diluar Tanah Mbaham Matta ini, segalanya diletakkan dipundak Kepala Dinas PUPR2KP Kabupaten Fakfak yang kini siap berhelat dipemilukada Fakfak 9 Desember 2020 mendatang itu.

Samaun tiba di Kampung Tetar, Distrik Teluk Patipi bersama Tim Pemenangan Pemilu dan rombonganya dengan tetap mengikuti protokol kesehatan ditengah Pandemi Covid-19 (Cuci tangan, pake masker, dan jaga jarak) disambut masyarakat adat setempat dengan menyertakan kalungan tomang selanjutnya diarahkan menuju rumah Alm. Eliyeser Hindom diiringi tarian adat fakfak Titir Tumor.

Suasana prosesi adat masyarakat untuk mendaulat Samaun Dahlan/Bakal Calon Bupati Fakfak sebagai “JUPIAT” di Kampung Tetar, Distrik Teluk Patipi – Kabupaten Fakfak, foto : rustam rettob / mataradarindonesia.com

Prosesi adat yang dilakukan terhadap Samaun Dahlan sebagai Bakal Calon Bupati Fakfak di Kampung Tetar, Distrik Teluk Patipi kemarin pernah dilakukan terhadap Mantan Gubernur Irian Jaya (Papua-red), Isak Hindom, dan Wahidin Puaradar, Mantan Bupati Fakfak 2 Periode.

Setelah Isak Hindom, masyarakat yang kehidupan mereka sangat menjunjung tinggi nilai adat dan budaya serta persaudaraan yang tinggi ini mampu mengantarkan Wahidin Puarada (Mantan Bupati Fakfak) selama 2 Periode, 2000-2010 setelah dinobatkan sebagai anak adat di Kampung Puar, Distrik Teluk Patipi.

Sejarah emas ini mereka ingin mengukir kembali dan diberikan kepada Samaun Dahlan – Cliford H Ndandarmana sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak pada pemilu 9 Desember 2020 mendatang dengan target menang,

“Dari wilayah ini (Teluk Patipi-red) Isak Hindom jadi Gubernur Irian Jaya, Wahidin Puarada jadi Bupati Fakfak 2 periode, kali ketiga Samaun Dahlan ingin mengukir sejarah itu pula, kami percaya tuhan akan melurusakn niat anak kami ini dan amanah itu diberikan kepada Pasangan SADAR”, Pesan masyarakat ditengah prosesi adat kemarin

Ada yang menarik dalam prosesi adat ini, sumber terpercaya kepada mataradarindonesia.com mengakui selembar tikar yang kemarin disiapkan untuk Samaun Dahlan melantai pernah ditempati pula oleh Mantan Gubernur Irian Jaya (Papua–red) Isak Hindom, Wahidin Puarada, (Mantan Bupati Fakfak-red), dengan pengalaman berharga itu sejarah emas ini akan terulang.

Mereka khususnya masyarakat adat di Kampung Tetar ini sangat optimis ketika tikar yang memiliki nilai sejarah ini ditempati Samaun Dahlan dalam proses adat kemarin maka dengan segala keyakinan kepada tuhan maha esa, Pasangan “SADAR akan memenangkan pemilukada 9 Desember 2020 di Kabupaten fakfak, “Jejak Isak Hindom dan Wahidin Puarada harus muncul kembali”, Sambil menobatkanya sebagai “Jupiat” dan anak adat teluk patipi

Selain ingin mengukir kembali sejarah emas yang terlewatkan puluhan tahun, ditengah kontestasi pemilihan bupati dan wakil bupati fakfak dengan mendaulat Samaun Dahlan sebagai sebagai “Jupiat”, acara ini dirangkaian dengan pernyataan dukungan politik untuk memenangkan Pasangan “SADAR” di Distrik Teluk Patipi – Kabupaten Fakfak dengan target 80 % menang.

Mantan Anggota DPRD Kabupaten Fakfak, dan Anggota DPRD Provinsi Papua Barat, Isak Bahamba dihadapan Bakal Calon Bupati Fakfak, Samaun Dahlan dan Tim mengatakan,

Setelah didaulat sebagai “Jupiat” dan diangkat menjjadi anak adat di teluk patipi maka Samaun Dahlan adalah milik semua masyarakat yang di Distrik Teluk Patipi dan siap dimenangkanya di Wilayah Teluk Patipi.

Bahamba berpesan kepada semua masyarakat di kampung Teluk Patipi agar kepedulian yang telah dimunculkan harus dijaga demi kesucian harkat dan martabat kita, setelah menobatkan Samaun sebagai “Jupiat” maka pesan Isak, kita semua harus bertanggung jawab untuk memenangkan beliau sebagai anak teluk patipi di pemilukada fakfak 9 Desember 2020 mendatang hingga mengantarkannya ke gerbang pelantikan.

“Dari Teluk Patipi kita punya orang tua Bapak Isak Hindom pernah menjabat Gubernur papua, kemudian kita punya Kaka Wahidin Puarada kita antar menjadi Bupati Fakfak selama 2 Periode,

Sekarang kita mau mengulang sejarah itu untuk ketiga kalinya, kita punya anak, adik, kaka Pak Samaun Dahlan sudah mendapat mandat sebagai “Jupiat” kenapa tidak bisa seperti Bapak Isak Hindom dan Kaka Wahidin Puarada?, jawabnya tunggu 9 Desember 2020 mendatang, SADAR harus menang,

Mereka berjanji akan mengantarkan Samaun – Ndandarmana sebagai Bupati dan Wakil Bupati Fakfak Periode 2020-2025 saat pemilukada serentak yang digelar 9 Desember 2020 besok, setelah kepemimpinan DR Mohammad Uswanas, M.Si dan Abraham Sopaheluwakan.

Merespon prosesi adat yang dilakukan oleh masyarakat teluk patipi dengan status sebagai anak adat dan “Jupiat”, Samaun Dahlan sangat berharap segala tumpuan dan harapan ini akan terlaksana bersama-sama apabila 9 Desember 2020 merupakan momentum bersejarah untuk memenangkan pasangan “SADAR” satu putaran dengan prosentasi diatas 80 % SADAR menang diteluk patipi

Samaun meyakinkan kepada konstituenya di Teluk Patipi bahwa hampir 90 % dukungan rekomendasi partai politik akan mengusung dan mendukung dia sebagai Bakal Calon Bupati Fakfak, dengan dukungan partai politik tersebut target dia 70-80% merupakan angka kemenangan dia bersama Nadandarmana di 9 Desember 2020 besok,

Samaun tidak merasa terganggu dan khawatir dengan kandidat lain atau siapa saja yang terus memojokkan dirinya dalam momen pemilukada tersebut, bagi dia, tujuan akhir dari semua proses ini adalah hanya untuk kepenitngan dan kesejahteraan masyarakat tercintanya, diapun terus mencari dukungan dari masyarakat karena masing-masing memiliki cara dan strategi yang berbeda untuk memenangkan pertarungan 5 tahunan ini,

Menurutnya, konsolidasi politik baik ditingkat Distrik, Kelurahan bahkan ke RT sudah sangat maksimal sehingga komitmen politik yang sudah dibangun harus terus diperkuat lagi dengan menjual program, ide dan gagasan demi pembangunan kabupaten fakfak kedepan lebih baik, Jelasnya.

Samaun didampingi Jufri Ahmad sebagai Sekretaris Tim Pemenangan Tingkat Kabupaten melantik Koordinator Tim Distrik Teluk Patipi dan Koordinator Tim 13 Kampung secara simbolis sebanyak dua orang akibat karena menjaga protokol kesehatan,

Dia berharap tim yang telah dibentuk dan dilantik mampu bekerja secara maksimal agar hasil pada saat 9 Desember 2020 tentu menjadi penentu berbagai impian dan harapan yang diinginkan bersama di Kabupaten Fakfak,

Sementara mengenai prosesi adat yang dilakukan kemarin, ketika diangkat sebagai anak Adat teluk patipi dan “Jupiat”, Samaun mengakui, sebagai anak adat juga dia sangat menjunjung tinggi proses yang sangat sakral itu, dia berjanji akan memelihara dan mengangkat harkat dan martabat tatanan adat dan budaya yang dimiliki masyarakat adat di tanah Mbaham Matta ini.

Selain disambut dengan tarian adat titir tumor dan sawat di kampung bersejarah tersebut, Samaun dan rombongan disambut dengan musik tradisional kampung setempat, dengan beberapa lirik lagu dukungan politik kepada Bakal Calon Bupati Fakfak #SADAR.

“Pindah dimuka SADAR mau Lewat, Kami SADAR yang punya, bukan kau pilihan kami, sapa suruh mau lawan SADAR, sendiri suruh sendiri kalah, SADAR Maju pele putus melintang patah, SADAR Milik Kami Kau Bukan Pilihan Kami”, Lirik lagu yang dipersembahkan kepada Samaun Dahlan dan rombongan yang dielaborsikan dalam musik tradisional.

Samaun pun ikut mengambil bagian dalam tarian sawat yang digendangkan masyarakat setempat, dia bersama ibu-ibu dan beberapa tokoh masyarakat setelah menari sawat kemudian menyanksikan musik tradisional yang dimainkan oleh anak-anak muda di kampung tetar kemarin, (ret)

About admin

Check Also

PHBK Fakfak Mempertahakan dr. Subhan Rumoning, Marcelus Rahamitu : Dia Bersama Tim Medis Garda Terdepan Bangsa

Fakfak – Ada yang menarik ditengah sosialisasi Covid – 19 dan kebijakan New Normal bagi ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!