Home / Polkam / Penyelenggara Pemilu di Fakfak Mengikuti Rapied Tes, Dekry : APD Telah Kami Distribusikan Lebih Awal.
Ketua KPU Kabupaten Fakfak, Dihuru Dekry Radjaloa, S.P, foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com

Penyelenggara Pemilu di Fakfak Mengikuti Rapied Tes, Dekry : APD Telah Kami Distribusikan Lebih Awal.

Fakfak – Ketua KPU Kabupaten Fakfak – Papua Barat Dihuru Dekry Radjaloa mengatakan, dalam rangka menjalankan tahapan dan jadwal pelaksanaan pemilu serentak tahun 2020 bertepatan dengan 9 Desember maka penyelenggara pemilu wajib mengikuti protokol kesehatan Covid-19,

Disampaikan Dihuru (Ketua KPU Fakfak-red) bahwa, tahapan yang dilaksanakan ditengah pandemi Covid-19 selama ini tetap mengacu pada protokol kesehatan, termasuk tahapan pelaksanaan Verifikasi Faktual terhadap 3 Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak Jalur Persoerangan.

Dikatakan Radjaloa, selain melaksanakan rapied tes oleh penyelenggara ditingkat PPD maupun PPS, KPU Kabupaten Fakfak juga sebelumnya membagikan alat pelindung diri seperti, Masker, Face Shild (APD yang berfungsi untuk dapat memblokir tetesan agar tidak mengenai bagian wajah) dan, hand sanitizer, ke PPD dan PPS untuk digunakan pada saat pelaksanaan Verifikasi Faktual.

Melihat anggota PPS yang jumlahnya cukup banyak mencapai ratusan orang sehingga pelaksaan rapied tes yang berlangsung, minggu, (28/6) di Kantor KPU Kabupaten Fakfak dilakukan secara bertahap,

Untuk tahap awal menjangkau Distrik Fakfak, Distrik Pariwari, Distrik Fakfak Tengah, Distrik Fakfak Barat dan Distrik Wartutin, sedangkan Komisioner KPU dan distrik lain akan menyusul mengingat tenaga rapied terbatas.

Alasan KPU Kabupaten Fakfak fokuskan rapied tes kepada penyelenggara di tingkat PPS karena 29 Juni 2020 dilakukan Verifikasi Faktual terhadap 3 Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak Jalur Persorangan,

“Jadi semua alat pelindung diri (APD) sesuai protokol kesehatan Covid-19, KPU Kabupaten Fakfak telah mendistribusikanya jauh sebelum pelaksanaan rapied tes ini dilakukan oleh kawan-kawan di tingkat PPD maupun PPS, tujuanya adalah dapat mempersiapkanya secara baik, Nah, mengenai Verifikasi Faktual semua penyelenggara wajib mengenakan APD karena kita diperhadapkan dengan situasi pandemi Covid-19 dan mengacu pada protokol kesehatan Covid-19”, Tegas Ketua KPU Kabupaten Fakfak, Dihuru Dekry Radjaloa.

Sekretaris KPU Kabupaten Fakfak, Ochen Wairoy menjelaskan bahwa rencana penyelenggara yang akan mengikuti rapied tes secara bertahap berjumlah 1.310 orang dilingkungan KPU Kabupaten Fakfak,

“KPU Kabupaten Fakfak 27 orang, PPD 136 orang, PPS sebanyak 864 orang, selanjutnya Pantarli 253 orang”, Jelasnya kepada mataradarindonesia.com, diruang kerjanya, minggu, (28/6) kemarin,

Bakal Pasangan Calon Berjargon “CEPAT’ Mengundurkan Diri, KPU Fakfak Hanya VerFak Tiga Bapaslon Jalur Persoerangan.

Dikutip dari PAPUADALAMBERITA.COM. Bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati jalur perseorangan, Cyrillus Adopak, SE, MM dan Peggi Patrisia Patipi, SE, dengan jargon “CEPAT” akhirnya resmi keluar dari percaturan Politik Pilkada Fakfak 2020.

Mundurnya Bapaslon ini tentunya mempunyai beberapa pertimbangan namun dengan ketidak ikutsertaan dalam kancang Politik perebutan kursi Bupati dan Wakil Bupati Fakfak 2020, tidak akan menghambat tahapan verifikasi faktual yang akan dilaksanakan KPU Fakfak.

Demikian dikatakan, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Fakfak. Dihuru Dekry Radjaloa, SP, kepada papuadalamberita.com. di ruang kerjanya, Kamis (25/6/2020) pasca pengunduran diri yang dilakukan Bapaslon berjargon CEPAT”

Menurut Dekry sapaan akrabnya, mudurnya Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak berjargon “CEPAT” dari bursa Pilkada Fakfak tidak akan menghambat proses tahapan verifikasi faktual dukungan bapaslon independent yang dalam waktu dekat akan dilakukan.

Memang kata dia, tahapan verifikasi faktual (Verfak) dukungan perseorang sesuai jadwal berlangsung dari 24 Juni hingga 12 Juli 2020, namun pelaksanaan Verfak yang akan berlangsung selama 14 baru akan dilaksanakan pada 28 Juni 2020 sehingga pengunduran Bapaslon “CEPAT” tidak akan mengganggu tahapan ini.

Tahapan Verifikasi Faktual dukungan perseorangan sesaui jadwal berlangsung dari 24 Juni hingga 12 Juli 2020, namun proses verfaknya akan dilaksanakan pada 28 Juni 2020 karena tanggal 24 Juni hingga 27 Juni 2020. KPU akan melakukan penyerahan berkas verifikasi faktual ke PPD dan setelah itu PPD akan menyerahan dokumen berkas verifikasi ke pihak PPS, tukasnya.

Dalam tahapan verifikasi faktual dukungan perseorangan Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati dengan mundurnya Bapaslon “CEPAT” maka KPU Fakfak hanya akan melakukan verfak dukungan perseorangan untuk 3 Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak. 3 Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati jalur perseorangan yang akan dilakukan verifikasi faktual dukungan KTP oleh KPU selama 14 hari pelaksanaan yakni untuk Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati, Untung Tamsil Yohana Dina Hindom yang maju di Pilkada Fakfak membawa jargon UTA_YOH

Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati jalur independent Donatus Nimbitkerndik – Mustaqfirin yang dikenal dengan jargon DOAMU dan Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati jalur independent Abdul Rahim Fatamasya- Jimmy Jeferson Liusanda dengan jargon RAJA.

“Setelah Cyrllus Adopak dan Peggi Patrisia Patipi mundur sebagai pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupai maka KPU hanya melakukan verifikasi fakrtual dukunagn seorang untuk pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati berjargon UTA_YOH, DOAMU dan RAJA dimana pelaksanaan verifikasi faktual dukungan akan berlangsung selama 14 hari”, tukasnya.

Pelaksanaan verifikasi faktual dukungan perseorangan yang akan berlangsung selama 14 hari untuk 3 Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati dengan menggunakan metode sensus terhadap masyarakat Fakfak yang memberikan dukungan bagi 3 pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati jalur independent tersebut, (ret / RL_07)

About admin

Check Also

PDI Perjuangan Menolak Mengusung Eks Koruptor Sebagai Calon Kepala Daerah di Pemilukada 2020

JAKARTA, KOMPAS.com – Politikus PDI Perjuangan, Hugua, mengatakan partainya tidak mengakomodasi mantan terpidana kasus korupsi ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!