Home / Metro / Agama / Awal Juli Wings Air Kembali Beroperasi, Ini Penjelasan Bupati Fakfak.
Bupati Fakfak DR Mohammad Uswanas, M.Si, foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com

Awal Juli Wings Air Kembali Beroperasi, Ini Penjelasan Bupati Fakfak.

Fakfak – Sejak dilakukan pembatasan sosial terhadap akses masuk dan keluar transportasi di kabupaten fakfak, baik transportasi laut maupun udara akibat wabah Covid – 19 yang berlangsung sampai saat ini,

Dampak pembatasan tersebut mengakibatkan Wings Air (IW) Jenis ATR 72-60 juga menunda penerbangan atas permintaan pemerintah daerah kabupaten fakfak, dan rencana kembali beroperasi mulai 4 Juli 2020 dan 11 Juli 2020,

Bupati Fakfak DR Mohamada Uswanas, M.Si ketika ditemui saat menghadiri acara Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke – 27, (29/6) di Puskesmas Fakfak Kota menjelaskan bahwa setelah diberlakukan pembatasan sosial maka pemerintah daerah kabupaten fakfak berlakukan kembali pelayanan penerbangan udara,

Pembukaan pelayanan penerbangan ini juga menurut bupati berkaitan dengan pelaksanaan New Normal yang merupakan kebijakan nasional,

“Sebetulnya fakfak sudah lama menerpakna kebijakan New Normal (kehidupan yang baru ditengah pandemic Covid – 19)”, Tukasnya Uswanas

“Kalau secara normal nasional sudah berlakukan New Normal dan akses masuk keluar fakfak telah ada penawaran baik sorong maupun kaimana, termasuk kapal belibis di Kokas disampingi kapal-kapal pelni lainya, ini sudah akan terbuka”, Jelas Bupati Fakfak,

Penjelasan Bupati Uswanas yang juga Ketua DPD Golkar Fakfak bahwa penerbangan tetap dilakukan namun ada pembatasan kapasitas angkut yang semula sampai 70 orang dimungkinkan akan berkurang dengan melihat tingkat keperluan baik masuk dan keluar fakfak dan kondisi ini menurut Mocha berlaku secara nasional.

Salah satu pertimbangan yang ditawarkan Bupati Fakfak soal akses masuk khususnya, tetap akan diberlakukan protokol kesehatan kemudian akan mempertimbangkan arus masuk karena berkaitan dengan kapasitas pos karantina daerah

“Kita tetap berlakukan secara nasional namun kemudian melihat kapasitas karantina daerah di fakfak, tidak serta merta harus masuk”, Ujarnya kepada mataradarindonesia.com.

“Kalau karantina tidak mampu untuk menampung Orang Dalam Pemantaun, Orang Tanpa Gejala, maka Over Capacity nanti akan kita periksa,

Misalnya orang yang masuk harus memiliki riwayat perjalanan dengan mebawa hasil PCR, atau Swab dan atau Rapied dan sampai di fakfak harus tetap dilakukan rapied ulang untuk memastikan imun yang bersangkutan”, Ujarnya

Meskipun penyebaran wabah virus corona ini terjadi salah satunya melalui orang yang telah melakukan perjalanan masuk dan keluar suatu daerah,

“Pemda fakfak tidak membatasi orang masuk fakfak tetapi harus dilakukan rapied setelah tiba, soal keluar daerah silahkan saja tapi harus melalui prosedur Covid-19”, Kata Bupati Fakfak, Mohamad Uswanas.

Manajemen Wing Air Fakfak, Mieke Santoso menjelaskan penerbangan Wings Air yang sekian bulan mengalami penundaan kembali beroperasi mulai 4 Juli 2020 dan 11 Juli 2020, selanjutnya akan dikoordinasikan oleh pemda fakfak.

Meskipun saat ini diberbagai travel ada penjualan tiket namun penerbangan belum beroperasi maksimal sebagaimana jadwal yang terlihat disetiap layar penjualan tiket tersebut, karena masih ada pembatasan jadwal penerbangan.

Soal kapasitas, putri mantan kapolres fakfak itu mengatakan akan terjadi pengurangan sheet dari take off biasanya 60 menjadi 52 orang, sementara untuk landing dari 70 turun menjadi 60 orang, Jelasnya.

“Kita nanti mulai melayani penerbangan 4 Juli 2020 dan 11 Juli 2020, soal kapasitas pasti akan mengalami perubahan dan penerbangan selanjutnya akan diputuskan oleh pemerintah daerah setempat”, Ujarnya, (ret).

About admin

Check Also

Idul Fitri Di Masjid Nurul Bahri Tanjung Wagom Fakfak, Khotib : Akankah Kita Bertemu Ramadhan Mendatang, ?

“KITA SADAR BAHWA ALLAH SWT MENCINTAI KITA SEMUA”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!