Home / Polkam / Desakan Pilkada Tunda 2021 Karena Covid-19 Terus “Bergentayangan”, Dolly Kurnia : Siapa yang menjamin itu, Mana skenarionya ?

Desakan Pilkada Tunda 2021 Karena Covid-19 Terus “Bergentayangan”, Dolly Kurnia : Siapa yang menjamin itu, Mana skenarionya ?

Fakfak – Wabah kasus Covid-19 terus “Bertgentayangan” alias merajalela dimana-mana, akibat menjamurnya penyakit non alam ini membuat data tabulasi perkembangan Tim Gugus Tugas Covid – 19 dari tingkat pusat sampai ke daerah grafiknya naik turun, semua pihak terlibat dan terus bekerja ekstra.

Dampak dari adanya wabah ini salah satu agenda nasional yang ada didepan mata kita semua untuk dilaksanakan oleh 270 daerah adalah soal pilkada serentak yang rencana dihelat pada 9 Desember 2020 mendatang.

Tarik ulur soal penundaan pilkada serentak tersebut, ada sejumlah pihak meminta agar pilkada serentak di tunda hingga tahun 2021 sambil menunggu Covid – 19 ini berkahir, ada opsi lain bahwa pilkada 9 Desember 2020 tetap bejalan sambil menerapkan protokol Covid – 19 saat ini.

Senada dengan Menteri Dalam Negeri, M. Tito Karnavian, Ketua Komisi – II DPR – RI, Ahmad Dolly Kurnia dalam webinar terkait Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 Ditengah pandemi Covid-19 belum lama ini menegaskan bahwa pilkada serentak tetap dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang.

Menanggapi tawaran sejumlah kalangan agar pilkada ini ditunda sampai tahun 2021 mengingat wabah Covid-19 hingga saat ini masih terus merangkak naik dari sisi data tabulasinya, gejolaknya bencana non alam ini menjadi perhatian dunia, termasuk indonesia

Politisi golkar itu menjawab santai dihadapan layar virtual yang diikuti oleh puluhan orang bahwa tidak ada yang bisa menjamin jika tahun 2021 wabah Covid – 19 ini telah berkahir.

Dia meminta kepada pihak-pihak yang ingin penundaan pilkada ini sampai tahun 2021 akibat Covid-19 agar memaparkan skenariaonya sebagai acuan pemerintah pusat, termasuk DPR dan pihak peneyelenggara, “Apa yang bisa membuktikan tahun 2021 Covid-19 ini berkahir”, Tantang Ketua Komisi – II DPR – RI itu,

“Kalau ada yang minta pilkada tunda sampai tahun 2021, siapa yang menjamin jika tahun 2021 Covid -19 ini berkahir, apa skenarionya dan bagaimana cara membuktikanya?”, Tantang Dolly Kurnia dalam diskusi vritual yang berlangsung belum lama ini.

Mengenai opsi pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19, Dolly sebagai Ketua Komisi – II DPR-RI, politisi golkar itu bersama anggota, serta jajaran penyelenggara maupun pemerintah bersepakat agar pelaksanaan pilkada serentak tetap mengacu pada protokol Covid-19 dan menurut dia, pemerintah dan penyelenggara sedang menyiapkan semua kebutuhan APD dimaksud.

“Opsi pilkada serentak dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 telah disepakati, mudah-mudahan kita semua taat dengan protokol covid-19 dan penyelenggara kita minta untuk memaksimalkan partisipasi masyarakat pada pemilu serentak 9 Desember 2020 mendatang”, Tandas Dolly Kurnia, (ret)

About admin

Check Also

Safari Politik Pasangan #SADAR Serap Aspirasi Rakyat di Distrik Fakfak Timur, Mereka Optimis Memenangkan Samaun – Ndandarmana

Fakfak – Dibantai ombak, diterjang hujan, diselimuti angin, pantang mundur, Pasangan Calon Bupati dan Wakil ...

Etnis Nunusaku / Ambon Optimis Menangkan Pasangan #SADAR di Pilkada Fakfak Tahun 2020.

Fakfak – Tidak memberikan dukungan ke Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati fakfak yang lain, ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!