Home / Metro / Pendidikan / Oknum Guru PNS Fakfak Malas “Ngajar” Bebankan Tugas Sekolah Ke Tenaga Kontrak.

Oknum Guru PNS Fakfak Malas “Ngajar” Bebankan Tugas Sekolah Ke Tenaga Kontrak.

Fakfak – Sidang paripurna DPRD kabupaten fakfak masa sidang ketiga tahun sidang 2020 terkait pembahasan anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan tahun anggaran 2020, telah berkahir

Dalam sidang tersebut, Gabungan Komisi DPRD Kabupaten Fakfak sempat menyoroti tugas oknum guru PNS yang ada di kabupaten fakfak,

Disampaikan bahwa oknum guru tersebut tidak melaksanakan tugas secara baik dan tugas-tugas tersebut lebih banyak ditangani oleh guru tenaga kontrak yang bersama-sama dalam satu sekolah dimaksud, mesikpun tidak diuraikan identitas oknum guru dan sekolah tersebut di fakfak.

Sorotan tersebut yang disampaikan Gabungan Komisi DPRD Kabupaten Fakfak terhadap oknum guru tentunya menjadi tugas dinas pendidikan pemuda dan olahraga kabupaten fakfak agar tetap menjadi perhatian didasarkan pada laporan masyarakat kepada legislatif.

Bupati Fakfak dalam jawaban/penjelasan terhadap laporan pendapat gabungan komisi-komisi dewan dan badan anggaran dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten fakfak dalam rangka pembahasan anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan tahun anggaran 2020, bertempat di gedung DPRD fakfak, (30/9)

Dalam penjelasanya secara tertulis yang dibacakan oleh Wakil Bupati Fakfak, Bupati mengatakan, terhadap laporan dari warga masyarakat tentang masih adanya oknum guru PNS tertentu yang belum sepenuhnya aktif mengajar sehingga tugas-tugas yang ada lebih banyak ditangani oleh guru-guru kontrak, pastinya akan dilakukan evaluasi.

“Pemerintah daerah melalui dinas pendidikan, pemuda dan olahraga kabupaten fakfak sudah melakukan pengawasan secara intensif terhadap guru-guru baik PNS maupun kontrak terutama yang ditempatkan di kampung-kampung oleh pengawas sekolah yang ditugaskan di setiap distrik di kabupaten fakfak”, Ujarnya

Disampaikan bahwa para kepala sekolah setiap bulan menyampaikan laporan bulanan yang berisi data keaktifan guru yang digunakan pengawas sekolah sebagai bahan perbandingan data hasil supervisi.

“Terkait masih adanya oknum guru PNS yang belum aktif melaksanakan tugas maka akan diberikan sanksi yang berupa hukuman disiplin berdasarkan peraturan pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai negeri sipil”, Tegas Bupati dalam penjelasan tertulisnya dibacakan oleh Wakil Bupati Fakfak, (30/9), (ret)

About admin

Check Also

KPU Fakfak Launcing Maskot dan Tahapan Pilkada Serentak 9 Desember 2020

Fakfak – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Fakfak, Papua Barat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) ...

Pengumuman Tanggapan Masyarakat Usai Pendaftaran Balon Bupati – Wakil Bupati Fakfak Tahun 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!