Home / Headline / Pasca Debat Publik, Lembaga Survey Nasional Merilis Elektabilitas Pasangan #SADAR Meroket

Pasca Debat Publik, Lembaga Survey Nasional Merilis Elektabilitas Pasangan #SADAR Meroket

Fakfak – Dua kali debat publik dalam rangka pemilihan bupati dan wakil bupati fakfak periode 2020-2025 dalam pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah serentak 9 Desember 2020,

Lembaga survei ternama merilis elektabilitas Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Fakfak yaitu, Pasangan Samaun Dahlan – Clifford Ndandarmana meroket naik, jika dibandingkan dengan Pasangan Untung Tamsil – Yohana Dina Hindom semakin memburuk.

Berdasarkan hasil survey yang diperoleh mataradarindonesia.com, sabtu, (5/12) kemarin, lembaga survei ternama yaitu INDO BAROMETER merilis angka elektabilitas Pasangan Samaun Dahlan – Clifford Hendrik Ndandarmana dan Pasangan Untung Tamsil bersama Yohana Dina Hindom per edisi 21-27 November 2020 di 17 Distrik yang ada di Kabupaten Fakfak.

Data yang diterima mataradarindonesia.com, dari head to head pasangan Calon Bupati – Calon Wakil Bupati Fakfak, Pasangan Samaun Dahlan – Clifford H. Ndandarmana unggul jauh dengan dukungan (56%)

Jika dibandingkan dengan pasangan Untung Tamsil – Yohana Dina Hindom hanya berada pada posisi angka (6.3%). sementara Rahasia/belum memutuskan/tidak tahu/tidak jawab (37.8%).

Kemudian hasil survei pada tingkat pengenalan dan kesukaan calon bupati dan wakil bupati fakfak, bahwa popularitas Cabup dan Cawabup yang paling tinggi adalah Samaun Dahlan (92.8%), kemudian Clifford H. Ndandarmana (92.3%), Yohana Dina Hindom (38.8%) dan Untung Tamsil (33%).

Dari nama calon yang paling populer, Samaun Dahlan disukai (81.7%), Clifford H. Ndandarmana (80.8%), Yohana Dina Hindom (53.5%) dan Untung Tamsil (56.8%).

Metodologi yang digunakan dalam sistim survei ini adalah, pelaksanaan survei diseluruh wilayah Kabupaten Fakfak meliputi 17 Distrik.

Kemudian Populasi survei ini adalah warga negara Indonesia di Kabupaten Fakfak, dan sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku minimal berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah pada saat survei dilakukan.

Selanjutnya, Jumlah sampel pada survei ini sebanyak 400 responden, dengan margin of error sebesar ±4.89%, pada tingkat kepercayaan 95%,

Metode penarikan sampel yang digunakan dalam survei ini adalah multistage random sampling dengan pengumpulan data berlangsung pada tanggal 21 – 27 November 2020, dengan tekhnik wawancara, tatap muka responden menggunakan kuesioner. (ret)

About admin

Check Also

KPU Tetapkan Paslon UTAYOH Peroleh Suara Terbanyak, Hasil Pilkada Fakfak Digugat Ke MK.

Fakfak – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Fakfak menyelesaikan rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penghitungan ...

Sistem Pencegahan Kunci Utama Pemberantasan Korupsi,

Fakfak – Mengembangkan budaya antikorupsi dan menumbuhkan rasa malu menikmati hasil korupsi merupakan hulu yang ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!