Home / Hukrim / Mantan Kadis PU Kaimana Ditetapkan Sebagai Tersangka Dugaan Kasus Korupsi

Mantan Kadis PU Kaimana Ditetapkan Sebagai Tersangka Dugaan Kasus Korupsi

Fakfak – Mantan Kepalan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kaimana, NKH akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Kaimana, Senin (07/12), bertempat di Ruang Pemeriksaan Pidana Khusus Kejati Papua Barat,

Penetapan tersangka terhadap NKH bertempat diruang pemeriksaan Kejaksaan Tinggi Papua Barat dalam kasus dugaan korupsi Perkara Proyek Pematangan Lahan dan Pembuatan Talud PLTMG di Kampung Coa Distrik Kaimana

Hal ini disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Kaimana, Sutrismo M. Utomo melalui Kasis Pidsus Willy kepada media ini, Willy membenarkan penetapan tersangka Mantan Kadis PU Kaimana,

Dikatakan dalam proyek pematangan lahan dan pembuatan talud PLTMG total Anggaran sebesar Rp 18 Milyar, Anggaran tersebut bersumber dari APBD Tahun 2017 di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kaimana.

“Ia benar kita telah menetapkan NKH sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pematangan lahan dan pembuatan Talud PLTMG di Kampung Coa” Terang Kejari Kaimana melalui Kasi Pidsus, Willy.

Lanjut dijelaskan bahwa melalui Proses Pemeriksaa sejak pukul 10.13 wit hingga 15.27 Wit Jaksa mengajukan sekitar 40 pertanyaan kepada NKH yang di dampingi penasehat Hukum, Piter Walikin, SH

Selanjutnya hari ini (kemarin-red) Jaksa Penyidik Kejari Kaimana melakukan pemeriksaan tersangka NKH dengan didampingi Penasihat Hukum P. Pieter Welikin, S.H., pemeriksaan mulai pukul 10.13 WIT dan selesai pukul 15.27 WIT dengan 40 pertanyaan.

“Pemeriksaan tersangka ini merupakan rangkaian akhir kegiatan penyidikan, selanjuthya besok hari Selasa tanggal 08 Desember 2020 akan dilakukan Penyerahan Berkas Perkara atau Penyerahan Tahap I dari Jaksa Penyidik kepada Jaksa Peneliti atau kepada Jaksa Penuntut Umum,

jika berkas perkara dinyatakan lengkap (P-21) oleh Jaksa Peneliti atau Jaksa Penuntut Umum, maka akan dilakukan Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti atau Penyerahan Tahap II pada pekan ini, yang selanjutnya perkara akan segera disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Manokwari, menyusul 3 terdakwa lainnya yang sudah lebih dulu berproses di pengadilan”, Jelasnya,

Meski ditetapkan sebagai tersangka, NKH belum resmi di tahan oleh Penyidik Kejaksaan Negeri Kaimana karena dinilai masih kooperatif.

Tersangka NKH disangka melanggar Primair Pasal 2 ayat (1) Subsidiair Pasal 3 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP. (ret)

About admin

Check Also

Kejari Fakfak Mulai “Lirik” Dugaan Penyalahgunaan Dana Bawaslu Pilkada Tahun 2020

Fakfak – Kejaksaan Negeri Fakfak mulai melirik dugaan penyalahgunaan dana pemilukada kabupaten fakfak, 9 Desember ...

Pangdam XVIII/Kasuari Resmikan Korem 182/Jazira Onim Yang Berlokasi di Fakfak

Fakfak – Sejalan dengan rencana strategis penataan organisasi Kodam XVIII/Kasuari tahun 2020-2024 maka diresmikan satuan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!