Home / Metro / Kesehatan / Tiga DPD Kabupaten “Abstain” Saat Pemilihan Ketua Golkar Papua Barat,

Tiga DPD Kabupaten “Abstain” Saat Pemilihan Ketua Golkar Papua Barat,

Senior Partai Golkar di Papua Barat, Orgenes Nauw dalam satu kesempatan belum lama ini, fot Istimewah

Fakfak – Walikota Sorong, Lambertus Jitmau yang juga sebagai Ketua DPD Golkar Kota Sorong resmi memimpin Partai Golkar di Provinsi Papua Barat, dia ditetapkan melalui Musda – III yang beberapa kali mengalami penundaan,

Lambert kemudian maju sebagai calon tunggal pada Musda yang digelar, senin, (1/3) kemarin di Swis Belhotel Sorong dengan mengantongi 16 dari 19 suara sah, sementara 3 suara lainya tidak gunakan hak pilihnya.

Orgenes Nauw, kader golkar senior di apua barat mengakui jika terpilihnya Lambertus Jitmau sebagai Ketua DPD Golkar Papua Barat setelah beberapa kali Musda Ke – III ini mengalami penundaan.

Dikatakan, Lambertus merupakan terpilih secara aklamasi karena dari semua kader yang hadir pada Musda – III tersebut hanya “LJ” yang mendaftar sebagai Kandidat Ketua DPD Golkar Papua Barat,

Sementara jumlah suara sah yang menunggu pemilihan 01 Golkar Papua Barat ini sebanyak 19 suara, setelah proses pemilihan berlangsung dan dinyatakan Lambertus sebagai calon tunggal dan terpilih secara aklamasi dengan perolehan suara sebanyak 16 suara sah, 3 suara dinyatakan abstain

DPD Kabupaten yang tidak gunakan hak pilih alias abstain padahal saat itu mereka hadir adalah, DPD Golkar Kabupaten Maybrat, DPD Golkar Kabupaten Mansel, dan DPD Golkar Kabupaten Fakfak,

“Benar, Pak Lambertus Jitmau terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Golkar Papua Barat periode 2020-2025, beliau calon tunggal dengan total perolehan suara sah 16 dari 19 suara yang sudah terregistrasi di meja pimpinan sidang, namun 3 suara dari DPD Kabupaten Maybrat, Kabupaten Fakfak, serta Kabupaten Mansel dinyatakan abstain”, Terang Orgenes Nauw,

Dipundak Lambertus Jitmau Sebagai Ketua DPD Golkar di Papua Barat, Ada Harapan Baru yang dititipkan kader, melalui suara emas Orgenes Nauw, mereka minta “LJ” mampu bangkit dan menunjukkan kejayaan partai golkar di papua barat sebagai partai nasionalis, dinamis, mandiri, serta partai terbuka untuk semua orang,

“Partai Golkar harus bangkit berdiri, mandiri, serta kuat dan mampu memberikan konstribusi yang besar dan jelas dalam kwalitas gagasan yang dirumuskan dengan konsep-konsep pembangunan,

Golkar harus jadi partai yang betul-betul hadir untuk kemajuan pembangunan di papua barat, karena partai golkar memiliki jaringan kader yang tersebar di eksekutif, legislatif serta dunia usaha lainya”, Pesan Orgenes Nauw kepada media ini via ponselnya, senin, (1/3) kemarin. (ret)

About admin

Check Also

Tertawa Disebut Gunakan Cara Berpikir Hitler, Yusril : Berarti SBY dan BKH juga Pengikut Hitler

Jakarta – Pengacara 4 Anggota Partai Demokrat yang dipecat dan mengajukan JR terhadap AD Partai ...

Tunjang Ekspor Ikan, Cargo Bandara dan Pelabuhan Umum Biak Akan Dikembangkan

Biak – Cargo Bandara dan Pelabuhan Umum menjadi salah satu agenda kunjungan Menteri Koordinator (Menko) ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!