Home / Ekonomi / Target BKPM Soal Investasi Pala, Bahlil Lahadalia : Kita Akan Kolaborasi Pengusaha Profesional.

Target BKPM Soal Investasi Pala, Bahlil Lahadalia : Kita Akan Kolaborasi Pengusaha Profesional.

KEPALA BKPM – RI, BAHLIL LAHADALIA, SE, M.Si, SAAT TIBA DI FAKFAK KEMARIN, foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com

Fakfak – Kepala Badan Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia beberkan target pemerintah dibawah kepemimpinan Presiden Ir. H Joko Widodo dan Wakil Presiden KH. Ma`ruf Amin soal pengembangan investasi di tanah air, termasuk perhatian serius Joko Widodo yang disampaikan Kepala BKPM soal pengembangan Investasi di kawasan timur Indonesia, diantaranya, Maluku, Maluku Utara, Papua-Papua Barat.

Ditemui di Bandar Udara Torea Fakfak, minggu, (4/4) kemarin sebelum kembali ke Jakarta transit Sorong, Bahlil yang didampingi belasan rombongan itu menjelaskan bahwa untuk pengembangan investasi di papua barat khususnya investasi pala ada disekitar areal Karas menuju Kaimana

Dia mengungkapkan bahwa investasi pala merupakan komuditas unggulan yang ada di beberapa beberapa daerah di papua barat ini menurut Kepala BKPM akan digenjot oleh salah satu investor asing yang kemudian nantinya berkolaborasi dengan pengusaha Nasional maupun lokal (Daerah-red).

Baca juga : Kepala BKPM Siap Fasilitasi Eksekusi Investasi Mangkrak di Sulawesi Tenggara

Bahlil menjelaskan bahwa, khusus untuk investasi pala akan dibangun dari wilayah distrik Karas – Kabupaten Fakfak menuju wilayah Kabupaten Kaimana, areal yang menjadi sasaran investasi pala tersebut saat ini dimiliki PT Hanurata, soal tekhnisnya ungkap, Bahlil sudah dibicarakan.

Ditanya kapan dimulainya kegiatan tersebut, Bahlil menyampaikan kegiatan investasi pala ini direncanakan tahap awal di tahun 2021 yang dimulai dengan proses land clearing (pembukaan lahan) mencapai 40 ribu hektare,

Alasan investor yang melakukan investasi pala tersebut butuh 40 ribu hectare adalah agar komuditas pala yang dimiliki masyarakat setempat di tanah papua ini tidak main keluar begitu saja oleh para tengkulak (pedagang perantara), namun jika ditangani secara langsung oleh investor maka dijamin harga akan memuaskan masyarakat lokal.

“Jadi memang kebijakan bapak Presiden Joko Widodo dalam rangka percepatan proses pembangunan di papua – papua barat, salah satunya adalah mengembangkan investasi komuditas unggulan lokal, untuk Fakfak, Kaimana, sekitar bintuni dan wondama adalah pala, pemerintah akan bangun di wilayah Karas menuju Kaimana diareal yang sekarang dikuasai PT Hanurata, tekhnisnya sudah kita bicarakan, perusahaan yang akan masuk tersebut adalah dari belanda, Vestagen dengan kolaborasi perusahaan nasional dan lokal/daerah, kita akan cari perusahaan daerah yang memenuhi syarat yang professional, kegiatanya dimulai pada tahun 2021 diawali dengan proses land celaring dengan luas areal mencapai 40 hektare”, Ungkap Bahlil.

Baca juga : Pulang Kampung, Kepala BKPM Ziarah ke Makam Orang Tuanya.

Lebih lanjut dikatakan, BKPM selaku lembaga yang memiliki kewenangan memberikan berbagai ijin dalam rangka investasi, soal rencana kegiatan tersebut ada beberapa ijin yang sudah dikeluarkan dan beberapa lagi dalam tahap proses dan masih terus berkoordinasi dengan pihak-pihak yang berkompeten dan berkepentingan dari pelaksanaan kegiatan ini.

“Untuk proses tahapan perijinan, kami dari BKPM sekarang sudah keluarkan beberapa ijin serta beberapa tahapan juga telah diselesaikan sehingga sebagian tentang pelepasan kawasan yang kita lagi proses dengan menteri pertanian di jakarta”, Beber Bahlil dalam proses beberapa ijin tersebut di Kantornya Jalan Gatot Subroto, Jakarta.

Ditanya mengenai tugas pemerintah dalam konteks pembangunan invetasi pala di areal dimaksud, Kepala BKPM mengatakan tugas pemerintah adalah soal pembebasan lahan invetasi pala,

“Jadi tugas pemerintah adalah soal pembebasan lahan, jadi lahan ini kan semacam konsesi ada sekian lama dan itu bisa diperpanjang sesuai UU tinggal bagaimana bisa berkolaborasi dengan masyarakat lokal, yang pasti ada kolaborasi pengusaha nasional, dan lokal/daerah tapi yang profesional”, (ret)

About admin

Check Also

Bos BKPM Optimis KADIN Mampu Dorong Perekonomian Nasional dan Lokal

Fakfak – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia tiba di Kota Kendari, Sulawesi ...

Kucuran Dana Desa Selama 7 Tahun Tembus Tujuh Sampai Sepuluh Triliun, JDI : Wahai Pendamping, Mana Desa Miskin dan Maju di Papua Barat.

Fakfak – Anggota DPR-RI dari PDI Perjuangan asal Daerah Pemilihan Provinsi Papua Barat, Jimmy Demianus ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!