Home / Ekonomi / Korsel Duduki 3 Besar Negara dengan Investasi Terbanyak di RI

Korsel Duduki 3 Besar Negara dengan Investasi Terbanyak di RI

Jakarta / Fakfak – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPMBahlil Lahadalia mengatakan aliran investasi dari Korea Selatan kini berada di posisi ketiga alias masuk top 3 investasi asing terbanyak di Indonesia pada kuartal I 2021. Jumlahnya bahkan menggeser Jepang dan Hong Kong yang sebelumnya langganan berada di posisi ini.

Tercatat, realisasi investasi dari negeri K-Pop itu mencapai US$851,1 juta dari 1.220 proyek dalam tiga bulan pertama pada tahun ini. Sementara pada posisi pertama tetap Singapura mencapai US$2,6 miliar dari 3.634 proyek dan China US$1,03 miliar dengan 813 proyek di posisi kedua.

Bahlil mengatakan tingginya realisasi investasi dari Korea Selatan ditopang oleh investasi mobil listrik yang dilakukan oleh Hyundai Motor. Rencananya, perusahaan akan memproduksi mobil listrik dengan investasi mencapai US$1,5 miliar atau setara Rp21 triliun sampai Rp22 triliun.

“Salah satu diantaranya adalah pembangunan pabrik Hyundai yang pada 2022 di Maret-April itu mobil listrik insyaAllah sudah bisa kami produksi,” kata Bahlil dalam konferensi pers virtual, Senin (26/4)

Saat ini, sambungnya, realisasi investasi dari Hyundai sudah sekitar Rp13 triliun sampai Rp15 triliun dari total rencana investasi.

“Ini menunjukkan kinerja perusahaan dari Korea dengan beberapa perusahaan lain pun berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Sementara Jepang yang digeser Korea Selatan, kini berada di posisi ketujuh dengan nilai investasi US$322,7 juta dari 2.032 proyek. Sedangkan Hong Kong berada di posisi keempat dengan US$822,1 juta dari 572 proyek.

Bahlil mengaku tidak tahu menahu alasan rendahnya investasi Jepang di tanah air pada kuartal I ini. Ia mengaku perlu mendalami lebih lanjut.

“Jadi kalau ditanya kenapa? Ini perlu waktu untuk saya dalami, atau mungkin di kuartal I investasi mereka belum terlalu digenjot, tapi mungkin di kuartal II, kuartal III atau kuartal IV baru bisa mereka melakukan genjot,” katanya.

Menurut Bahlil, kondisi pandemi virus corona memang membuat masing-masing negara dan perusahaan dari negara tertentu perlu melakukan strategi investasi yang berbeda-beda sesuai kondisi mereka. Di sisi lain, Bahlil menekankan Indonesia tidak membeda-bedakan perlakuan dan layanan investasi dari masing-masing negara, sehingga tidak ada yang terlalu digenjot maupun terlalu dibiarkan.

“Artinya semua orang, semua negara punya kesempatan yang sama. Secara kebetulan mungkin kali ini Korea Selatan dan Swiss, daya dorongnya lebih paten punya. Tapi bukan berarti juga yang selama ini sudah ada di lima besar, lalu itu-itu saja, ini dinamis,” terangnya.

Tak cuma Korea Selatan, Bahlil juga mencatat ada negara lain yang membukukan sejarah baru pada realisasi investasi kuartal I 2021, yaitu Swiss. Sebelumnya, negara dari kawasan Eropa itu tak pernah masuk lima besar alias top 5 sebagai negara asal investasi asing di Indonesia.

“Swiss ini tidak pernah terjadi, kalau saya baca, sejak pascareformasi, tidak pernah Swiss itu masuk lima besar, tapi kali ini dia nongol ke lima besar. Ini seperti pemain bola juga ini Swiss,” ucapnya.

Berdasarkan nilai, realisasi investasi Swiss mencapai US$466,2 juta dari 118 proyek. Aliran investasi Swiss banyak mengalir ke industri makanan dan minuman, lalu diikuti kehutanan, perdagangan, dan reparasi, perikanan, dan industri lainnya.

“Ini saya pikir mulai bergairah, harapannya bisa mempengaruhi persepsi dunia, khususnya Eropa lewat Swiss dan Belanda,” pungkasnya.

Sebagai informasi, total investasi asing mencapai Rp111,7 triliun atau 23,8 persen dari total target Rp469,8 triliun. Sementara total investasi asing dan domestik mencapai Rp219,7 triliun pada kuartal I atau setara 24,4 persen dari target Rp900 triliun. (ret)

About admin

Check Also

Ketum HIPMI Papua Barat : Anak Muda Asli Papua Harus jadi Pengusaha Handal

Fakfak – Sebagai Ketua Umum BPD HIPMI Papua Barat, William Heinrich dirinya ingin kedepan anak-anak ...

PWI Papua Barat Minta Masyarakat Laporkan Pemeras Mengatasnamakan Wartawan

KETUA PERSATUAN WARTAWAN INDONESIA (PWI) PROVINSI PAPUA BARAT, BUSTAM Manokwari – Ketua PWI Papua Barat, ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!