Home / Olahraga / Pegawai Honorer Fakfak Bakal Dirumahkan, UT : Yang Berprestasi Didistribusikan ke Kampung.

Pegawai Honorer Fakfak Bakal Dirumahkan, UT : Yang Berprestasi Didistribusikan ke Kampung.

Fakfak – Ditangan Bupati dan Wakil Bupati Fakfak, Untung Tamsil-Yohana Dina Hindom tenaga kerja honorer dilingkungan pemerintah daerah kabupaten fakfak akan dievaluasi dan memungkinkan bakal dirumahkan, nasib mereka ibarat telur diujung tanduk alias lanjut atau udahan.

Bupati dalam kesempatan penyerahan SK Plt. Kepala Dinas PUPR2KP Fakfak kepada Teguh Sugiharto, selasa, (4/5) kemarin menyampaikan akan melakukan evaluasi dan bakal dirumahkan pegawai honorer, menurut bupati bahwa pertimbangan yang sangat mendasar adalah soal pembiayaan upah mereka yang dibebankan kepada APBD Kabupaten Fakfak cukup besar.

“Saya akan mengevaluasi honorarium, saya rencana mau rumahkan mereka, karena beban APBD kita cukup besar untuk membiayai mereka”, Terang Bupati Untung Tmasil.

Bupati mengaku sudah memerintahkan Kepala DPPKAD Fakfak, Tajudin La Jahalia untuk menghitung berapa besar biaya yang dikeluarkan daerah tiap tahun untuk kepentingan pembiayaan tenaga honorer

“Saya sudah hubungi Pak Tajudin (Kadis DPPKAD-red), saya perintahkan untuk menghitung berapa beban kita untuk pembiayaan gaji honorarium tiap tahun”, Minta Bupati kepada Kadis DPPKAD Fakfak yang disampaikan kemarin,

Lanjut, keinginan bupati untuk evaluasi sekaligus “rumahkan” tenaga horer tersebut juga adalah untuk melihat antara kinerja mereka balance dengan alokasi pembiayaan yang disiapkan daerah.

“Beban kita tentang anggaran honorarium harus dihitung tujuanya kita distribusi kerja harus jelas, jangan kemudian tenaga honorer datang apel dan pulang tidak kerja tapi tiap bulan terima gaji”, Kata bupati.

Tamsil juga mengakui ada beberapa honorer yang bekerja baik dilingkungan pemerintah daerah kabupaten fakfak, honorer yang bekerja baik menurut Untung Tamsil, dia bersama Wakil Bupati Fakfak akan mendistribusikan mereka ke kampung-kampung,

Pasalnya, masyarakat di Kampung juga butuh percepatan pembangunan, sementara mereka sangat terbatas, terbilang lemah, sementara di kampung sana kelola APBD yang cukup besar, termasuk juga APBN

“Tetapi ada juga yang bagus (kerja-red), Nah, saya dengan ibu (Wabup-red) sudah punya strategi kami nanti mau distribusikan ke kampung karena disana butuh percepatan pembangunan sementara SDM masih lemah,

Dikampung sana mereka kelola APBD dan APBN, honorer yang memiliki spesifikasi jurusan tertentu dari kampung-kampung juga kita akan pindahkan ke sana karena dikampung sana juga ada program pembangunan infrastruktur”, Tegas Untung Tamsil, rabu, (4/5) kemarin. (ret)

About admin

Check Also

Pengusaha Tak Boleh Atur Negara, Pemerintah juga Jangan Semena-Mena Terhadap Pengusaha.

Jakarta – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, mengatakan Undang-Undang Cipta Kerja menjadi ...

Juru Bicara KSP Sebut Prestasi Bahlil Diketahui Jokowi, Pengamat : Karier Politik Ahok Tamat.

Jakarta – Tenaga Ahli Utama / Juru Bicara Kepala Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!