Home / Headline / Catatan Ibadah Ramadhan 1442 H/2021 M Menuju Hari Yang Fitri, Oleh : Ketua MUI Kabupaten Fakfak

Catatan Ibadah Ramadhan 1442 H/2021 M Menuju Hari Yang Fitri, Oleh : Ketua MUI Kabupaten Fakfak

Laporan : Rustam Rettob/Wartawan.

Fakfak – Umat islam diseluruh penjuru dunia, termasuk di Indonesia dan lebih khusus di Kabupaten Fakfak – Papua Barat merayakan hari raya idul fitri atau juga hari kemenangan setelah sebulan penuh beribadah dibulan suci ramadhan, 1442 H/2021 M tentu dengan iman dan keikhlasan karena allah swt,

Hari Raya Idul Fitri setiap tahun tetap jatuh pada 1 Syawal, artinya hari dimana semua umat muslim kembali kepada fitrahnya akan memiliki sikap istiqomah memegang agama tauhid, yaitu Islam. Tetap berkeyakinan bahwa Allah Swt itu Maha Esa.

Pelaksanaan ibadah sholat idul fitri 1442 H/2021 M berlangsung, kamis, (13/5) kemarin, di Masjid At-Taqwa Tanjung Sendiri, Kelurahan Wagom, yang bertindak selaku Imam adalah, Bapak H.Karas Namudat, selaku Khotib adalah Ketua MUI Kabupaten Fakfak, Drs Ust. Mohammadon Daeng Husein, dan sebagai pengantar khotib adalah, Ibrahim Kafara,

Ketua MUI Kabupaten Fakfak, Drs H. Mohammadon Daeng Husein dalam khutbahnya mengatakan bahwa bulan suci rmadhan tahun 1442 H/2021 M baru saja berlalu dan kini (kemarin-red) kita semua berada pada awal syawal, momentum 1 Syawal 1442 H/2021 M kemarin,

Dia mengajak kepada semua umat muslim untuk mengenang kembali kemuliaan bulan yang penuh berkah itu, dengan cara mengimplementasikan nilai-nilai puasa itu dalam aktifitas keseharian kita,

Ada beberapa catatan bulan suci ramadhan 1442 H/2021 M, baginya, bulan suci ramadhan dari awal hingga akhir kita menegakkan satu dari 5 rukun islam sebagai (tiang) yang sangat penting yaitu Shaum (Puasa),

Kewajiban puasa sebagaimana kewajiban ibadah sholat 5 waktu, maka sebulan penuh umat muslim mengkonsentrasikan diri untuk beribadah sebagaimana dia mendirikan shalat subuh dan magrib yang makan waktu beberapa menit saja,

Puasa Ramadhan, lanjut Ketua MUI Kabupaten Fakfak, Drs Ust. Mohammadon Daeng Husein bahwa, dilaksanakan tiap hari dari terbit fajar hingga terbenam matahari (Magrib),

Tidak cukup menilai dari yang membatalkanya seperti makan dan minum atau berhubungan sumai – istri di siang hari saja, tetapi wajib membangun akhlaqul Karimah, meninggalkan perbuatan maksiat dan yang makruh (yang dibenci oleh Allah Swt).

Ramadhan merupakan bulan kesabaran dan balasnya adalah surga, ramadhan merupakan bulan santunan, bulan dimana allah swt melapangkan segala rezeki setiap hamba-Nya, dan membelenggu semua setan yang ingin mengganggu aktifitas amal ibadah umat muslim, didalam satu haditsnya, beliau bersabda yang artinya,

“Barang siapa yang memberikan hidangan berbuka puasa bagi orang yang berpuasa, maka akan diampuni dosanya, dan dibebaskan dari belenggu neraka, serta mendapatkan pahala setimpal dengan orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut (H.R. Khuzaimah).

Pria berdarah Kokas, Arguni – Fakfak ini menguraikan ada 5 nilai manfaat pendidikan selama menjalankan ibadah bulan suci ramadhan 1442 H/2021 M,

Pertama, manfaat pendidikan mental dan spiritual, kedua, manfaat pendidikan jasmani, ketiga, manfaat pendidikan sosial, keempat, manfaat pembinaan akhlaq, serta kelima adalah, manfaat pembinaan jihad,

Dijelaskan bahwa dengan predikat yang diraih oleh setiap umat islam selama bulan suci ramadhan, maka sebagai tindak lanjut dari ibadah bulan puasa selain kita semua menjadi hamba allah swt yang patuh dan taat beribadah kepada-Nya, juga selalu menjadi hamba yang tiada hentinya berbuat baik dan kebajikan, mempererat silaturrahim dan ukhuwah di antara sesama kita,

Dengan ukhuwah atau persaudaraan, selanjutnya islam juga mengajarkan tentang saling tolong menolong diantara sesama, sikap ini dalam kebaikan dan ketaqwaan adalah suatu hal yang sangat mulia, “ta`awun adalah upayah untuk saling membantu” dalam hal kebaikan dan ketqwaan.

Foto bersama, Mohammadon Dg Husein (Khotib) bersama Istri dan anak-anaknya usai ibadah sholat Idul Fitir 1442 H/2021 M di Masjid At-Taqwa Tanjung Sendiri, Kelurahan Wagom, dok : rustam rettob/mataradarindonesia.com

Selanjutnya Islam juga mengajarkan dan sangat menekankan untuk menegakkan keadilan disemua aspek kehidupan tanpa mengnal batasan suku, golongan, agama dan ras, keadilan dalam hal ini berkaitan dengan hubungan individu dengan dirinya sendiri, juga antara manusia dengan masyarakat, antara pimpinan dan bawahan serta dengan berbagai pihak lain”, 

Dia mengajak kepada semua umat islam dimana saja berada, pada momentum 1 Syawal 1442 H/2021 kemarin, untuk selalu menjaga ibadah, mendekatkan diri kepada Allah Swt, serta menjaga dan mempererat tali silaturrahim, khususnya tali ukhuwah diantara kita, saling memberi pertolongan, saling mengingatkan dan memberikan nasehat dan menegakkan keadilan.

Paling penting dari catatan ibadah bulan suci ramadhan 1442 H/2021 M adalah, bagaimana kita mampu mengimplementasikan nilai-nilai ibadah yang baik selama bulan suci ramadhan hingga puncak perayaan hari raya idul fitri dalam kehidupan kita sehari-hari, semoga kita semua kembali menjadi orang-orang pilihan yang amal ibadahnya diterima disisi Allah Swt.

Pantauan langsung mataradarindonesia.com, pada pelaksanaan ibadah sholat idul fitri 1442 H/2021 M di Masjid At-Taqwa Tanjung Sendiri, Kelurahan Wagom – Fakfak, kamis, (13/5) kemarin dilaksanakan dengan menjalankan protokol kesehatan,

Panitia setempat menyiapkan tempat khusus dengan sabun cuci tangan, dipintu utama panitia berjejeran, ada yang menyemprotkan handsanitizer ada juga yang bertugas mengukur tes suhu badan para jama`ah, selanjutnya saat berada di dalam masjid, ada petugas lain yang membagikan masker,

Sedihnya Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/2021 M adalah, dianjurkan untuk tidak menyentuh jabat tangan, hanya bisa berslaman dari jauh, semua ini tujuanya untuk memutus matarantai penyebaran Covid – 19 di Kabupaten Fakfak,

Tidak hanya di masjid At-Taqwa tanjung sendiri, penerapan ini hampir berlaku diseluruh masjid di kabupaten fakfak, tidak saja di masjid-masjid, kondisi ini juga terlihat dirumah-rumah warga, banyak mereka yang tetap melaksanakan protokol kesehatan. semoga Corona cepat berlalu,

About admin

Check Also

Jatuh Bangun Bahlil Lahadalia, Sopir Angkot Asal Fakfak – Papua Barat jadi Menteri Investasi

Fakfak – Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rahman dihubungi mataradarindonesia.com mengatakan Presiden Jokowi akan melantik Menteri ...

Forkopimda, Kepala OPD & ASN Hadiri Pelantikan Bupati – Wakil Bupati Fakfak Secara Virtual.

Fakfak – Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan, M.Si mewakili Menteri Dalam Negeri, Mohamad Tito ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!