Home / Metro / Pendidikan / Berbagai Kendala Aspal Hotmix di Jalan Lingkar Kur, Rahayaan : Tahun Depan Kita Lapen

Berbagai Kendala Aspal Hotmix di Jalan Lingkar Kur, Rahayaan : Tahun Depan Kita Lapen

Salah satu ruas jalan penghubung dari Desa Lokwirin menuju Kantor Camat Pulau – Pulau Kur, foto Istimewah

Tual – Pemerintah Kota Tual melalui kepemimpinan Walikota, Adam Rahayaan dan Wakil Walikota, Usman Tamge bertekad meningkatkan pembangunan infrastruktur untuk percepatan pelayanan masyarakat disampingi program lainya di Kota Tual khususnya Kecamatan Pulau – Pulau Kur terus digenjot diberbagai bidang untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu proyek infrastruktur jalan dari sekian banyak proyek infratsruktur lainya di Kota Tual adalah pembangunan jalan lingkar Kur yang dibuka dari Desa Lokwirin tembus ke Desa Hirit,

Kondisi jalan tersebut sampai saat ini (Tahun 2021) ditargetkan akan selesai kemudian dilakukan pengerasan sebelum diaspal, kemungkinan untuk tahap pengaspalan belum dilakukan akibat pertimbangan biaya operasional yang cukup tinggi

Walikota Tual Adam Rahayaan ketika ditemui mataradarindonesia.com usai menghadiri penutupan MTQ Ke – VII Tingkat Kota Tual, di Kecamatan Pulau – Pulau Kur dan berlokasi di lapangan umum Desa Sermaf mengakui jalan lingkar kur ditaregtkan tahun 2021 telah selesai dibuka / dikerjakan sambil menunggu pengerasan.

Menanggapi keinginan masyarakat dari berbagai elemen untuk jalan lingkar Kur di Kota Tual harus diaspal Hotmix, sayangnya permintaan ini enggan direspon oleh pemerintah akibat karena koost mobilisasi material dari ibu kota tual ke kecamatan pulau – pulau kur ini cukup tinggi (mahal).

“Saya ikuti beragama tanggapan dan permintaan dari medsos tentang komentar dari beberapa pihak terkait jalan lingkar kur saat ini harus diaspal dengan aspal jenis hotmix, tetapi saat ini belum bisa karena luas dan jarak wilayahnya membuat banyak pengusaha enggan datang karena operasional untuk memobilisasi alat serta material cukup tinggi mahal”, Terang Walikota Tua, Adam Rahayaan,

Walikota menambahkan bahwa dengan mahalnya biaya operasional dalam rangka memobilisasi alat dan material pekerjaan tersebut, pemerintah kota tual, kata walikota melanjutkan pekerjaan tersebut dengan merintis jalan tersebut tembus dari ujung desa lokwirin sampai desa hirit,

“Kita rintis dulu sampai tembus di desa hirit dan setelah tembus lintas timur barat kemudian masuk aspal hotmix itu, tetapi tahun 2021 ini kita rencanakan untuk tahun depan (2022-red) diproyeksikan untuk dilapen hingg sampai desa pasir panjang, sementara sisa pekerjaan jalan tembus tersebut kurang lebih 600 meter tembus ke desa hirit”, Jelas Walikota Tual dalam wawancara kemarin,

Dikutip dari malukuchaenalonline.com, Bertempat di Kantor Camat Pulau Pulau Kur Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tual, A. Yani Renuat, S.Sos, M.Si Bersama Sejumlah OPD Lingkup Pemkot Tual Hearing Bersama Sejumlah Tokoh dan Perangkat Desa serta Badan Permusyawaratan Desa, Kamis (06/05/2021).

Dalam Pertemuan itu Sekda Kota Tual katakan Bahwa, untuk Infrastruktur Jalan dan Sanitasi pada Tahun 2021 di Kecamatan Pulau Kur Telah masuk Skala Prioritas Pemkot Tual dalam mendukung Visi Pemerintahan Jokowi yang tertuang dalam Nawacita yakni membangun Dari Desa ke Kota.

Kepala Dinas PUPR Kota Tual J. Ngamelubun kepada Perwakilan Masyarakat Pulau Kur katakan, untuk Tahun 2020 Pihaknya telah menganggarkan sejumlah Dana Infrastruktur untuk Pulau Tam dan Pulau Kur namun karena Badai Covid-19 mengakibatkan Pekerjaan Tertunda.

“Walaupun demikian Pekerjaan Jalan Lingkar Pulau Tam tetap dikerjakan sedangkan Pulau Kur direncanakan Pada Tahun 2021, akan tetapi dalam perjalanan waktu Tingkat Kerusakannya ternyata lebih parah dari Dugaan,” ungkap Kepala Dinas PUPR Kota Tual.

Sehingga Pihaknya memprioritaskan agar pengaspalan pada Minggu ini diprioritas pada akses utama jalur Desa Lokwirin Hingga Kantor Camat di Desa Sermaf, dan setelah selesai Pelaksanaan MTQ Tingkat Kota Tual akan dilanjutkan hingga Desa Pasir Panjang, jadi khusus Lingkar Barat Pulau Kur akan Kami selesaikan pada Tahun ini.

Ngamel juga katakan bahwa, pihaknya telah mengusulkan ke Pemprov Maluku anggaran sebesar 60 Milyar untuk jalan Lingkar Timur Pulau Kur pada Tahun Depan, jika nanti dalam perjalanannya ternyata tidak diakomodir oleh Pemprov Maluku maka Pihaknya akan Intervensi lewat Anggaran Perubahan pada APBD Kota Tual.

Khusus untuk sanitasi pihaknya akan membuat Reservoir di Pulau Kur sebab untuk Sanitasi menjadi Prioritas Pempus untuk dikerjakan di Daerah-Daerah. Selesai Bertatap muka Sekda bersama Kadis PUPR dan Camat Pulau Pulau Kur meninjau Pengaspalan Jalan di Desa Lokwirin yang saat ini telah mencapai 300 Meter.

Untuk itu, Ngamel berharap agar masyarakat ikut berpartisipasi menjaga Infrastruktur Jalan sebab ini merupakan Akses utama yang manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat sendiri. (ret/MCS)

About admin

Check Also

Di Fakfak, Kantor Distrik Kokas Dipalang Warga,

Fakfak – Kantor Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak dipalang oleh warga setempat, minggu, (5/9), mereka palang ...

AFKN Fakfak Resmi Menyerahkan Bantuan Beasiswa Merah Putih Total Rp. 1,2 Miliyar Lebih

Fakfak – Yayasan Al-Faatih Kaafah Nusanatara atau AFKN resmi menyerahkan Bantuan Beasiswa Merah Putih “Saa ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!