Home / Metro / Kesehatan / Nakes Meninggal Terpapar Covid-19, Ketua IDI Fakfak : Masyarakat Lebih Waspada, Prokes Diperketat

Nakes Meninggal Terpapar Covid-19, Ketua IDI Fakfak : Masyarakat Lebih Waspada, Prokes Diperketat

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Fakfak, dr Erry Anggraini (Jilbab) dalam satu kegiatan belum lama ini, foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com

Fakfak – Insan Kesehatan dan seluruh masyarakat kabupaten fakfak – provinsi papua barat turut berduka cita atas meninggalnya salah seorang tenaga kesehatan di lingkup RSUD Fakfak,

Perawat dengan insial WON berusia sekitar 50 tahun lebih yang selama ini melaksanakan tugas di Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Fakfak akhirnya tutup usia pada hari ini (Kamis, 15/7/2021) sekitar kurang lebih jam 14.00 WIT.

Atas kepergian satu tenaga kesehatan yang selama ini bertugas di RSUD Fakfak, membuat seluruh Medis dan Para Medis lainnya dilingkup RSUD Fakfak maupun dilingkup Dinas Kesehatan Fakfak berduka dengan dipanggil pulangnya tenaga kesehatan yang satu ini menghadap Sang Khalik.

Tenaga Kesehatan merupakan pahlawan yang sangat mulia dan menjadi garda terdepan dalam penanganan penyakit Covid – 19 disamping tugas pokok lainya karena mereka tak mengenal lelah bahkan tidak sedang bersama keluarga saat ini seperti anggota masyarakat lainya hanya untuk merawat dan menjaga orang lain yang tiba-tiba terpapar wabah penyakit Covid – 19,

Terpukul dan merasa kehilangan atas kepergian kerabat dan teman terbaiknya di RSUD Fakfak akibat terpapar Covid – 19, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Fakfak, dr Erry (sapaan pendeknya) meminta kepada seluruh masyarakat untuk jangan lengah dalam memutus matarantai penularan Covid – 19,

Ditegaskan dr senior di RSUD Fakfak yang keseharinya sebagai Ketua IDI Kabupaten Fakfak bahwa dengan kesadaran masing-masing semua orang tanpa terkecuali menjaga anjuran pemerintah dengan memperhatikan protokol kesehatan. “Jangan main-main dengan penyakit ini, kami jaga anda – anda jaga kami”, Pesan Mami Ery, (panggilan akrabnya)

Dia mengingatkan kepada semua masyarakat bahwa kasus tertularnya penyakit Covid-19 di Kabupaten semakin melonjak bahkan tiap hari ada saja pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Fakfak artinya bahwa penyakit ini semakin mengganas kemana-mana apabila tidak mematuhi anjuran pemerintah dan mentaati protokol kesehatan.

Selain itu juga, Ketua IDI Kabupaten Fakfak meminta kepada mereka yang menyandang status Isoma (Isolasi Mandiri) agar tidak kontak kemana-mana dan harus betul-betul tidak keluar tempat isolasi mandiri sampai masa isolasi mandiri tersebut dinyatakan selesai dan sehat seperti semula, apabila jika tidak mengindahkan imbauan ini maka akibatnya terjadi penularan yang sangat meluas di masyarakat, Pesan dokter senior di Kabupaten Fakfak ini.

Lanjut disampaikan bahwa ketentuan PPKM yang sudah menjadi rujukan untuk dilaksanakan ditengah pandemi Covid-19 ini harus betul-betul dijalankan dan menjadi kesadaran kita bersama untuk taat pada ketentuan PPKM tersebut jika ingin agar virus ini tidak terjangkit kemana-mana, disamping harus memperhatikan 5M dan apabila ada yang sakit segera ke rumah sakit untuk mendapat penanganan dari tenaga medis ataukah ke dokter langganan anda,

”Saat ini kita semua harus lebih ikhtiar dengan situasi di kabupaten fakfak karena lonjakan kasus Covid – 19 semakin naik, tiap hari ada yang kami rawat di RSUD Fakfak, bagi yang sedang menjalani Isolasi Mandiri harus betul mentaati protokol kesehatan karena Isoma juga semakin banyak,

Dengan berpulangnya satu tenaga kesehatan di RSUD Fakfak harapan saya buat masyarakat fakfak lebih waspada dan hati-hati, tetap patuh pada pemerintah menjalankan PPKM, memperhatikan protokol  kesehatan untuk di perketat serta terapkan 5M,

Yang Isolasi Mandiri lebih patuh tinggal di rumah, apabila ada yang sakit agar segera berobat pada fasilitas kesehatan atau dokter langganan anda, tak lupa selalu berdoa karena hanya Allah Tuhan yg maha esa yg dapat menolong kita semua”, Pesan ketua IDI Kabupaten Fakfak, (ret)

About admin

Check Also

PAW Tiga Komisioner Bawaslu Fakfak Belum Ada Petunjuk

Fakfak – Tiga Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Fakfak kini terjerat dugaan kasus Korupsi ...

Sesalkan Wakil Bupati Menandatangani Peta Titik Simpul, Dewan Adat Menuntut Bupati Fakfak Jelaskan Tiga Hal Ini

Ketua Umum Dewan Adat Mbaham Matta Fakfak (Demianus Tuturop) : “Legislatif maupun eksekutif tidak menyampaikan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!