Home / Polkam / Kader Wajib Amankan Keputusan DPP, Golkar Tidak Menutup Ruang Koalisi Mengusung PW

Kader Wajib Amankan Keputusan DPP, Golkar Tidak Menutup Ruang Koalisi Mengusung PW

Jayapura – Keputusan pengusulan pergantian antar waktu, Wakil Gubernur Papua mendampingi Gubernur Papua, Lukas Enembe dalam sisa masa jabatan sampai tahun 2023 merupakan hak mutlak Partai Politik,

Meskipun Koalisi Papua Bangkit mengusulkan setidaknya 6 nama termasuk Paulus Waterpauw kepada Lukas Enembe agar diusulkan menggantikan Alm. Klamen Tinal, cikal bakal enam nama tersebut Golkar tidak mempersoalkan.

Namun untuk pengusulan nama pengganti Alm. Klemen Tinal berdasarkan Keputusan DPP Partai Golkar adalah Paulus Waterpauw, Mantan Wagub Papua tersebut juga adalah Ketua Golkar yang telah meninggal dunia belum lama ini.

Surat Keputusan DPP Partai Golkar mengusulkan dan mengusung Paulus Waterpauw sebagai Wakil Gubernur Papua menggantikan posisi Klamen Tinal sudah terbit dari DPP yang ditanda tangani langsung oleh Ketum dan Sekjend. DPP Golkar.

Dalam rangka menjaga wibawa dan marwah keputusan DPP dari pusat sampai ke daerah, mengenai Surat Keputusan DPP tersebut sebagai Kader Golkar dari pusat sampai ke daerah khususnya di Provinsi Papua wajib mengamankan apa yang menjadi keputusan pusat,

Baca jugaDPP Golkar Usung Mantan Kapolda Papua Sebagai Wakil Gubernur Papua Menggantikan Klemen Tinal.

“Bahwa keputusan DPP merupakan mutlak mengusulkan dan mengusung Pak Paulus Waterpauw sebagai Wakil Gubernur Papua menggantikan Alm. Klemen Tinal yang merupakan Ketua DPD Golkar Provinsi Papua, dan keputusan DPP adalah wajib dimanakan oleh setiap kader di daerah khususnya DPD Golkar Provinsi Papua”, Tegas Robert Joppy Kardinal dihubungi mataradarindonesia.com, senin, (13/9) kemarin.

Ditanya mengenai Partai Koalisi yang jika ingin bersama-sama mengusung Mantan Kapolda Papua itu sebagai Wakil Gubernur Papua menggantikan Alm. Klamen Tinal (Ketua DPD Golkar Papua-red), Kardinal mengaku selagi ruang dan Koalisi itu untuk PW maka pintu koalisi terbuka lebar.

Karena untuk membangun suatu pemerintahan yang kuat secara internal maka harus butuh dukungan politik, apalagi antara Eksekutif dan Legislatif harus bermitra dalam rangka merancang dan menjalankan program-program pemerintah dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia di tanah papua, jadi koalisi adalah penting.

“Tentu, Partai Golkar ini kan Partai terbuka yang kemudian tidak menutup ruang dan kesempatan bagi partai lain untuk berkoalisi mengusulkan dan mengusung Pak Waterpauw sebagai Wakil Gubernur, namun bagi partai Golkar pengusungan PW adalah melihat track record yang dimiliki sehingga menjadi alasan Partai Golkar mengusung beliau dalam rangka membangun papua dalam bingkai NKRI”, Jelasnya. (ret)

About admin

Check Also

Partai Besutan Airlangga Hartarto Seleksi Terbuka Kandidat Cagub Papua Barat, RJK : Tergantung Hasil Survey

Fakfak – Meskipun pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Gubernur-Wakil Gubernur) Provinsi Papua ...

DPP Golkar Usung Mantan Kapolda Papua Sebagai Wakil Gubernur Papua Menggantikan Klemen Tinal.

Laporan : Rustam Rettob / Wartawan Fakfak – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!