-7 C
New York
Rabu, Januari 28, 2026

Buy now

Warning ke OPD Fakfak, Samaun Dahlan : Jangan ada Bupati Kecil Kecilan

Fakfak – Samaun Dahlan. Bupati Fakfak mulai mewanti-wanti Kepala OPD bahkan ASN dilingkungan Pemda Fakfak agar tidak bertingkah melebih Bupati dan Wakil Bupati Fakfak setelah diberikan kepercayaan menduduki jabatan tertentu.

Ia beberkan dalam beberapa waktu terakhir dan masuk 10 bulan masa pemerintahan SANTUN (2 Februari 2025-red) sejumlah ASN dilingkungan pemda fakfak telah diberikan tugas dan tanggung jawab. Baik yang berstatus Plt maupun pelantikan definitif

Dikatakan Samaun, Mereka sebelum diputusakn untuk menjabat dalam jabatan tertentu tentunya dipanggil kemudian ditanyakan kesiapan dan kesanggupanya. Disitu ada yang sangat mampu dengan menunjukkan hasil kerjanya bahkan ada yang sedikit tidak mampu.

Samaun Dahlan tegaskan bahwa ketika diberikan kepercayaan jangan melebih kapasitas bupati. Maksud Samaun adalah. Jangan ada Bupati kecil-kecil dilingkungan pemda fakfak. Bupati dan Wakil Bupati adalah Samaun Dahlan dan Donatus Nimbitkendik

Ditegaskan Dahlan, semua bekerja berdasarkan aturan perundang-undangan yang berlaku. Tentunya dalam mengemban amanah sebagai ASN pelayan masyarakat di lingkungan pemda fakfak. merujuk pada RPJMD Fakfak yang telah ditetapkan

Karena didalamnya ada Visi Misi serta program kerja Bupati dan Wakil Bupati Fakfak. periode 2025-2030. Pemerintah Kabupaten Fakfak di masa kepemimpinan Samaun Dahlan – Donatus Nimbitkendik komitmen mengedepankan kepentingan masyarakat diatas segala kepentingan lainya.

Pada acara pelantikan pengambilan sumpah janji jabatan eselon II terhadap 6 orang digedung Witnder Tuare Fakfak, rabu, 21 Januari 2026 pagi. Bupati menegaskan tidak ada titipan soal hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan pemda fakfak.

Bahwa pada prinsipnya kebiasaannya adalah. Sebelum memberikan kepercayaan jabatan kepada orang tertentu tentunya dipanggil dan ditanya kesanggupan serta kesediaan dalam mewujudkan visi pemerintah daerah tanpa menjanjikan jabatan tertetu. Karena ia tidak terbiasa dengan janji jabatan.

“Kami bersama Pak Wakil Bupati baru kurang lebih 11 bulan baru kami lakukan mutasi ASN melalui Selter, oleh karena itu, jujur saja, bahwa pelantikan ini benar-benar terseleksi dan tidak buru-buru, selaku Bupati dan Wakil kami masih menilai terus dan kemudian melihat siapa yang bisa untuk ditempatkan pada posisi-posisi ini.

Saya ingin sekali agar posisi SDM yang ditempatkan benar-benar sesuai dengan kualifikasinya, jadi, ada yang saya berikan Plt. Dan jujur saja, selama saya berikan Plt saya tidak pernah panggil mereka duduk, saya Cuma perintah ini kosong, kase Plt untuk Si A B C dan D, bukan saya panggil kemudian kase jabatan.

Saya lepas kemudian saya nilai, ada yang memang benar-benar sangat bagus, sangat baik dan memang ada yang benar-benar juga baru dikase uji coba sudah melebihi dari Bupati. Tapi tidak apa-apa, itu suatu penilai kami kepada ASN terutama pejabat yang kami lantik pada jabatan-jabatan Eselon II dan lainya” Urainya.

Sentil Selter kemarin, mengenai SDM ASN dilingkungan pemda Fakfak. Samaun mengakui ada beberapa yang sangat bagus SDM-nya, tetapi soal persyaratan Diklat PIM dan lain sebagainya belum terpenuhi. Menurut Bupati. Ia tidak ingin ada informasi bahwa titipan orang dalam, tegas Samaun. Tidak ada cara-cara itu.

Bupati tekankan agar dalam melaksanakan tugas keseharianya selaku abdi negara dan abdi masyarakat. Pimpina OPD dan seluruh jajaran ASN dilingkungan pemda fakfak betul-betul melayani masyarakat dengan baik. Bupati tegaskan ia tidak minta dilayani atau OPD bekerja untuk dirinya, tidak, harus betul-betul layani masyarakat dengan baik.

(ret)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

error: Content is protected !!