6.5 C
New York
Jumat, April 3, 2026

Buy now

Tugas Utama Jaga Stabilitas Negara, TNI-Polri Diingatkan Untuk Kerja Profesional

Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada para peserta Rapat Pimpinan (Rapim) TNI–Polri di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 9 Februari 2026 kemarin. Untuk pertama kalinya, Rapim TNI–Polri dilaksanakan di Istana Kepresidenan.

Menurut Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya, Presiden memberikan apresiasi kepada seluruh prajurit TNI–Polri, khususnya atas kecepatan dalam penanganan bencana di berbagai wilayah.

Presiden juga menekankan pentingnya memperkuat kekompakan dan sinergitas TNI–Polri dari level pimpinan tertinggi hingga prajurit terbawah.

Presiden mengingatkan agar kepercayaan yang diberikan rakyat kepada TNI–Polri terus dijaga dan dibuktikan melalui kesiapsiagaan dalam membantu masyarakat.

“Buktikan kepercayaan yang diberikan rakyat kepada TNI-Polri dengan selalu siap dan cepat membantu rakyat di mana pun dan kapan pun,” tulis Seskab Teddy dalam keterangan resminya melalui seskab.go.id/Presiden.

Presiden juga menyampaikan apresiasi terhadap prajurit TNI–Polri yang mengawal, menjaga, dan mendukung jalannya program strategis pemerintah di berbagai sektor.

“Apresiasi terhadap prajurit TNI-Polri yang mengawal, menjaga, dan mendukung jalannya program strategis pemerintah. Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa, Sekolah Rakyat, kedaulatan pangan dan energi, pembangunan jembatan di desa-desa untuk warga dan anak sekolah,” ujar Seskab Teddy.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Negara menekankan pentingnya penanganan dan penegakan hukum yang seadil-adilnya kepada siapa pun.

Presiden juga menginstruksikan agar TNI–Polri bersama pemerintah daerah turut menjaga kebersihan, kesehatan, dan keamanan lingkungan melalui program Indonesia ASRI.

“Bersama pemerintah daerah laksanakan program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) di mana pun berada. Mulai dari perkantoran dan lingkungan sekeliling,” lanjutnya.

Presiden juga mengingatkan pentingnya menjaga seluruh sumber daya alam Indonesia dari berbagai bentuk pelanggaran serta eksploitasi ilegal oleh siapa pun.

“Jaga seluruh Sumber Daya Alam Indonesia dari segala macam bentuk pelanggaran dan eksploitasi ilegal oleh siapa pun,” tandas Seskab Teddy.

Lebih lanjut, Seskab Teddy menyampaikan bahwa Rapim TNI–Polri 2026 di Istana Merdeka menjadi momentum strategis penguatan visi bersama antara pemerintah dan aparat TNI–Polri.

“Rapim TNI-Polri 2026 di Istana ini menjadi momentum penguatan visi bersama antara pemerintah dan aparat TNI-Polri dalam menjaga stabilitas negara, sekaligus memastikan program strategis agar berjalan cepat, tepat, dan efektif,” pungkasnya.

TNI-Polri Kerja Harus Profesional

Dalam taklimatnya, Presiden Prabowo menekankan peran strategis TNI dan Polri sebagai institusi pertahanan dan keamanan negara yang harus terus diperkuat, profesional, serta senantiasa dekat dengan rakyat.

Kepala Negara juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi TNI dan Polri selama lebih dari satu tahun masa kepemimpinannya, terutama dalam mendukung dan menyukseskan berbagai program pemerintah yang berorientasi pada kepentingan rakyat.

“Tadi juga beliau menyampaikan terima kasih, penghargaan dan apresiasi kepada TNI maupun Polri yang dalam satu tahun lebih masa kepimpinan Bapak Presiden Prabowo, TNI maupun Polri terus menjadi kader terdepan di dalam membantu dan menyukseskan seluruh program-program pemerintah, yang semua program itu selalu orientasinya adalah untuk kepentingan rakyat, kepentingan bangsa, dan kepentingan negara di atas segala kepentingan pribadi maupun golongan,” ungkap Menteri Pras.

Selain itu, Presiden Prabowo kembali menegaskan pentingnya persatuan dan soliditas di lingkungan TNI dan Polri dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa.

Terkait kesejahteraan personel, Presiden Prabowo meminta pimpinan TNI dan Polri agar tidak ragu memberikan penghargaan kepada anggota yang menunjukkan dedikasi dan pengabdian luar biasa.

“Bapak Presiden memang secara khusus tadi juga menyampaikan bahwa meminta kepada pimpinan TNI maupun Polri untuk tidak ragu-ragu, kemudian juga tidak segan-segan untuk memberikan penghargaan kepada anggota TNI maupun anggota Polri yang telah menunjukkan dharma baktinya kepada bangsa dan negara, telah menunjukkan dedikasinya, telah menunjukkan pengabdiannya dalam berbagai bentuk penghargaan tersebut,” ucapnya.

Menteri Pras menambahkan bahwa taklimat Presiden Prabowo juga memberikan evaluasi agar TNI dan Polri terus menjadi institusi yang kuat, profesional, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Presiden Prabowo turut menyoroti peran nyata TNI dan Polri yang selama ini berada di garda terdepan dalam penanganan bencana serta mendukung pembangunan di daerah-daerah terpencil.

“Dalam hal penanganan bencana, TNI-Polri berada di garda yang paling depan, kemudian dalam hal pembangunan-pembangunan berbagai program-program pemerintah termasuk di jembatan-jembatan di daerah-daerah terpencil, baik TNI maupun Polri juga bekerja keras untuk ikut membangun, sehingga bisa meringankan beban masyarakat,” tambahnya.

Terkait persiapan ramadan dan Idulfitri, Menteri Pras menegaskan bahwa koordinasi lintas kementerian terus dilakukan, dengan keterlibatan aktif TNI dan Polri, khususnya dalam menjaga kelancaran dan keamanan masyarakat.

“Secara spesifik arahan dari Pak Presiden memang di dalam forum tadi sudah secara eksplisit disampaikan, tetapi dalam berbagai forum kami di lintas kementerian dalam rangka persiapan bulan suci Ramadan dan persiapan Lebaran, kami terus berkoordinasi, dan baik TNI maupun Polri selalu hadir karena bagaimana pun juga saling berkaitan ya,” pungkasnya.

(rls/ret)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

error: Content is protected !!