6.5 C
New York
Jumat, April 3, 2026

Buy now

Dukung Program TMMD 2026, Bupati Fakfak Dorong Pembangunan Jaringan Air Bersih

Fakfak – Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) TNI-AD dilaksanakan setiap tahun atau dua tahun sekali. Program yang digagas Satuan TNI ini tujuanya untuk membantu pemerintah dalam rangka mendukung serta mendorong percepatan pembangunan demi kesejahteraan rakyat. Biasanya TMMD ini dilaksanakan tidak saja tentang pekerjaan fisik melainkan kegiatan pembinaan mental dan wawasan kebangsaan serta Cinta Tanah Air Indonesia.

Dimasa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Fakfak. Samaun Dahlan dan Donatus Nimbitkendik periode 2025-2029. TMMD Tahun 2025 dilaksanakan dengan sangat baik dan sukses. Ketika itu masa kepemimpinan Dandim 1803/Fakfak. Lukman Permana. Pemerintah mendorong pembangunan pelaksanaan TMMD di Distrik Arguni. Mereka menyelesaikan beberapa suur bor. Rehabt rumah warga serta pekerjaan jalan setapak dan lain. Termasuk pembinaan mental anak-anak muda di Tomage.

Bupati Fakfak. Samaun Dahlan sangat komitmen untuk mendukung dan mendorong program Tentara Manunggal Masuk desa (TMMD) TNI – AD Tahun 2026 di Wilayah Teritorial Kabupaten Fakfak – Provinsi Papua Barat. TMMD kali ini pemerintah daerah Kabupaten Fakfak menawarkan program pembangunan jaringan ar bersih menuju kampung Patimburak. Distrik Kokas. Samaun sangat mengapresiasi karena rencana ini disetujui oleh Kodim 1803/Fakfak dan menanti persiapan pelaksanaan.

Dikatakan kepala daerah bahwa salah satu yang menjadi fokus pemerintah daerah kabupaten fakfak saat ini adalah persoalan penymabungan instalasi jaringan air bersih menuju kampung patimburak. Saat ini sudah ada instalasi pipa beberapa kilometer dan belum sampai di kampung patimburak sehingga Bupati tawarkan TMMD ke lokasi tersebut agar bisa menyelesaikan sisa pekerjaan tersebut. Tentunya pemerintah siap fasilitasi material pipa.

“Saya berdiskusi dengan Pak Dandim, saya bilang kalau begitu TMMD tahun ini kita ubah sasarannya. Kita fokuskan ke air bersih. Jika air ini mengalir dan masyarakat bisa menikmatinya setiap hari, ini akan menjadi amal jariyah dan manfaat yang berkelanjutan bagi kita semua,” ujar Bupati Samaun Dahlan, ketika bertatap muka dengan warga Kokas dalam momentum Safari Ramadhan yang berlangsung di Masjid Al- Mujahidin, Kampung Sekar, Distrik Kokas, Minggu (01/03/2026).

Ketika ditanya terkait dengan berapa sisa panjang atau kilometer instalasi pipa belum tersambung sampai ke kampung patimburak. Bupati sampaikan bahwa kurang lebih dua kilometer pipa yang akan dilakukan proses penyambungan hingga tembus ke kampung patimburak. Tujuanya apa. Agar masyarakat tidak lagi menaruh harapan menanti air hujan melainkan mendapatkan air bersih dengan sangat muda.

Samaun Dahlan mengakui, kebutuhan air berish di Distrik Bomberai dan Tomage,sudah mulai membaik berkat sistem sumur bor. Namun, perhatian kini perlu ditarik ke wilayah pesisir dan perkampungan yang masih kesulitan, salah satunya adalah Kampung Patimburak.

Selain mengandalkan program TMMD, Pemkab Fakfak juga menempuh jalur akademis dan teknologi untuk mencari solusi jangka panjang. Pada 11 Februari lalu, Bupati telah menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) dengan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Kerja sama ini difokuskan pada pemanfaatan keahlian ITB dalam mendeteksi dan mengelola sumber air bawah tanah melalui sistem sumur bor di wilayah-wilayah yang secara geografis sulit mendapatkan air permukaan.

”ITB adalah salah satu universitas negeri dengan keahlian tinggi terkait persoalan bawah tanah. Kita harus bekerja sama dengan ahli untuk melakukan kajian dan pembangunan sumur bor di Fakfak agar masalah air ini tuntas secara teknis,” tegasnya.

(ret)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

error: Content is protected !!