15.4 C
New York
Senin, Maret 9, 2026

Buy now

Beranda blog

Masyarakat Diminta Laporkan Kader PDI-P Miliki Dapur MBG di Daerah, DPP Siapkan Sanksi

0

Fakfak – Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDI Perjuangan menurunkan surat Instruksi kepada jajaran DPW dan DPC PDI Perjuangan Seluruh Indonesia.

Surat tersebut yang dikeluarkan DPP PDI Perjuangan adalah menekankan bahwa Kader PDI Perjuangan di Daerah Provinsi maupun Kabupaten / Kota dilarang miliki SPPG MBG yang merupakan Program Makan Bergizi Gratis Probowo Subianto.

Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDI-Perjuangan menerbitkan surat edaran yang menginstruksikan seluruh kader partai agar tidak memanfaatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mencari keuntungan pribadi maupun kelompok. Berdasarkan salinan surat bernomor 940/IN/DPP/II/2026

Instruksi tersebut bersifat rahasia, dan ditandatangani Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto serta Ketua DPP PDI-P Bidang Kehormatan Komarudin Watubun pada 24 Februari 2026 lalu.

Dalam surat itu, PDI-P menegaskan bahwa program MBG merupakan program pemerintah yang pembiayaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), termasuk dari realokasi anggaran pendidikan nasional.

“DPP PDI Perjuangan menginstruksikan kepada seluruh kader Partai pada Tiga Pilar Partai (Struktural, Legislatif, dan Eksekutif) … dilarang keras, baik secara langsung maupun tidak langsung, memanfaatkan Program MBG untuk mencari keuntungan finansial atau bentuk manfaat material lainnya,” demikian bunyi salah satu poin instruksi dalam surat tersebut, mataradarindonesia.com, pada Minggu, 7 Maret 2026.

DPP PDI-P juga mewajibkan kader menjaga integritas serta memastikan tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan yang dapat mencederai kepercayaan rakyat kepada partai.

Selain itu, kader diminta mengawal pelaksanaan program MBG di daerah agar berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, transparan, dan mengutamakan keselamatan masyarakat.

Surat itu turut menegaskan bahwa setiap pelanggaran terhadap instruksi akan dipandang sebagai pelanggaran disiplin partai, dan dikenakan sanksi organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta peraturan internal partai.

DPP PDI-P menyebutkan, penerbitan instruksi tersebut dilatarbelakangi berbagai masukan dan laporan masyarakat terkait dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan MBG, mulai dari ketidaktepatan sasaran, kualitas pelaksanaan, kasus keracunan, hingga dugaan praktik korupsi dan penyalahgunaan kewenangan.

Secara kelembagaan, PDI-P juga menegaskan bahwa penanggung jawab teknis pelaksanaan MBG berada pada Badan Gizi Nasional sesuai peraturan perundang-undangan.

Politikus PDI-P, Guntur Romli, membenarkan adanya surat edaran tersebut. Dia menegaskan bahwa instruksi itu bersifat internal dan menunjukkan sikap tegas partai agar tidak ada kader yang terlibat dalam bisnis MBG.

“Betul, surat tersebut untuk internal partai sebagai jawaban untuk menegaskan bahwa partai selama ini tidak pernah mengizinkan adanya kepentingan orang per orang untuk ikut terlibat dalam ‘bisnis’ MBG.

Dengan adanya larangan tersebut sikap Partai sangat jelas. MBG adalah program pemerintah untuk rakyat dan dalam pelaksanaannya tidak boleh ada komersialisasi atas program kerakyatan tersebut,” kata Guntur, dalam keterangannya dikutip media ini, Minggu, 8 Maret 2026 pagi.

Dandim 1803/Fakfak Mendampingi Bupati Samaun Dahlan Hadiri Perayaan Nuzulul Qur`an, Ini Hikmahnya

0
Bupati Fakfak. Samaun Dahlan didampingi Dandim 1803/Fakfak . Letkol Wahlin Rahman ketika melaksanakan Safari Ramadhan 1447H/2026M, Minggu, 1 Maret 2026 di Masjid Al-Muhajirin. Distrik Kokas. Kabupaten Fakfak – Papua Barat, foto rustam rettob/mataradarindonesia.com

Laporan : Rustam Rettob/Wartawan.

Fakfak – Peringatan Nuzulul Qur`an yang berlangsung di Masjid Agung Baitul Makmur Kabupaten Fakfak, Sabtu, 7 Maret 2026. Dadim 1803/Fakfak. Letkol Inf. Wahlin Rahman turut hadir mendampingi Bupati Fakfak. Samaun Dahlan bersama sejumlah pimpinan OPD dilingkungan Pemda Fakfak

Hadrinya Komandan Kodim 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., bersama jajaran pada kegiatan digagas PHBI Fakfak yaitu Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Agung. Jalan Dr. Sam Ratulangi, Wagom Selatan, Distrik Fakfak, Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, Sabtu (07/03/2026) malam.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Menghidupkan Ruh Al-Qur’an Dalam Menjalani Kehidupan Modern”, yang bertujuan untuk mengingatkan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup di tengah perkembangan zaman.

Peringatan Nuzulul Qur’an ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Kabupaten Fakfak yang mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat.

Rangkaian kegiatan diisi dengan tausiyah keagamaan yang mengajak seluruh umat Islam untuk semakin meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui peringatan Nuzulul Qur’an ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antar umat Islam sekaligus memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Fakfak

Nuzulul Qur`an adalah peringatan turunnya wahyu Allah SWT pertama kali sebagai petunjuk hidup (hudan linnas), pembeda benar-batil (Al-Furqan), dan rahmat bagi semesta alam. Momentum ini mendorong umat Islam meningkatkan literasi, memperdalam pemahaman, mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Nuzulul Qur’an merupakan peristiwa agung yang menjadi tonggak penting dalam sejarah Islam. Peristiwa turunnya Al-Qur’an bukan hanya menandai awal kerasulan Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi petunjuk hidup bagi seluruh umat manusia hingga akhir zaman.

Dalam konteks kehidupan modern, memahami hikmah Nuzulul Qur’an sangat penting agar umat Islam tidak hanya memperingatinya sebagai tradisi tahunan, tetapi juga menghayatinya sebagai momentum memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan.

Peristiwa Nuzulul Qur’an memiliki makna spiritual yang mendalam, karena melalui Al-Qur’an, Allah SWT menurunkan pedoman yang mencakup seluruh aspek kehidupan, mulai dari akidah, ibadah, hingga akhlak.

Oleh sebab itu, memahami hikmah Nuzulul Qur’an dapat menjadi cara bagi umat Islam untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT sekaligus membentuk karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Memahami dan mengamalkan hikmah Nuzulul Qur’an merupakan kewajiban setiap Muslim. Al-Qur’an bukan sekadar bacaan, tetapi pedoman hidup yang harus diterapkan dalam segala aspek kehidupan.

Dengan meneladani nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, umat Islam dapat menjalani hidup dengan penuh makna dan kedamaian.

Semoga momentum peringatan Nuzulul Qur’an menjadi ajang refleksi bagi kita semua untuk memperkuat iman, memperbaiki akhlak, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi dalam setiap langkah kehidupan.

Bupati Fakfak. Samaun Dahlan dalam sambutanya mengatakan. Al-Qur’an tidak hanya sekadar dibaca dan diimani, tetapi harus diterjemahkan dalam kehidupan nyata agar tercipta kedamaian, kebersamaan, serta kehidupan masyarakat yang rukun dan toleran.

“Al-Qur’an sebagai firman Allah harus menjadi pedoman dalam membangun kehidupan yang damai, penuh kebersamaan, serta menjunjung tinggi nilai toleransi di tengah masyarakat,” pesan Bupati Fakfak dalam sambutannya.

Melalui peringatan Nuzulul Qur’an ini, umat Muslim di Fakfak juga diajak untuk meningkatkan frekuensi membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an selama bulan suci Ramadan, sehingga nilai-nilai Al-Qur’an dapat semakin mewarnai kehidupan pribadi maupun kehidupan sosial masyarakat.

Pemerintah daerah berharap momentum Nuzulul Qur’an dapat memperkuat keimanan dan mendorong masyarakat untuk terus menebarkan nilai kebaikan, sekaligus menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Fakfak.

Kritik Kepala OPD Tak Hadiri Nuzulul Qur`an dan Ingatkan PHBI, Bupati Fakfak : Harus Jadi Contoh yang Baik Kepada Masyarakat

0
Bupati Fakfak. Samaun Dahlan didampingi istri tercintanya. Nurwidayati Samaun Dahlan ketika dalam acara memperingat masuknya Islam di Tanah Papua tepatnya di Kabupaten Fakfak. 8 Agustus 2025 kemarin di RTH Ma`ruf Amin Fakfak., foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com
Bupati Fakfak. Samaun Dahlan didampingi istri tercintanya. Nurwidayati Samaun Dahlan ketika dalam acara memperingat masuknya Islam di Tanah Papua tepatnya di Kabupaten Fakfak. 8 Agustus 2025 kemarin di RTH Ma`ruf Amin Fakfak., foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com

Laporan : Rustam Rettob/Wartawan.

Fakfak – Peringatan Nuzulul Qur`an yang berlangsung di Masjid Agung Baitul Makmur Kabupaten Fakfak, Sabtu, 7 Maret 2026. Sebagai momentum yang tepat Bupati Fakfak kritik Kepala OPD yang malas ikut acara keagamaan dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak. terutama kegiatan keagamaan ditengah masyarakat.

Bupati tegaskan bahwa sebagai pemimpin harus menjadi contoh yang baik kepada staff dan juga masyarakat. Bagaimana mau jadi pemimpin kalau tidak menunjuk jalan dan teladan yang baik kepada staff dan masyarakat. Kegiatan keagamaan saja malas. Terus apa yang mau dijadikan contoh bagi stfaff dan masyarakat.

Kritik Bupati Fakfak. Samaun Dahlan kepada pimpinan OPD dilingkungan Pemda Fakfak karena tidak terlihat di acara Nuzulul Qur`an Kabupaten Fakfak. padahal kegiatan tersebut terutama bagi kepala OPD yang beragama muslim sangat penting karena mendengar ceramah agama tentang Nuzul Qur`an sekliagus wadah silaturahmi antar sesama umat.

Ketikdahadiran ini disebabkan karena malas ikut acara keagamaan atau tidak mendapatkan undangan dari PHBI Kabupaten Fakfak?. bagi PHBI Fakfak. Bupati minta agar kedepan kegiatan – kegiatan sosial keagamaan yang ingin dilaksanakan harus melayangkan undangan kepada seluruh pimpinan OPD dan staff serta seluruh masyarakat agar ikut memeriahkan kegiatan yang dilaksanakan.

Peringatan dan warning kepada pimpinan OPD di Fakfak ini sudah beberapa kali. Pertama ketika acara tahrib menyambu bulan suci ramadhan 1447H/2026M. dan kegiatan Bazar Ramadhan. Bupati Fakfak. Samaun Dahlan melihat pimpinan OPD masih sangat malas dengan kegiatan keagmaan. Ia ingatkan PHBI agar maksimal dalam menyampaikan undangan dalam rangka melaksanakan kegiatan-kegiatan tertentu.

“Saya lihat Kepala-Kepala OPD untuk mengikuti kegiatan mala mini (Nuzulul Qur`an – red) sangat minim, bagaimana yang jadi pemimpin kalau kegiatan keagamaan saja malas hadir. Sebagai pemimpin harus kita menunjuk contoh atau jalan yang baik kepada staff dan masyarakat.

PHBI saya ingatkan. Kalau kegiatan seperti ini mereka diundang termasuk staff. Saya saja minta kegiatan ditunda agar saya hadir. Tapi mereka yang tidak sibuk apa-apa malas hadir”, Tegas Samaun Dahlan. Ketika memberikan sambutan pada peringatan Nuzulul Quran di Masjid Agung Baitul Makmur Kabupaten Fakfak.

Kegiatan ini terpantau dihadiri oleh Bupati Fakfak. Samaun Dahlan. Dandim 1803/Fakfak. Wahlin Rahman. Serta sangat sedikit pimpinan OPD dilingkungan Pemda Fakfak. kebanyakan yang hadir adalah masyarakat umum yang ikut melaksanakan ibadah sholat tarawih. Kegiatan itu berlangsung ba`dah tarawih yang berlangsung di Masjid Raya Fakfak.

Memang untuk melaksanakan amalan bagi diri sendiri tanpa harus memaksakan orang lain namun secara etika dan moralitasnya. Bagaimana mau jadi pemimpin sedangakan ajakan untuk melakukan kebaikan terutama dijalan Allah Swt saja tidak ada animo. Terus apa yang mau dibanggakan, sedangkan harus menjadi teladan kepada orang yang dipimpinnya.

Nuzulul Qur`an adalah peringatan turunnya wahyu Allah SWT pertama kali sebagai petunjuk hidup (hudan linnas), pembeda benar-batil (Al-Furqan), dan rahmat bagi semesta alam. Momentum ini mendorong umat Islam meningkatkan literasi, memperdalam pemahaman, mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Nuzulul Qur’an merupakan peristiwa agung yang menjadi tonggak penting dalam sejarah Islam. Peristiwa turunnya Al-Qur’an bukan hanya menandai awal kerasulan Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi petunjuk hidup bagi seluruh umat manusia hingga akhir zaman. Dalam konteks kehidupan modern, memahami hikmah Nuzulul Qur’an sangat penting agar umat Islam tidak hanya memperingatinya sebagai tradisi tahunan, tetapi juga menghayatinya sebagai momentum memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan.

Peristiwa Nuzulul Qur’an memiliki makna spiritual yang mendalam, karena melalui Al-Qur’an, Allah SWT menurunkan pedoman yang mencakup seluruh aspek kehidupan, mulai dari akidah, ibadah, hingga akhlak. Oleh sebab itu, memahami hikmah Nuzulul Qur’an dapat menjadi cara bagi umat Islam untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT sekaligus membentuk karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Memahami dan mengamalkan hikmah Nuzulul Qur’an merupakan kewajiban setiap Muslim. Al-Qur’an bukan sekadar bacaan, tetapi pedoman hidup yang harus diterapkan dalam segala aspek kehidupan. Dengan meneladani nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, umat Islam dapat menjalani hidup dengan penuh makna dan kedamaian. Semoga momentum peringatan Nuzulul Qur’an menjadi ajang refleksi bagi kita semua untuk memperkuat iman, memperbaiki akhlak, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi dalam setiap langkah kehidupan.

(ret)

Imbas Program Pendidikan Gratis, MI Muhammadiyah Fakfak Kembalikan Dana Pembangunan dan SPP Siswa Kelas 1

0
Bupati Fakfak. Samaun Dahlan. dalam satu kesempatan belum lama ini di RSUD fakfak, foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com
Bupati Fakfak. Samaun Dahlan. dalam satu kesempatan belum lama ini di RSUD fakfak, foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com

Proses pengembalian biaya pembangunan dan SPP bagi Siswa Kelas I di Sekolah MI Muhammadiyah dampak dari pelaksanaan program pendidikan gratis di fakfak, sebagaimana dokumentasi foto dibawah ini

Fakfak – MI Muhammadiyah Fakfak melakukan proses pengembalian dana pendidikan kepada orang tua siswa kelas 1, Sabtu, 7 Maret 2026 kemarin. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang kelas 1 MI Muhammadiyah, Jalan Gerson Essuruw, Kelurahan Wagom, Kabupaten Fakfak.

Dana yang dikembalikan meliputi biaya pembangunan dan SPP yang sebelumnya telah dibayarkan oleh orang tua siswa untuk periode Juli hingga Desember 2025.

Pengembalian dilakukan secara langsung kepada para wali murid sesuai dengan jumlah yang telah mereka setorkan sebelumnya ke pihak sekolah saat mendaftarkan anak –anaknya

Secara keseluruhan, total dana yang dikembalikan kepada orang tua siswa mencapai Rp79.880.000. (Tujuh Puluh Sembilan Ribu Delapan Ratus Delapan Puluh Ribu Rupiah).

Proses pengembalian dilakukan secara terbuka sebagai bentuk transparansi pihak sekolah kepada masyarakat. Dalam bentuk tunai (fisik).

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari program pemerintah daerah yang mengatur pembebasan biaya pendidikan bagi siswa.

Program tersebut tertuang dalam Peraturan Bupati Fakfak Nomor 18 Tahun 2025 tentang Pembebasan Biaya Pendidikan dan Penyediaan Seragam Sekolah Gratis.

Melalui kebijakan ini, pemerintah daerah memberikan dukungan pendidikan berupa pembebasan biaya sekolah serta bantuan perlengkapan belajar.

Sebelumnya, para siswa juga telah menerima seragam sekolah, tas, dan sepatu gratis dari Pemerintah Kabupaten Fakfak.

Program ini berlaku bagi seluruh sekolah baik negeri maupun swasta, mulai dari jenjang SD hingga SMA, sebagai upaya meringankan beban biaya pendidikan masyarakat sekaligus meningkatkan akses pendidikan yang merata.

Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Fakfak, Dr. H. Karim Abdurrahman, S.Ag., M.M., menyampaikan, pengembalian dana tersebut merupakan bentuk komitmen lembaga pendidikan dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah.

“Hari ini kami telah mengembalikan dana yang sebelumnya dibayarkan oleh orang tua siswa kelas 1, baik untuk uang pembangunan maupun SPP.

Pengembalian dilakukan sesuai dengan jumlah yang telah disetorkan oleh masing-masing orang tua,” ujar Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Fakfak, Karim Abdurrahman.

Ia menambahkan, langkah tersebut dilakukan agar orang tua siswa dapat merasakan langsung manfaat dari kebijakan pembebasan biaya pendidikan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

“Kami mendukung penuh program pemerintah Kabupaten Fakfak yang memberikan kemudahan akses pendidikan bagi masyarakat.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan tidak ada lagi anak yang terkendala biaya untuk bersekolah,” tambahnya.

Para orang tua siswa yang hadir menyambut baik pengembalian dana tersebut. Mereka mengapresiasi langkah pemerintah daerah serta pihak sekolah yang telah melaksanakan kebijakan tersebut secara terbuka dan transparan.

Program pembebasan biaya pendidikan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan partisipasi sekolah serta memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Fakfak, sehingga semakin banyak generasi muda yang mendapatkan kesempatan belajar dengan lebih baik.

(ret)

Menteri Bahlil Ungkap 18 PSN Hilirisasi & Ketahanan Energi, Fakfak Masuk Prioritas Nasional

0

Jakarta – Pemerintah berencana membangun tangki penyimpanan minyak atau storage untuk meningkatkan kapasitas cadangan energi dalam negeri. Hal ini dilakukan guna memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global, termasuk konflik di Timur Tengah.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan langsung agar pembangunan fasilitas penyimpanan minyak atau storage tersebut segera dipercepat.

“Saya udah melaporkan kepada Bapak Presiden dan Bapak Presiden memberikan arahan agar segera bangun. Supaya apa? Ini kan kita butuh survival.

Kalau kita bicara survival, kita harus mampu betul-betul melihat inti masalah dan segera menyelesaikannya. Kalau enggak kita tergantung terus,” ujar Bahlil ditemui di Kementerian ESDM, dikutip Jumat. (6/3/2026).

Ketua Umum DPP Partai Golkar. Bahlil Lahadalia. dan Ketua DPD Golkar Papua Barat.. Samaun Dahlan. keduanya ketika berada dipanggung utama HUT Ke-125 Kota Fakfak (16 November 2025) lalu, foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com
Ketua Umum DPP Partai Golkar. Bahlil Lahadalia. dan Ketua DPD Golkar Papua Barat.. Samaun Dahlan. keduanya ketika berada dipanggung utama HUT Ke-125 Kota Fakfak (16 November 2025) lalu, foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com

Menurut dia, percepatan pembangunan tangki penyimpanan minyak merupakan startegi utama guna memperkuat cadangan energi domestik.

Ia pun memastikan investasi untuk pembangunan fasilitas ini sudah tersedia dan investor juga siap mendukung proyek tersebut.

Menurut Bahlil, tangki yang akan dibangun difokuskan untuk menyimpan minyak mentah (crude oil).

Adapun, jika cadangan minyak mentah tersedia, maka proses pengolahan menjadi BBM dapat dilakukan melalui kilang yang ada.

“Kalau memang itu dibutuhkan untuk kita bangun untuk BBM jadinya, itu kan di kilang sebenarnya. Tinggal kita meminta kepada kilang-kilang Pertamina menambah tangki-tangkinya,” kata Bahlil.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merencanakan pembangunan kilang dan tangki penyimpanan minyak (oil storage) di berbagai wilayah. Mulai dari Lhokseumawe Aceh hingga Fakfak – Papua Barat.

Hal ini menyusul diserahkannya 18 dokumen pra feasibility study (pra-FS) terkait proyek hilirisasi dari Tim Satgas Hilirisasi yang diketuai oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia kepada CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Roeslani.

Berdasarkan bahan paparan Kementerian ESDM, proyek ini masuk dalam daftar prioritas hilirisasi dan ketahanan energi nasional dengan investasi mencapai Rp 232 triliun.

Terdiri dari proyek kilang senilai Rp 160 triliun dengan serapan tenaga kerja sebanyak 44.000 tenaga kerja, dan proyek tangki minyak senilai Rp 72 triliun dengan serapan tenaga kerja 6.960.

Adapun, proyek pembangunan kilang dan tangki minyak nantinya akan tersebar di 18 wilayah. Seperti : Lhokseumawe, Sibolga, Natuna, Cilegon, Sukabumi, Semarang, Surabaya, Sampang, Pontianak, Badung (Bali), Bima, Ende, Makassar, Dongala, Bitung, Ambon, Halmahera Utara, Fakfak-Papua Barat.

(pgr/pgr/ret)

SD Kampung Tessa Miliki 8 Orang Guru dan 15 Murid, Diknas Fakfak Diminta Lakukan Evaluasi

0

Fakfak – Bupati Fakfak. Samaun Dahlan didampingi Wakil Bupati Fakfak. Donatus Nimbitkendik serta Dandim 1803/Fakfak. Letkol Inf. Wahlin Rahman ketika menghadiri Musrenbang Distrik di Distrik Bomberay, 25 Februari 2026 lalu menerima keluhan soal tenaga guru dan rumah dinas guru. Kebetulan yang mengusulkan itu adalah Guru dari SD Kampung Tessa. Distrik Bomberay. Kabupaten Fakfak – Papua Barat.

Salah seorang Ibu Guru dengan nama panggilanya Cristin. Mengusulkan kepada Bupati agar pemerintah bisa bangun rumah guru di sekitar lokasi sekolah tersebut. Karena saat ini guru yang bertugas disana sebanyak 8 orang. Mereka harus mengajar dengan jumlah murid yang hanya 15 orang. Menurut Cristin. Tenaga sebanyak 8 orang tersebut tidak cukup karena rumah guru terbatas sesuai dengan jumlah mata pelajaran yang tersedia.

Sebetulnya Bupati tidak kaget ketika dia mengusulkan pembangunan rumah guru. Sebab kebiasaan Bupati Fakfak. Samaun Dahlan. Yang namanya persoalan pendidikan dan kesehatan adalah dua hal yang paling utama karena berkaitan dengan hajat hidup banyak orang.

Dikatakan bahwa, Pendidikan tidak diperhatikan maka masa depan anak cucu kita menjadi suram, begitu juga kesehatan, jika kesehatan tidak diperhatikan maka orang selalu meninggal bukan karena ajal melainkan pelayanan yang buruk.

Sontak yang membuat Bupati kaget adalah ketika Ibu Guru uraikan kondisi tenaga pendidik dan siswa / siswi di sekolah tersebut, menurut Bupati. Ini satu hal yang berbeda dengan sekolah lainya dan langkah di Kabupaten Fakfak. bayangkan saja. 8 orang guru mereka harus menangani hanya 15 orang murid

Ini merupakan merupakan salah satu komposisi yang harus dapat di evaluasi oleh dinas pendidikan kabupaten fakfak. jika murid di satu sekolah sebanyak 15 orang. Sedangkan ada sekolah yang terisi satu kelas bisa mencapai puluhan murid ditangani satu orang guru. Bagaimana mungkin SD Tessa murid 15 orang kemudian guru terisi 8 orang.

“Dinas Pendidikan segera lakukan evaluasi terhadap guru di SD Kampung Tessa, masa murid hanya 15 orang kemudian guru yang mengajar sebanyak 8 orang, ini tidak masuk akal, jadi saya perintahkan kepada dinas pendidikan kabupaten fakfak agar segera dievaluasi guru di SD Kampung tessa. Kalau bisa dirampingkan”, Tegas Bupati Fakfak.

Menurut Bupati Fakfak. seharusnya Kampung yang paling sejahtera di Kabupaten Fakfak ini salah satunya adalah. Kampung Tessa. Karena kampung tersebut masyarakatnya paling sedikit tapi dana kampungnya bisa mencapai miliaran rupiah, maka warganya harus sejahtera dengan berbagai program yang direncanakan. Faktanya, kampung tersebut masyarakatnya sangat susah.

(ret)

Bupati Fakfak Perintahkan Dinas Kesehatan Segera Cairkan Dana Operasional Puskesmas

0

Fakfak – Kepala Puskesmas Bomberay, Kabupaten Fakfak – Papua Barat. Abdul Azis Al-Zubaidy. Saat Musrenbang Distrik Bomberay, 25 Februari 2026 lalu. Didepan Bupati dan Wakil Bupati Fakfak mengeluhkan soal operasional Puskesmas yang sejauh itu belum turun untuk dapat memfasilitasi program dan kegiatan mereka. Khususnya Puskesmas Bomberay.

Selain mengusulkan soal kendaraan ambulance, gedung baru puskesmas, serta tenaga driver operasional kendaraan ambulance. Abdul Azis Al-Zubaidy sebagai kepala puskesmas juga mengeluhkan soal anggaran operasional kesehatan. Karena ketika anggaran terlambat maka kinerja bisa terganggu dan terhambat. Jika dipaksakan maka uang pribadi terpaksa terkuras

Ia merasa bersyukur dan mengapresiasi kinerja kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Fakfak. Samaun Dahlan dan Donatus Nimbitkendik karena sejak kepemimpinan beliau berdua. Periode 2025-2030. Sidang APBD Kabupaten Fakfak selalu tepat waktu. Baik APBD Tahun 2025 maupun tahun berkenaan (2026-red).

Namun demikian setelah APBD disahkan dan ditetapkan kemudian diusulkan ke Provinsi untuk kemudian disetujui maka langkah berikut adalah perbanyak DPA.

Saat ia berbicara didepan Bupati dan Wakil Fakfak dikupig langsung Kepala Dinas Kesehatan Fakfak kemarin, Kepala Puskesmas mengeluh dana operasional puskesmas yang mana DPA-nya telah diserahkan ke Dinkes Fakfak untuk dapat digunakan.

Sayangnya, ungkap Al-Zubaidy. Anggaran tersebut belum turun ke Puskesmas sementara pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas tidak menunggu anggaran. Ia bersifat on time sehingga anggaran yang sudah ada bisa diproses dan dicairkan ke puskemas-puskemas. Jangan menunggu lama karena orang meninggal (misalnya) tidak tunggu anggaran dari dinas turun ke puskesmas.

“Yang berikut soal anggaran Pak Bupati. Saya pribadi menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintahan bapak dan pak wakil karena selama ini sidang tepat waktu. Namun setelah sidang sampai saat ini anggaran kami ditingkat puskesmas bomberay ini belum turun.

Sedangkan tingkat pelayanan di Puskesmas ini cukup tinggi dengan berbagai persoalan yang sangat beresiko. Jangan tunggu 6 bulan. Karena orang sakit tidak tunggu anggaran puskesmas turun baru sakit. Jadi tolong pak bupati”, Harap Abdul Azis Al-Zubaidy.

Merespon hal tersebut, Bupati Fakfak. Samaun Dahlan perintahkan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak dr. Maulana Patiran agar segera lakukan proses pencairan dana operasional puskesmas guna mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas.

“Pak Kadis (Dinas Kesehatan-red). Anggaranya sudah bisa digunakan ya”, Tanya Bupati. Langsung dijawab Kadinkes Fakfak, “Sudah bisa bapak (Bupati-red).

Perintah Bupati Fakfak selanjutnya adalah, “Segera proses anggaran operasional mereka (Puskesmas-red) untuk bisa digunakan.

Jangan tunggu lama-lama, kasihan, kebutuhan dan pelayanan dibawah makin banyak”, Tegas Samaun merepson keluh kesah Kepala Puskesmas Bomberay. Abdul Azis Al-Zubaidy kemarin saat Musrenbang Distrik Bomberay.

Bupati bahkan katakan, kedepan. soal proses dana operasional puskesmas. Tidak perlu lagi turun ke Kota. Namun petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak yang layani mereka di tingkat distrik.

Ini tujuanya agar semua proses pelayanan tidak mengalami kendala apapun. Agar dinas layani apa yang kurang disana, jangankan operasional puskesmas maupun gaji. Pangkat saja jangan mereka turun ke kota. Kalau bisa dibantu diurus dari Kota.

(ret)

Puskesmas Bomberay Butuh Tenaga Operasional Ambulance, Dinkes Fakfak Segera Eksekusi

0

Fakfak – Untuk menunjang pelayanan kesehatan di Wilayah Distrik Bomberay dan sekitranya maka Puskesmas Bomberay sangat butuh satu tenaga driver (sopir) yang mampu mengoperasikan kendaraan ambulance. Karena tenaga yang digunakan saat ini adalah seorang ASN aktif yang setiap saat dibutuhkan ia juga disibukkan dengan pekerjaan kantor.

Pihak puskesmas ingin tenaga lepas dari ikatakan dinas atau bisa tenaga honorer biasa. Usulan itu disampaikan Kepala Puskesmas Distrik Bomberay kepada Bupati Fakfak. Samaun Dahlan belum lama ini pada acara Musrenbang Distrik Bomberay. 25 Februari 2026. Hadir ketika itu Bupati dan Wakil Bupati Fakfak. Dandim 1803/Fakfak sejumlah kepala OPD dilingkungan Pemda Fakfak

Kepala Puskesmas Bomberay. Abdul Azis Al-Zubaidy mengungkapkan sejumlah kendala yang dihadapi Puskesmas Distrik Bomberay, namun salah satu yang sangat dibutuhkan dan menjadi fatal ketika tidak ada tenaga driver (sopir) yang bisa mengoperasikan kendaraan antar jemput pasien rujukan maupun orang meninggal menggunakan mobil jenazah.

“Kami dituntut dengan pelayanan kesehatan yang prima bagi masyarakat, tetapi kami mengalami kendala. Pertama, saya minta terima kasih karena di kepemimpinan Pak Samaun dan Donatus sidang APBD Fakfak dimulai awal tahun. Kedua, terima kasih sudah berikan tambahan satu unit kendaraan operasioal ambulance oleh pak Bupati.

Berikut saya minta tenaga sopir ambulance pak bupati, karena kadang kami masih tidur ada informasi segera rujuk pasien ke kota. Permasalahanya adalah. Tidak ada sopir tetap. Jadi kami harus saling baku tunggu. Dan baku cari siapa yang bisa jadi sopir. Syukur-syukur kalau siang, andaikan malam, kami benar-benar kewelahan.

Saya sampaikan ke Pak Bupati bahwa. Sopir yang ada di Puskesmas Bomberay adalah tenaga perawat semua. Sementara di pemda sana ada banyak tenaga honorer yang nganggur kalau bisa satu atau dua orang yang mampu mengoperasikan kendaraan ambulance bisa ditugaskan di bomberay sebagai driver”, Terang Al Zubaidy.

Selain butuh tenaga driver untuk mengoperasikan kendaraan ambulance. Ia juga minta kendaraan ambulance harus lebih dari satu karena rujukan dari puskesmas Bomberay ke Fakfak cukup jauh. Dimana ketika satu kendaraan sedang dalam perjalanan tiba-tiba ada lagi pasien yang harus segera dirujuk.

Hal ini bisa berdampak buruk terhadap pelayanan kesehatan apabila fasilitas tersebut tidak terpenuhi dan diperhatikan dengan baik. Akibat karena kendaraan ambulance yang dijadikan sebagai kendaraan operasional rujukan terbatas.

Kadang masyarakat maupun pihak puskesmas menggunakan mobil biasa atau rental yang jalurnya Fakfak – Bomberay. Ini tentunya menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Harapanya kedepan fasilitas dan tenaga driver bisa menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Bupati Fakfak merespon usulan tersebut, pertama memenuhi permintaan satu unit ambulance yang mana diperintahkan kepada kepala dinas kesehatan agar segera memberikan ambulance tersebut ke puskesmas bomberay di tahun 2026 ini,

Menyangkut dengan usulan pembangunan gedung baru puskesmas bomberay. Bupati Fakfak perintahkan kepada Kepala bappeda dan Litbang agar dimasukkan dalam rencana program dan anggaran tahun 2027 mendatang.

Ketiga, terkait dengan dukungan tenaga driver ambulance. Bupati fakfak sampaikan akan menindaklanjutinya dan melihat tenaga honorer yang nganggur di pemda atau di Distrik Bomberay.

Ia juga perintahkan kepala dinas kesehatan fakfak untuk segera menjawab keluhan dari kepala puskemas bomberay.

(ret)

Perpanjangan Bandara Siboru Terus Dilakukan, DPR RI Segera Berkunjung ke Fakfak

0
MEREKA TERLALU SOLID, Bupati dan Wakil Bupati Fakfak terlihat menari mengekspresikan tangan dimomentum Islam Masuk Papua di Kabupaten Fakfak belum lama ini, foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com
MEREKA TERLALU SOLID, Bupati dan Wakil Bupati Fakfak terlihat menari mengekspresikan tangan dimomentum Islam Masuk Papua di Kabupaten Fakfak belum lama ini, foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com

Fakfak – Pemerintah Daerah dimasa Kepemimpinan Bupati Fakfak. Samaun Dahlan dan Wakil Bupati Fakfak. Donatus Nimbitkendik periode 2025-2029 terus merealisasikan berbagai janji politik mereka kepada masyarakat.

Salah satu dari berbagai program yang telah ditorehkan pada tahun 2025. adalah soal perpanjangan Bandara Siboru Fakfak. kabarnya Komisi V DPR RI akan segera berkunjung ke Fakfak.

Agenda kunjungan ke Fakfak berdasarkan data dan informasi diperoleh mataradarindonesia.com belum lama ini adalah terkait peninjauan rencana perpanjangan bandara dimaksud.

Namun mereka melihat pekerjaan Obstacle (rintangan) yang masih terlihat dibagian sisi timur bandara. setelah dikerjakanya salah satu obstacle tersebut kemudian dilanjutkan dengan pekerjaan perpanjangan.

Rombongan Komisi V DPR RI, yang direncanakan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Fakfak, Papua Barat setelah Hari raya idul fitri 1447H/2026M besok. Kunjungan tersebut bertujuan meninjau langsung pengembangan infrastruktur transportasi dari dan menuju Bandara Siboru.

Bupati Fakfak. Samaun Dahlan ketika melaksanakan Safari Ramadhan. Minggu, 2 Maret 2026 di Masjid Al-Mujahidin Kokas mengakui rencana rombongan Komisi V DPR RI bakal turun ke fakfak meninjau fasilitas bandara siboru fakfak. kedatangan waktil rakyat di DPR RI diagendakan selepas idul fitri.

“Tahun ini (2026-red) pekerjaan Obstacle (rintangan) sudah bisa dimulai. beberapa waktu lalu rencana kunjungan kerja Komisi V DPR namun ada kendala cuaca sehingga mereka balik ke jakarta. dan dijadwalkan bakal berkunjungn kembali ke bandara siboru akhir bulan maret atau setelah Idul Fitri 1447H/2026M”, Singkatnya.

Menyangkut dengan fasilitas bandara siboru fakfak. Bupati Fakfak. Samaun Dahlan targetkan akan didarati pesawat berbadan besar pada tahun 2028 mendatang. kisah bandara ini juga dirinya sempat dicemooh oleh pihak-pihak yang tidak mendukung dan alhamdulillah kini bisa beroperasi.

Target Menang Pemilu Maupun Pilkada 2029 dan 2030, Golkar Papua Barat Dukung Total Program Presiden Prabowo

0
Ketua Umum DPP Partai Golkar. Bahlil Lahadalia. dan Ketua DPD Golkar Papua Barat.. Samaun Dahlan. keduanya ketika berada dipanggung utama HUT Ke-125 Kota Fakfak (16 November 2025) lalu, foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com
Ketua Umum DPP Partai Golkar. Bahlil Lahadalia. dan Ketua DPD Golkar Papua Barat.. Samaun Dahlan. keduanya ketika berada dipanggung utama HUT Ke-125 Kota Fakfak (16 November 2025) lalu, foto ; rustam rettob/mataradarindonesia.com

Laporan : Rustam Rettob/Wartawan

Manokwari – Adalah menjadi target Partai berlambang Pohon beringin ini bahwa pesta demokrasi tahun 2029 dan tahun 20230 mendatang baik Pemilu maupun Pilkada. Golkar target menang di Provinsi Papua Barat. baik itu Perwakilan Anggota DPR RI. Perwakilan Anggota DPRD Provinsi maupun Anggota DPRD di 7 Kabupaten.

Ketua DPD Golkar Provinsi Papua Barat Masa Bhakti 2025-2030. Bung Samaun Dahlan yang mana keseharianya sebagai Bupati Fakfak. Ia menekankan kepada seluruh Pengurus dan Fungsioanris Partai Golkar baik Provinsi Papua Barat maupun 7 Kabupaten. Serta Anggota legislatif asal Partai Golkar untuk terus turun ke masyarakat menyearap aspirasi.

Partai Golkar dalam kerja-kerja politik. Tidak terlepas dari bagaimana memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan pemerintahan dalam pelaksanaan program pelayanan kepada masyarakat. karena ditekankan agar Pengurus dan Fungsionaris Partai Golkar harus perkuan Konsolidasi

Golkar berprinsip bahwa tidak ada kepentingan lain dari semua ini kecuali demi kesejahteraan masyarakat. Golkar Papua Barat dan 7 Kabupaten berprinsip bahwa kepentingan masyarakat diatas segala kepentingan pribadi dan kelompok.

Bung Samaun Dahlan targetkan pada Pemilu 2029 dan Pilkada Tahun 2030 mendatang. Tidak saja keterwakilan Golkar di Lembaga Legislatif. Ia juga menargetkan Golkar Pimpin Papua Barat dan menangkan Pilkada 7 Kabupaten di Wilayah Papua Barat.

“Target Golkar di Papua Barat memenangkan Pemilu 2029 dan Pilkada 2030 besok, karena itu saya ingatkan kepada seluruh Pengurus Provinsi dan Kabupaten serta Anggota DPRD Provinsi maupun Kabupaten di 7 Daerah dan jajaran fungsionarisnya bahwa,

Mari kita rapatkan barisan. Perkuat konsolidasi. Turun serap aspirasi masyarakat untuk menatap keberhasilan kedepan. kita jaga persatuan dan kesatuan. Jaga toleransi. Berikan dukungan terhadap program pemerintah. Intinya kita sama-sama menangkan pesta politik 2029 dnan 2030 mendatang di Papua Barat”, Pesan Samaun Dahlan.

Ketua DPD Golkar Papua Barat juga mengingatkan kepada seluruh kader maupun jajaran fungsionaris partai Golkar di Tingkat Provinsi maupun Kabupaten agar memberikan dukungan terhadap program investasi di Papua Barat.

Setiap PSN, kata Ketua DPD Golkar Papua Barat. Samaun Dahlan bahwa, terutama menyangkut Minyak dan Gas maupun Program PSN lainya adalah program Presiden yang harus didukung karena didalamnya ada Partai Golkar. Ketumnya Mas Bahlil Lahadalia.

“Partai Golkar Provinsi Papua Barat baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten secara totalitas memberikan dukungan terhadap program Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Wakil Presiden. Gibran Rakabuming Raka.

Golkar Papua Barat juga memberikan dukungan atas program dan kebijakan DPP Partai Golkar dibawah kepemimpinan Pak Bahlil Lahadalia yang kini menduduki jabatan Menteri ESDM RI.

Kami menyadari bahwa setiap program yang diturunkan bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat di Papua Barat” Tegas Ketua DPD Golkar Papua Barat. Samaun Dahlan.

Ketua Umum DPP Partai Golkar. Bahlil Lahadalia berharap Ketua DPD Golkar Papua Barat. Samaun Dahlan dan jajaranya dapat aktif melakukan konsolidasi, baik secara struktural maupun fungsional.

Bahlil juga mendorong agar Musda di tingkat Kabupaten segera dilaksanakan, diikuti dengan pembenahan pengurus hingga tingkat kecamatan dan kampung.

“Jangan hanya papan nama saja. Pengurus kampung itu coba diperbaiki. Sudah, kita ini jangan baku tipu, kita baku tahu,” tegasnya.

Bahlil menambahkan, Golkar merupakan satu-satunya partai yang memiliki konsolidasi menyeluruh dan solid di Papua Barat.

Hal ini tercermin dari posisi Ketua DPR Papua Barat yang saat ini dijabat oleh kader Golkar.

“Artinya, secara suara kita paling banyak. Ini bukti bahwa Golkar tetap menjadi pilihan utama masyarakat Papua Barat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ini mengatakan Golkar akan terbuka terhadap semua kalangan. Dia mengatakan Golkar adalah partai yang inklusif dan beragam.

“Semua tokoh yang ingin mengabdi membangun bangsa dan negara, salah satunya melalui Partai Golkar, maka kami akan menerima dan sangat berterima kasih,” kata Bahlil. Belum lama.

error: Content is protected !!