6.5 C
New York
Jumat, April 3, 2026

Buy now

Beranda blog

Dua Kali Adendum Pencairan 70 Persen, Pekerjaan Renovasi Puskesmas Kokas di Fakfak Jalan Ditempat

0

Fakfak – Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak ditengah menjalankan Visi Misi serta Program untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat tentunya sangat membutuhkan sarana dan pra sarana pendukung

Salah satu dari dua Program Prioritas Bupati dan Wakil Bupati Fakfak periode 2025-2030 adalah Program Kesehatan Gratis yang telah dijalankan sejak tahun 2025 lalu.

Program ini menjadi salah satu kerinduan masyarakat Fakfak karena bermodal KTP dan KK (Kartu Keluarga) Fakfak, mereka bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis

Program ini sudah berlangsung awal tahun 2025 lalu karena menjadi program prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak periode 2025-2030.

Tidak saja soal ketersediaan SDM, pemerintah sedang genjot ketersediaan sarana pra sarana kesehatan agar bisa menjawab kesulitan pelayanan hingga ke kampung-kampung.

Menindaklanjuti program ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak dalam tahun anggaran 2025 kemarin memprogramkan renovasi satu unit pembangunan Puskesmas di Distrik Kokas. Kabupaten Fakfak.

Mereka mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 5 Miliar lebih dan bersumber dari dana DAK untuk pekerjaan renovasi gedung dimaksud.

Berdasarkan dokumen kontrak yang dimiliki pihak perusahaan bahwa kegiatan ini dimulai sesuai kontrak pada 23 Juli 2025-19 Desember 2025 lalu

Bahkan PPK Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak telah memberikan addendum pekerjaan tersebut sebanyak dua kali.

Dan addendum terakhir pada bulan april 2026 saat ini. Namun pekerjaan renovasi dilapangan belum juga rampung alias jalan ditempat.

Pihak perusahaan atas persetujuan PPK Pekerjaan Renovasi Puskesmas Kokas telah mencairkan dana tersebut sebesar 70 Persen.

Yang belum terlihat dikerjakan adalah, pemasangan Tehl, Instalasi listrik dan air, kemudian juga belum tersedianya septic tank. dan beberapa lagi menjadi fokus pekerjaan renovasi puskesmas ini

Berdasarkan Surat Perjanjian kontrak kerja nomor : 440/005/SP/DAK-Fisik/DK-FF/2025 tertanggal 22 Juli 2025. nilai Kontrak pekerjaan dimkasud adalah Rp. 5.192.590.400,-

PPK Pekerjaan Renovasi Puskesmas Kokas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak dalam kutipan pesan watshappnya kepada mataradarindonesia.com mengakui bahwa :

Pekerjaan tersebut telah berlangsung dua kali addendum dan addendum kedua berakhir pada bulan April 2026 dan proses pencairan sudah 70 persen.

“Pencairan dana pembangunan PKM Kokas sdh capai 70 persen. Adendum sdh dua kali. Dan terkahir pekerjaan setelah adendum kedua April”, Begitu pesan watshapp PPK diterima mataradarindonesia.com

Pemilik perusahaan yang melaksanaan kegiatan ini hingga artikel ini ditulis dan diturunkan belum bisa dihubungi.

Beberapa kolega maupun Eks pengacaranya yang sempat dihubungi mengatakan nomor ponsel yang bersangkutan terblokir dan alamatnya di wagom, media ini belum berhasil menemui MP.

Pantauan langsung mataradarindonesia.com dilapangan, pekerjaan tersebut belum saja rampung. meskipun telah dilakukan dua kali adendum kontrak yang telah disediakan.

Sekiranya renovasi gedung puskesmas ini harus diselesaikan agar tidak menjadi presedent buruk dan merusak citra pemerintah

Hal ini berangkat dari pengalaman pembangunan beberapa puskesmas pada periode sebelumnya kian menuai masalah yang tak berkesudahan.

Sampai saat ini upaya untuk menghubungi MP sebagai pemilik CV Bomberay Pratama belum membuahkan hasil.

Beberapa kolega dari Bos CV Bmberay Pratama yang sempat dihubungi media ini mereka kehilangan jejak MP karena tidak ada nomor kontak.

Sekedar dikegtahui, Renovasi Puskesmas Kokas di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, direncanakan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2025 dengan nilai HPS mencapai Rp 5,6 miliar.

Proyek ini mencakup rehabilitasi bangunan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan penanganan fasilitas yang rusak. Pekerjaan ini menyasar perbaikan gedung.

Uraian Singkat Kontrak :

Nama Pekerjaan  : Renovasi Puskesmas Kokas (DAK), Lokasi Pekerjaan : Kampung Masina, Distrik Kokas, Nilai Pagu Anggaran : Rp. 5.644.121.147,84, HPS : Rp. 5.644.120.000,00, Sumber Dana : DAK FISIK, Masa Pelaksanaan Pekerjaan : 150 (Seratus lima puluh) hari kalender, Masa Pemeliharaan : 180 (Seratus delapan puluh) hari kalender, Satuan Kerja : Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak.

Ruang Lingkup Pekerjaan :

Pekerjaan Persiapan dan Pekerjaan RK3K Konstruksi, Pekerjaan Tanah, Pekerjaan Struktur, Pekerjaan Arsitektur, Pekerjaan Mekanikal Ddan Elektrikal.

Uraian Singkat Pekerjaan :

Dalam pelaksanaan Pekerjaan, penyedia pekerjaan konstruksi melaksanakan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang tercantum pada Daftar kuantitas dan harga, Gambar Perencanaan dan Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS) yang telah ditentukan dalam penyusunan rancangan detail (detailed engineering design) dan menjadi satu kesatuan dari dokumen spesifikasi teknis.

Akun Fake Menuduh Menteri Bahlil Umumkan Kenaikan Harga BBM Terbongkar

0

Jakarta – Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook mengklaim Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia mengumumkan bahwa per tanggal 1 April harga bahan bakar minyak (BBM) akan naik 10 persen.

Masyarakat diimbau agar mematikan sepeda motor jika tidak digunakan untuk menghemat BBM. Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Nexs Times” (arsip) pada Selasa (31/03/2026).

Dalam unggahan tersebut menunjukkan momen peninjauan fasilitas avtur di bandara oleh pihak Pertamina Patra Niaga dan menampilkan gambar Bahlil di bagian bawah.

Bahlil menginformasikan pertanggal 1 April Harga BBM akan naik 10%. Matikan sepeda motor anda jika tidak digunakan,” begitu narasi yang dituliskan dalam gambar.

Dalam keterangan unggahan dituliskan juga bahwa Bahlil menaikkan harga BBM akibat kapal Pertamina yang tertahan di Selat Hormuz dan Iran tidak mengizinkan kapal sekutu AS melintasinya, termasuk Indonesia.

Menteri ESDM bahlil menghimbau masyarakat tertanggal 1 April 2026 harga BBM akan naik 10%. Bahlil juga meminta masyarakat mematikan kendaraan jika selesai digunakan.

Naiknya BBM diakibatkan oleh Kapal pertamina yang tertahan di selat Hormuz. Isunya Iran tidak mengijinkan kapal sekutu AS lewat termasuk Indonesia mata2 Israel,” begitu keterangan tertulis dalam unggahan.

Hingga berita ini ditulis pada Rabu (01/04/2026) malam, unggahan tersebut telah mendapatkan 88 likes, 170 komentar, dan 4 kali dibagikan.

Kolom komentar dipenuhi reaksi kritik masyarakat terhadap Bahlil dan sebagian tidak mempercayai informasi tersebut. padahal informasi yang disampaikan akun fake dimaksud merupakan Hoax

Informasi liar itu akhirnya dibantah seketika oleh Istana. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menegaskan PT Pertamina (Persero) tidak akan menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) baik untuk kategori subsidi maupun non-subsidi. Jadi, tidak akan ada kenaikan harga BBM subsidi dan nonsubsidi.

Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM non subsidi,” begitu keterangan Mensesneg Prasetyo kepada awak media, Selasa (31/3/2026) dalam akun resmi Setkab.go.id. kemarin

Prasetyo menjelaskan, keputusan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi dan non subsidi diambil setelah pemerintah, dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan koordinasi dengan Pertamina atas arahan Presiden Prabowo Subianto.

Setelah kami melakukan koordinasi dalam hal ini pemerintah dan Kementerian ESDM bersama dengan Pertamina dan atas petunjuk dari Bapak Presiden.

Bapak Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat dan kepentingan masyarakat di dalam mengambil sebuah keputusan,” begitu keterangan Prasetyo.

Istana sempat imbau agar masyarakat tidak panik ataupun resah karena tidak ada penyesuaian harga BBM.

Apalagi, pemerintah juga menjamin ketersediaan pasokan BBM, kendati gejolak pasokan energi akibat perang Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran masih terus berlangsung.

Setelah diumumkan secara resmi oleh Pemerintah, 31 Maret 2026 malam, PT Pertamina (Persero) tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi per 1 April 2026.

Keputusan itu diambil sesuai arahan pemerintah di tengah gempuran kenaikan harga minyak global hingga US$100 per barel imbas perang Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel..

“PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga (PPN) menegaskan bahwa tidak terdapat penyesuaian harga BBM di SPBU Pertamina per 1 April 2026.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Pemerintah terkait harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi,” ujar manajemen melalui unggahan Instagram Story akun@pertaminapatraniaga, Selasa (31/3) malam dikutip media ini.

Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM), khususnya BBM bersubsidi, tidak naik di tengah dinamika harga energi global yang berfluktuasi.

Kebijakan ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada perubahan harga untuk BBM bersubsidi. Hal tersebut diputuskan pemerintah atas arahan Presiden Prabowo Subianto dan hasil rapat bersama.

“Penyesuaian harga untuk BBM subsidi tidak ada penyesuaian naik atau turun, artinya flat, masih memakai harga sekarang,” tegas Bahlil dalam keterangan persnya kepada awak media di Seoul, Republik Korea pada Selasa, 31 Maret 2026.

Sementara itu, untuk BBM nonsubsidi, pemerintah masih melakukan pembahasan lebih lanjut bersama dengan Pertamina maupun penyedia BBM swasta, sehingga belum ada keputusan terkait penyesuaian harga. Demikian halnya dengan BBM Pertamina Dex, Bahlil memastikan tidak ada kenaikan harga hingga saat ini.

Dalam kesempatan tersebut, Bahlil juga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam mengonsumsi energi, khususnya dalam penggunaan BBM. Hal tersebut, menurutnya, merupakan salah satu bentuk dukungan dari masyarakat dalam bekerja sama dengan pemerintah.

“Saya mengajak kepada semua masyarakat bahwa dalam kondisi seperti ini, tidak bisa pemerintah bekerja sendiri. Kita membutuhkan dukungan kerja sama dari masyarakat. Caranya seperti apa? Kita harus melakukan pembelian BBM dengan wajar dan bijak,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat hanya mengacu pada informasi resmi dari pemerintah guna menghindari kesalahpahaman di tengah cepatnya perkembangan informasi terkait energi.

Pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan kajian secara berkala terhadap perkembangan harga energi global guna memastikan kebijakan yang diambil tetap berpihak pada kepentingan masyarakat, khususnya kelompok rentan.

“Bapak Presiden selalu memperhatikan bahwa kepentingan rakyat di bawah, terutama kepada saudara-saudara kita yang kurang mampu, ini harus mendapat atensi lebih dalam rangka bagaimana membuat kebijakan agar semuanya bisa berjalan dengan baik,” tandasnya.

(ret)

Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Seluruh Indonesia 1 April 2026, Termasuk Papua Barat

0

Jakarta – PT Pertamina (Persero) resmi tidak menyesuaikan seluruh bahan bakar minyak (BBM) jenis subsidi dan nonsubsidi pada 1 April 2026.

Harga BBM Pertamax (RON 92) di Jabodetabek bulan sebelumnya Rp12.300/liter kini tetap Rp12.300/liter. Harga Pertamax Turbo (RON 98) saat ini tetap dipatok sebesar Rp13.100/liter atau tidak mengalami kenaikan atau penurunan harga dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Begitu juga dengan Pertamax Green, tetap dihargai Rp12.000/liter atau tidak mengalami penyesuaian harga.

Tidak hanya itu, harga bensin bersubsidi yakni Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite masih ditahan pemerintah di level Rp10.000/liter.

Untuk harga BBM jenis solar, yakni Dexlite dan Pertamina Dex, sama-sama tidak mengalami penyesuaian harga sehingga masing-masing dibanderol Rp14.200/liter dan Rp14.500/liter.

Harga BBM jenis solar atau diesel atau gasoil bersubsidi yakni Jenis BBM Tertentu (JBT) Solar juga tetap ditahan pemerintah di harga Rp6.800/liter.

Terkait dengan penetapan harga BBM periode April 2026, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menyatakan perseroan senantiasa melaksanakan kebijakan pemerintah, termasuk dalam hal penetapan harga BBM.

Di sisi lain, Roberth menyatakan perseroan bakal melakukan berbagai upaya strategis seperti negosiasi dengan penyuplai dan optimalisasi distribusi untuk memastikan ketersediaan energi tetap terjaga bagi masyarakat

“Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat dengan mengikuti arahan kebijakan Pemerintah untuk tidak ada penyesuaian harga BBM, baik nonsubsidi maupun bbm bersubsidi,” kata Roberth dalam keterangan resminya.

Perseroan juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan dalam jumlah yang wajar.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat memicu panic buying”, ujar Roberth.

Berikut daftar lengkap harga BBM Pertamina per April 2026:

DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta:

  • Pertamax: Rp12.300/liter
  • Pertamax Turbo: Rp13.100/liter
  • Pertamax Green: Rp12.900/liter
  • Dexlite: Rp14.200/liter
  • Pertamina Dex: Rp14.500/liter
  • Pertalite: Rp10.000/liter
  • Biosolar: Rp6.800/liter

Riau dan Kepulauan Riau:

  • Pertamax: Rp12.900/liter
  • Pertamax Turbo: Rp13.650/liter
  • Dexlite: Rp14.800/liter
  • Pertamina Dex: Rp15.100/liter
  • Pertalite: Rp10.000/liter
  • Biosolar: Rp6.800/liter

Bengkulu, Nusa Tenggara Timur:

  • Pertamax: Rp12.600/liter
  • Pertamax Turbo: Rp13.350/liter
  • Dexlite: Rp14.500/liter
  • Pertamina Dex: Rp14.800/liter
  • Pertalite: Rp10.000/liter
  • Biosolar: Rp6.800/liter

Bali, Nusa Tenggara Barat:

  • Pertamax: Rp12.300/liter
  • Pertamax Turbo: Rp13.100/liter
  • Dexlite: Rp14.200/liter
  • Pertamina Dex: Rp14.500/liter
  • Pertalite: Rp10.000/liter

Aceh:

  • Pertamax: Rp12.600/liter
  • Pertamax Turbo: Rp13.350/liter
  • Dexlite: Rp14.500/liter
  • Pertamina Dex: Rp14.800/liter.

Sumatra Barat:

  • Pertamax: Rp12.900/liter
  • Pertamax Turbo: Rp13.650/liter
  • Dexlite: Rp14.800/liter
  • Pertamina Dex: Rp15.100/liter
  • Pertalite: Rp10.000/liter

Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Sumatra Utara:

  • Pertamax: Rp12.600/liter
  • Pertamax Turbo: Rp13.350/liter
  • Dexlite: Rp14.500/liter
  • Pertamina Dex: Rp14.800/liter
  • Pertalite: Rp10.000/liter

Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah:

  • Pertamax: Rp12.600/liter
  • Pertamax Turbo: Rp13.350/liter
  • Dexlite: Rp14.500/liter
  • Pertamina Dex: Rp14.800/liter
  • Pertalite: Rp10.000/liter

Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan:

  • Pertamax: Rp12.900/liter
  • Pertamax Turbo: Rp13.650/liter
  • Dexlite: Rp14.800/liter
  • Pertamina Dex: Rp15.100/liter
  • Pertalite: Rp10.000/liter

Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat:

  • Pertamax: Rp12.600/liter
  • Pertamax Turbo: Rp13.350/liter
  • Dexlite: Rp14.500/liter
  • Pertamina Dex: Rp14.800/liter
  • Pertalite: Rp10.000/liter

Maluku, Maluku Utara:

  • Pertamax: Rp12.600/liter
  • Dexlite: Rp14.500/liter
  • Pertalite: Rp10.000/liter

Papua, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Barat Daya, Papua Selatan:

  • Pertamax: Rp12.600/liter
  • Pertamax Turbo: Rp13.350/liter
  • Dexlite: Rp14.500/liter
  • Pertamina Dex: Rp14.800/lite
  • Pertalite: Rp10.000/liter

Free Trade Zone Batam:

  • Pertamax: Rp11.750/liter
  • Pertamax Turbo: Rp12.400/liter
  • Dexlite: Rp13.450/liter
  • Pertamina Dex: Rp13.800/liter
  • Pertalite: Rp10.000/liter

Free Trade Zone Sabang:

  • Pertamax: Rp11.550/liter
  • Dexlite: Rp13.250/liter
  • Pertalite: Rp10.000/liter

Tak ada Kenaikan Harga BBM di Fakfak, Stok Aman Ditengah Gencatan Dunia

0

Fakfak – Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) berbagai jenis di Pertamina Fakfak dinyatakan sangat aman ditengah gencatan dunia.

Selain stok terbilang aman. Harga BBM di Fakfak juga diketahui tidak naik sebagaimana desas desus beberapa waktu terakhir.

Ketahanan BBM di Fakfak sejak awal Ramadhan hingga 1 Syawal 1447 H/2026M kemarin tidak kurang dari stok yang tersedia maupun jumlah kebutuhan masyarakat.

Bahkan ketika menjelang Idul Fitri 1447 H/2026M kemarin. Pertamina terjunkan 1 unit tanki jenis Minyak Tanah dalam rangka mendukung pemerintah menggelar pasar murah.

Namun setiap hari antrian 1 unit tanki ini tidak terjual habis. Biasanya jumlah kebutuhan sangat tinggi dengan barang yang tersedia kadang tidak cukup di momen itu.

Faktanya, Stok BBM yang dikucurkan kemarin tidak habis terjual menjelang Idul Fitri. Ini sebagai bentuk jawaban pemerintah bahwa Stok BBM di Fakfak sangat aman.

Melihat kondisi gencatan dunia yang berpengaruh terhadap harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Di Fakfak diketahui stok sangat aman dan juga tidak terjadi kenaikan harga.

Kepala Terminal Manager Pertamina Fakfak. Ramly Michael Lolowang ditemui awak media diruang kerjanya. Rabu, 1 April 2026 siang menegaskan Stok BBM di Fakfak aman.

Ia mengakui selain stok sangat aman atau tidak terjadi kelangkaan bagi kebutuhan masyarakat dari berbagai jenis. BBM di Fakfak juga tidak naik harga.

“Intinya, Stok BBM di Fakfak sangat aman dan beberapa hari kedepan ada lagi kapal tanker yang masuk, sementara harga BBM tidak terjadi perubahan kenaikan”, Jelas Micahel.

Senada dengan Pertamina Fakfak, pengelola SPBU Puncak, Semuel Gunawan mengaku tidak terjadi kenaikan harga BBM di SPBU yang ia kelola.

“Tidak ada BBM yang naik harga, semua masih normal-norma saja, stok juga aman dan kondisi pengisian BBM di SPBU lancar dan terkendali”, Jelasnya kepada mataradar.com

Menteri ESDM RI. Bahlil Lahadalia mengingatkan agar BBM Subsidi tidak diperjualbelikan diluar peruntukkan karena diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.

“Untuk BBM Non Subsidi tanpa diumumkan jika saatnya naik harga tetap saja terjadi, sedangkan BBM Subsidi untuk rakyat sehingga harus dikontrol dengan baik”, jelasnya.

Namun pembelian BBM subsidi dilakukan pembatasan per hari (dalam liter). Baik itu BBM pertalite maupun Solar dengan kuota pengisian yang berbeda.

Pengisian kendaraan pribadi roda 4. Pertalite maupun Solar cukup 50 liter, sedangkan kendaraan umum roda 4. Pertalte 50 liter sedangkan solar 80 liter.

Selanjutnya untuk kendaraan layanan public roda 4, masing-masing pertalite maupun solar dibatasi hanya 50 liter. Terakhir untuk kendaraan roda 6 / lebih. 200 liter solar.

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) umumkan tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi per 1 April 2026.

Keputusan itu diambil sesuai arahan pemerintah di tengah gempuran kenaikan harga minyak global hingga US$100 per barel imbas perang Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel..

“PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga (PPN) menegaskan bahwa tidak terdapat penyesuaian harga BBM di SPBU Pertamina per 1 April 2026.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Pemerintah terkait harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi,” ujar manajemen melalui unggahan Instagram Story akun@pertaminapatraniaga, Selasa (31/3) malam dikutip media ini.

Diketahui, Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM), khususnya BBM bersubsidi, tidak naik di tengah dinamika harga energi global yang berfluktuasi.

Kebijakan ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada perubahan harga untuk BBM bersubsidi.

Hal tersebut diputuskan pemerintah atas arahan Presiden Prabowo Subianto dan hasil rapat bersama.

“Penyesuaian harga untuk BBM subsidi tidak ada penyesuaian naik atau turun, artinya flat, masih memakai harga sekarang,” tegas Bahlil dalam keterangan persnya di Seoul, Republik Korea pada Selasa, 31 Maret 2026.

Sementara itu, untuk BBM nonsubsidi, pemerintah masih melakukan pembahasan lebih lanjut bersama dengan Pertamina maupun penyedia BBM swasta, sehingga belum ada keputusan terkait penyesuaian harga.

Demikian halnya dengan BBM Pertamina Dex, Menteri ESDM RI. Bahlil Lahadalia memastikan tidak ada kenaikan harga hingga saat ini.

Dalam kesempatan tersebut, Bahlil juga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam mengonsumsi energi, khususnya dalam penggunaan BBM.

Hal tersebut, menurutnya, merupakan salah satu bentuk dukungan dari masyarakat dalam bekerja sama dengan pemerintah.

“Saya mengajak kepada semua masyarakat bahwa dalam kondisi seperti ini, tidak bisa pemerintah bekerja sendiri. Kita membutuhkan dukungan kerja sama dari masyarakat. Caranya seperti apa? Kita harus melakukan pembelian BBM dengan wajar dan bijak,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat hanya mengacu pada informasi resmi dari pemerintah guna menghindari kesalahpahaman di tengah cepatnya perkembangan informasi terkait energi.

Pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan kajian secara berkala terhadap perkembangan harga energi global guna memastikan kebijakan yang diambil tetap berpihak pada kepentingan masyarakat, khususnya kelompok rentan.

“Bapak Presiden selalu memperhatikan bahwa kepentingan rakyat di bawah, terutama kepada saudara-saudara kita yang kurang mampu, ini harus mendapat atensi lebih dalam rangka bagaimana membuat kebijakan agar semuanya bisa berjalan dengan baik,” tandasnya.

(ret)

Pemerintah Gulirkan 8 Kebijakan Baru Hadapi Tekanan Global

0

Jakarta – Pemerintah pada Selasa (31/3/2026), baru saja mengumumkan delapan kebijakan baru sebagai langkah penghematan energi di tengah krisis global akibat konflik geopolitik di Timur Tengah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan delapan poin kebijakan ini merupakan langkah mitigasi terhadap dinamika global sekaligus momentum langkah transformasi dan perubahan.

“Program kebijakan ini disebut dengan 8 Butir Kebijakan Transformasi Budaya Kerja Nasional dan Kebijakan Energi Pemerintah,” ucap Airlangga saat konferensi pers secara live dari Seoul pada Selasa (30/3/2026) malam.

Pertama, menegaskan kondisi perekonomian Indonesia tetap stabil dengan fundamental yang kuat meski di tengah dinamika global.

“Perlu ditekankan kepada masyarakat kondisi perekonomian nasional tetap stabil dengan fundamental yang kokoh,” katanya.

Kedua, mencakup transformasi budaya kerja yang lebih efisien. Pemerintah menerapkan Work From Home (WFH) satu hari dalam sepekan setiap Jumat bagi aparatur sipil negara (ASN), mendorong WFH di sektor swasta, membatasi penggunaan kendaraan dinas hingga 50 persen, serta memangkas perjalanan dinas dalam negeri dan luar negeri.

“Penerapan Work From Home bagi ASN dilakukan sebanyak satu hari kerja dalam seminggu yaitu setiap hari Jumat,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga mendorong penggunaan transportasi publik, penambahan cakupan Car Free Day (CFD), serta memastikan kegiatan pendidikan tetap berjalan normal secara tatap muka.

Kemudian, Ketiga berisi imbauan kepada masyarakat untuk menghemat energi, mengurangi mobilitas, menggunakan transportasi publik, dan tetap produktif dalam menjalankan aktivitas ekonomi.

Selanjutnya, Keempat pemerintah menetapkan kebijakan ini mulai berlaku pada 1 April 2026 dan akan dievaluasi setelah dua bulan pelaksanaan.

Lalu, kelima menyoroti potensi penghematan dari kebijakan tersebut, termasuk efisiensi dari penerapan WFH dan pengurangan mobilitas masyarakat.

“Potensi penghematan dari kebijakan Work From Home ini yang langsung ke APBN adalah Rp 6,2 triliun berupa penghematan kompensasi BBM,” kata Airlangga.

Keenam, mencakup prioritisasi dan refocusing belanja kementerian dan lembaga dengan mengalihkan anggaran dari pos non-prioritas seperti perjalanan dinas, rapat, belanja non-operasional, dan kegiatan seremonial ke program yang lebih produktif.

“Potensi prioritisasi dan refocusing anggaran kementerian dan lembaga ini dalam range Rp121,2 triliun hingga Rp130,2 triliun,” tuturnya.

Setelah itu, ketujuh adalah penerapan kebijakan biodiesel B50 yang mulai berlaku 1 Juli 2026 untuk mengurangi konsumsi BBM fosil sekaligus menekan beban subsidi energi.

“Ini mulai berlaku 1 Juli 2026. Pertamina telah siap untuk mengimplementasikan blending,” ungkap Airlangga.

Terkahir, kedelapan menekankan penguatan perlindungan sosial melalui penambahan bantuan sosial kepada 22 juta keluarga penerima manfaat serta optimalisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Penyaluran bantuan langsung tunai mitigasi risiko untuk 22 juta KPM yang akan dilaksanakan di bulan ini dan bulan depan dengan nilai Rp3,9 triliun,” jelasnya.

Airlangga menegaskan, seluruh kebijakan transformasi ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah untuk membangun ekonomi yang lebih efisien dan berdaya tahan di tengah tekanan global

“Keseluruhan kebijakan ini merupakan bagian dari transformasi struktural menuju ekonomi yang lebih efisien, produktif, dan berdaya tahan,” pungkasnya.

Jika ditotal secara keseluruhan, efisiensi dari berbagai kebijakan ini diperkirakan mencapai sekitar Rp250 triliun hingga Rp260 triliun, mencakup penghematan dari refocusing anggaran, subsidi energi, program MBG, serta penurunan konsumsi BBM di masyarakat.

Waketum FKPPI Pusat Kutuk Keras Serangan di Lebanon Tewaskan Tiga Prajurit TNI

0
Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI (Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-POLRI), Bambang Soesatyo, mengutuk keras insiden serangan dua hari berturut-turut di Lebanon selatan yang menewaskan tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tengah menjalankan misi perdamaian dunia di bawah bendera PBB
Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI (Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-POLRI), Bambang Soesatyo, mengutuk keras insiden serangan dua hari berturut-turut di Lebanon selatan yang menewaskan tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tengah menjalankan misi perdamaian dunia di bawah bendera PBB

Jakarta – Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI (Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-POLRI), Bambang Soesatyo, mengutuk keras insiden serangan dua hari berturut-turut di Lebanon selatan yang menewaskan tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tengah menjalankan misi perdamaian dunia di bawah bendera PBB.

Peristiwa tragis ini menambah daftar panjang korban dalam konflik yang terus memanas di kawasan tersebut, sekaligus menjadi peringatan serius bagi perlindungan pasukan penjaga perdamaian internasional.

“Serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian adalah pelanggaran serius terhadap hukum internasional. Dunia tidak boleh diam melihat prajurit yang membawa misi kemanusiaan justru menjadi korban konflik bersenjata, Saya mengutuk keras setiap bentuk kekerasan terhadap pasukan penjaga perdamaian,” tegas Bamsoet di Jakarta, Selasa (31/3/26) dalam keterangan tertulisnya diterima media ini.

Ketua DPR RI ke-20 sekaligus dosen Pascasarjana Universitas Pertahanan (UNHAN), Universitas Borobudur dan Universitas Jayabaya ini menjelaskan, insiden gugurnya tiga prajurit TNI terjadi dalam dua peristiwa terpisah dalam kurun waktu 24 jam.

Berdasarkan laporan misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), dua prajurit TNI tewas akibat ledakan yang menghancurkan kendaraan mereka di wilayah Bani Hayyan, Lebanon selatan.

Sementara satu prajurit lainnya gugur sehari sebelumnya akibat serangan artileri yang menghantam lokasi kontingen Indonesia yang berada di Kota Adshit al-Qusyar. Selain korban jiwa, dua personel lainnya mengalami luka, satu di antaranya dalam kondisi serius.

“Keberadaan pasukan perdamaian seharusnya dilindungi oleh semua pihak. Ketika mereka menjadi target, maka itu mencerminkan kegagalan kolektif dalam menjaga komitmen terhadap perdamaian dunia,” ujar Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional.

PBB sendiri telah menyatakan bahwa tindakan semacam itu dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang, mengingat mandat pasukan UNIFIL adalah menjaga stabilitas dan mencegah eskalasi konflik di sepanjang perbatasan Lebanon–Israel.

“Menyerang pasukan perdamaian sama saja merusak fondasi perdamaian dunia. Ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi bentuk nyata pengingkaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini memaparkan, konflik antara Israel dan kelompok Hizbullah kembali meningkat sejak awal Maret 2026, memicu intensitas serangan di wilayah Lebanon selatan.

Dalam situasi tersebut, pasukan UNIFIL, termasuk kontingen Indonesia, berada di garis depan untuk menjaga gencatan senjata dan melindungi warga sipil. Namun, meningkatnya eskalasi membuat posisi mereka semakin rentan terhadap serangan tidak terduga.

“Indonesia harus mendorong investigasi internasional yang transparan dan menyeluruh atas insiden ini. Pelaku harus dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum internasional,” tandas Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Alumni Doktor Ilmu Hukum Universitas Padjajaran ini menambahkan, Indonesia sebagai salah satu kontributor terbesar pasukan perdamaian PBB, memiliki reputasi panjang dalam misi kemanusiaan dunia.

Ribuan prajurit TNI telah bertugas di berbagai wilayah konflik, mulai dari Lebanon, Kongo, hingga Sudan, dengan membawa misi menjaga stabilitas dan melindungi masyarakat sipil.

“Pengorbanan para prajurit TNI ini tidak boleh sia-sia. Negara harus hadir memberikan penghormatan terbaik, sekaligus memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh personel yang masih bertugas di daerah konflik,” pungkas Bamsoet.

(rls/ret)

Harga BBM Subsidi Tidak Naik, Jaga Daya Beli Rakyat Ditengah Gejolak Dunia

0
Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM), khususnya BBM bersubsidi, tidak naik di tengah dinamika harga energi global yang berfluktuasi. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional. Read more: https://setkab.go.id/pemerintah-pastikan-harga-bbm-tidak-naik-jaga-daya-beli-rakyat-di-tengah-gejolak-global/
Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM), khususnya BBM bersubsidi, tidak naik di tengah dinamika harga energi global yang berfluktuasi. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional. Read more: https://setkab.go.id/pemerintah-pastikan-harga-bbm-tidak-naik-jaga-daya-beli-rakyat-di-tengah-gejolak-global/

Jakarta – Pemerintah memutuskan ditengah gencatan senjata antara tiga negara di Timur Tengah dan berdampak terhadap kebijakan nasional maupun dunia

Republik Indonesia mengeluarkan sejumlah kebijakan transformasi budaya kerja nasional maupun kebijakan energy.

Kaitanya dengan kebijakan energy maka Menteri ESDM RI. Bahlil Lahadalia mengumumkan pemerintah belum mengeluarkan penetapan kenaikan harga BBM dari berbagai jenis.

Hal itu disampaikan Menteri Bahlil ketika berada diluar negeri dalam keterang Persnya, Selasa, 31 Maret 2026 malam melalui daring dikutip semua awak media di tanah air.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan tidak ada kenaikan harga BBM subsidi maupun nonsubsidi pada April 2026 pagi ini. Artinya BBM Pertalite tetap Rp 10.000 per liter dan Solar Rp 6.800 per liter.

Keputusan tidak menaikkan harga BBM subsidi di tengah sulitnya pasokan minyak dan gas imbas perang di timur tengah, merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

“Pemerintah atas arahan Bapak Presiden dan hasil rapat, penyesuaian harga untuk BBM subsidi tidak ada penyesuaian naik atau turun.

Artinya flat, masih pakai harga sekarang,” ujar Bahlil dalam Konferensi Pers Tentang Kebijakan Pemerintah dalam Mitigasi Risiko & Antisipasi Dinamika Global yang dipantau secara daring melalui YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Untuk BBM Nonsubsidi, menurut Bahlil hingga batas waktu yang belum ditentukan, tidak ada perubahan harga. Dengan kata lain, tidak ada kenaikan harga BBM nonsubsidi.

Bahlil mengatakan saat ini pemerintah, Pertamina dan sejumlah Badan Usaha Swasta penyalur BBM masih melakukan pembahasan soal harga BBM nonsubsidi.

Bahlil menambahkan, Presiden terus menyeimbangkan antara kebutuhan pembangunan dan perlindungan sosial di tengah situasi global yang tidak menentu. Di sisi lain, pemerintah tetap membedakan kebijakan antara BBM subsidi dan non-subsidi.

Untuk BBM non-subsidi, khususnya yang digunakan sektor industri dan masyarakat mampu, harga tetap mengikuti mekanisme pasar.

Menurut Bahlil, kelompok masyarakat dengan kemampuan ekonomi lebih tinggi tidak semestinya bergantung pada BBM bersubsidi, sehingga beban subsidi negara dapat difokuskan kepada yang benar-benar membutuhkan.

Publik berharap BBM subsidi jangan diperjualbelikan diluar aturan dan mekanisme yang ada di setiap SPBU karena itu miliki rakyat atau orang kurang mampu. Harus fokus untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bahlil juga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam mengonsumsi energi, khususnya dalam penggunaan BBM.

Hal tersebut, menurutnya, merupakan salah satu bentuk dukungan dari masyarakat dalam bekerja sama dengan pemerintah.

“Saya mengajak kepada semua masyarakat bahwa dalam kondisi seperti ini, tidak bisa pemerintah bekerja sendiri.

Kita membutuhkan dukungan kerja sama dari masyarakat. Caranya seperti apa? Kita harus melakukan pembelian BBM dengan wajar dan bijak,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat hanya mengacu pada informasi resmi dari pemerintah guna menghindari kesalahpahaman di tengah cepatnya perkembangan informasi terkait energi.

Pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan kajian secara berkala terhadap perkembangan harga energi global guna memastikan kebijakan yang diambil tetap berpihak pada kepentingan masyarakat, khususnya kelompok rentan.

“Bapak Presiden selalu memperhatikan bahwa kepentingan rakyat di bawah, terutama kepada saudara-saudara kita yang kurang mampu, ini harus mendapat atensi lebih dalam rangka bagaimana membuat kebijakan agar semuanya bisa berjalan dengan baik,” tandasnya.

Berikut penyataan lengkap Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi:

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Prasetyo Hadi, Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia, ingin menyampaikan pernyataan dari pemerintah berkenaan dengan apa yang berkembang di masyarakat tentang adanya isu rencana penyesuaian atau kenaikan harga bahan bakar minyak.

Jadi, perlu kami sampaikan bahwa setelah kami melakukan koordinasi dalam hal ini pemerintah dan Kementerian ESDM bersama dengan Pertamina dan atas petunjuk dari Bapak Presiden. Bapak Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat dan kepentingan masyarakat di dalam mengambil sebuah keputusan. Oleh karena itulah Pertamina menyatakan bahwa Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM nonsubsidi.

Kami berharap dengan pernyataan ini masyarakat dapat mendapatkan informasi yang lebih jelas, yang lebih akurat dan kami berharap masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kami jamin. Kita jamin. Dan harga tidak terjadi penyesuaian.

Demikian yang dapat kami sampaikan. Sekali lagi selamat beraktivitas pada seluruh masyarakat Indonesia. Terima kasih. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selesai.

RI Kecam Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon, Mereka Jalankan Misi Perdamaian

0

Jakarta – Gugurnya prajurit TNI dalam misi perdamaian dunia di Lebanon bukan sekadar duka bagi bangsa, tetapi juga peringatan keras bagi dunia internasional.

Serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB adalah pelanggaran serius terhadap hukum internasional yang tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

Tiga anggota TNI itu tergabung dalam misi perdamaian Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL). Insiden-insiden mematikan itu terjadi saat Israel mengintensifkan serangannya ke Lebanon sejak awal Maret lalu.

Fraksi PKS DPR RI mengecam keras tindakan tersebut dan menegaskan bahwa harus ada pertanggungjawaban yang jelas.

Dunia tidak boleh membiarkan impunitas atas serangan terhadap pasukan perdamaian, karena hal ini mengancam kredibilitas sistem keamanan global.

“Oleh karena itu, PKS mendorong investigasi internasional yang independen, transparan, dan tegas, serta mendesak pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah diplomasi yang lebih kuat di berbagai forum strategis.”, Terang @dpppks dalam akun twitter mereka

Di sisi lain, Fraksi PKS juga menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya prajurit terbaik bangsa. Pengabdian mereka adalah bukti nyata komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

Namun penghormatan terbaik bukan hanya doa, melainkan keberanian untuk menuntut keadilan dan memastikan perlindungan maksimal bagi setiap prajurit yang menjalankan tugas mulia tersebut.

“Indonesia adalah bangsa yang menjunjung tinggi perdamaian, sekaligus menjaga kehormatan dan martabatnya. Dalam situasi ini, ketegasan harus berjalan beriringan dengan kebijaksanaan!.”, harap @dpppks.

Sebelumnya dilaporkan, Total tiga prajurit TNI meninggal dunia saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon Selatan (UNIFIL). Pada Senin (30/03), dua prajurit TNI meninggal setelah sebuah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL, ungkap PBB.

Sebelumnya, satu prajurit TNI meninggal pada Minggu (29/03) ketika serangan artileri yang menghantam lokasi kontingen Indonesia yang berada di Kota Adshit al-Qusyar di Lebanon Selatan.

Berdasarkan informasi terbaru per 31 Maret 2026, prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon akibat serangan artileri adalah Praka Farizal RhomadhonKapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.

Mereka gugur saat bertugas di wilayah Lebanon Selatan, dengan beberapa lainnya mengalami luka-luka.

Praka Farizal Rhomadhon: Gugur akibat serangan artileri di wilayah Lebanon Selatan. Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar & Sertu Muhammad Nur Ichwan: Gugur akibat ledakan kendaraan saat mengawal konvoi UNIFIL.

Insiden terjadi di tengah eskalasi konflik di Lebanon Selatan, dan TNI menuntut investigasi menyeluruh atas serangan tersebut.

Pemerintah Indonesia menyampaikan duka cita mendalam dan memastikan pemulangan jenazah serta perawatan bagi prajurit yang terluka.

MR Terpidana Kasus Senpi dan Handak Dialihkan Tahanan ke Mimika

0

Mimika – Aparat kepolisian melakukan pengamanan dan monitoring kedatangan seorang narapidana kasus kepemilikan senjata api dan bahan peledak di Bandara Mozes Kilangin, Timika, Papua Tengah, Selasa, (31/3/26) siang.

Kasihumas Polres Mimika Iptu Hempy Ona,SE dalam keterangan tertulisnya melalui akun twitter @Humaspoldapapua menjelaskan bahwa Narapidana berinisial MR (36) tiba menggunakan pesawat Wings Air IW1601 rute Nabire–Timika.

Kedatangannya MR 36 Tahun ini merupakan bagian dari proses pemindahan dari Lapas Kelas IIB Kabupaten Nabire ke Lapas Kelas IIA Kabupaten Timika.

Hempy mengatakan bahwa selanjutnya, rombongan langsung diberangkatkan menuju Lapas Kelas IIA Timika di SP 6 Kabupaten Mimika. Seluruh rangkaian kegiatan pengamanan selesai dalam kondisi aman dan terkendali.

Narapida berinisial MR diketahui merupakan narapidana yang terjerat Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata api ilegal dan bahan peledak.

Ia juga diduga terlibat sebagai pemasok senjata dan amunisi bagi kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Biak Numfor dan Nabire selama periode 2023 hingga 2024.

MR ditangkap oleh Satgas Damai Cartenz pada 6 November 2024 di Kabupaten Nabire. Pemindahan yang dilakukan saat ini merupakan bagian dari proses pembinaan lanjutan di lembaga pemasyarakatan.

MR ditangkap oleh Satgas Damai Cartenz pada 6 November 2024 di Kabupaten Nabire. Pemindahan yang dilakukan saat ini merupakan bagian dari proses pembinaan lanjutan di lembaga pemasyarakatan.

Pihak kepolisian memastikan seluruh proses pengawalan dan pemindahan berjalan lancar tanpa gangguan, serta situasi di Bandara Mozes Kilangin tetap aman dan kondusif.

Menunggak Pembayaran Listrik, PLN Segel Meteran Dinas Kesehatan dan Puskesmas Fakfak Kota

0
Tampak meteran Puskesmas Fakfak Kota kini disegel PT PLN Cabang Fakfak. karena tidak melakukan pembayaran rekening lampu, foto ; Istimewah
Tampak meteran Puskesmas Fakfak Kota kini disegel PT PLN Cabang Fakfak. karena tidak melakukan pembayaran rekening lampu, foto ; Istimewah

Laporan : Rustam Rettob/Wartawan

Fakfak – Pihak PT PLN Cabang Fakfak akhirnya melakukan penyegelan terhadap meteran Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak dan beberapa Puskesmas. Salah satu diantaranya. Puskesmas Fakfak Kota.

Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini dari sumber terpercaya mengakui Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak dan Puskesmas Fakfak Kota miliki tunggakan listrik bulan berjalan. Setelah jatuh tempo belm dibayarkan sehingga pihak PLN bertindak menyegel meteran dimaksud.

Sumber tersebut mengungkapkan bahwa setidaknya ada 3 Puskesmas yang meteranya disegel pihak PT PLN Cabang Fakfak yaitu, Puskesmas Sekban, Puskesmas Fakfak Kota, dan Puskesmas Fakfak Tengah

Ketiga Puskesmas ini lampunya belum dibayarkan selama 1 bulan berjalan, termasuk meteran Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak juga ikut disegel disebabkan karena belum melunasi pembayaran rekening lampu.

Ditanya mengenai jumlah tunggakan yang harus dibayarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak maupun ketiga Puskesmas tersebut, total tunggakan kurang lebih Rp. 17 Juta (Tujuh Belas Juta Rupiah), Saat ini pihak PLN telah memasang tanda segel ke Puskesmas dan Dinas Kesehatan.

“Benar, penyegelan meteran Dinas Kesehatan dan Puskesmas oleh pihak PLN Cabang Fakfak tadi pagi, yang belum dibayarkan itu Dinas Kesehatan, Puskesmas Sekban, Puskesmas Fakfak Kota dan Puskesmas Fakfak Tengah, total yang harus dibayarkan adalah Rp. 17 Juta, itu tunggakan 1 bulan”, Terang sumber terpcaya kepada media ini.

Publik berharap dengan adanya penyegelan ini tidak berpengaruh terhadap layanan program kesehatan gartsi di tingkat Puskesmas sebab saat ini pelayanan kesehatan gratis harus berjalan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi baik dari pihak Dinas Kesehatan maupun Kepala Puskesmas yang bersangkutan.

Sebetulnya kejadian seperti menjadi perhatian semua Dina/Badan/dan Kantor agar operasional OPD jangan sengaja disalahgunakan. Karena itu bisa berdampak buruk terhadap pelayanan public masyarakat

error: Content is protected !!