23.3 C
New York
Selasa, Juni 16, 2026

Buy now

Bupati Fakfak Pastikan Das`ad Latif Hadiri Peringatan Islam Masuk Tanah Papua

Fakfak – Bupati Fakfak. Samaun Dahlan pastika pada peringatan masuknya Agama Islam di Tanah Papua, tepatnya di Kabupaten Fakfak, 8 Agustus 2026 mendatang bakal dihadiri Ust Das`ad Latif.

Keyakinan itu disampaikan Bupati Samaun Dahlan ketika memberikan sambutan pada kegiatan BKMT Kabupaten Fakfak beberapa waktu kemrian di gedung winder tuare fakfak, ia sampaikan kepastian kehadiran Das`ad ke Fakfak setelah ada ijab kabul bersama di Jakarta.

Sementara itu, terkait dengan kegiatan yang dilaksanakan menjelang peringatan masuknya Agama Islam di Tanah Papua tepatnya di Kabupaten Fakfak, beberapa tokoh dipimpinan Ust. Wahidin Puarada menggelar pertemuan beberapa kali dari Masjid ke Masjid.

Pertemuan yang tujuanya untuk menyiapkan program dan kegiatan dalam rangka memperingati masuknya agama islam di tanah papua. diawali dari Masjid Al-Mahdi dekat RTH Fakfak, kemudian Masjid Jami Kota dan terakhir kemarin di Masjid Al-Anshar Jalan Baru.

Wahidin mengajak sejumlah tokoh Muslim dan beberapa ormas islam di Fakfak duduk berbsama dan merancang sejumlah kegiatan termasuk membentuk beberapa koordinator dalam rangka menyiapkan kegiatan menyongsong HUT Masuknya Agama Islam di Tanah Papua. tepatnya di Kabupaten Fakfak. 8 Agustus 2026 mendatang.

Mantan Bupati Fakfak ini sangat mengharapkan agar peringatan HUT Agama Islam Tahun 2026 ini terlihat partisipasi seluruh masyarakat fakfak terutama umat muslim agar lebih sukses. kegiatan ini dapat memberikan pelajaran bahwa pentingnya syiar islam bagi seluruh umat muslim di tanah papua.

WP. Mantan Bupati Fakfak 2 periode ini sangat berharap partisipasi ormas masulim di Kabupaten Fakfak baik dari tingkat Kabupaten sampai ke tingkat distrik, partisipasi anak-anak sekolah serta masyarakat pada umumnya, terutama ASN dilingkungan pemda fakfak.

Diketahui :

Momen bersejarah tercatat dalam seminar nasional mengenai masuknya Islam di Tanah Papua, yang menetapkan bahwa Islam pertama kali hadir pada Selasa, 8 Agustus 1360 Masehi, bertepatan dengan 24 Ramadhan 761 Hijriyah. Tokoh pembawa agama Islam adalah Abdul Ghaffar, seorang mubaligh dari Aceh, yang tiba di Kampung Gar atau Furuwagi, Kabupaten Fakfak.

Keputusan ini diumumkan pada Sabtu malam, 11 Januari 2025, melalui berita acara nomor C005/DP-P.XXXIII/1/2025, yang ditandatangani oleh tokoh-tokoh Papua dan para raja.

Sekretaris Tim Perumus, KH. Fadlan Garamatan, mengungkapkan bahwa Islam telah menyebar lebih awal di Papua dibanding bangsa kolonial seperti Spanyol, Portugis, dan Belanda, melalui jalur perdagangan dan dakwah.

“Islam telah terinternalisasi dalam sistem kerajaan di Fakfak seperti Kerajaan Fatagar, Rumbati, dan Atiati, serta kerajaan lainnya di Papua Barat dan Raja Ampat,” jelas KH. Fadlan.

Berbagai penelitian menguatkan keberadaan Islam sejak abad ke-14 di Papua melalui bukti artefak, masjid tua, kitab Al-Qur’an, dan tradisi masyarakat.

Fakta ini juga menegaskan bahwa Islam menjadi bagian penting dalam sistem sosial masyarakat Papua, selaras dengan konsep “Satu Tungku Tiga Batu”, yang merangkul harmoni antara Islam, Kristen, dan Katolik.

Penetapan 8 Agustus 1360 sebagai awal masuknya Islam di Papua diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang sejarah Islam di tanah ini, sekaligus menjadi momentum untuk menjaga harmoni antarumat beragama di Papua.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

error: Content is protected !!