Fakfak – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Fakfak diminta hentikan proyek pembangunan pagar sekolah.
Bupati Fakfak. Samaun Dahlan perintahkan agar dinas tersebut fokus untuk pembangunan rumah guru.
Hal ini disebabkan karena Bupati mendapat laporan sejumlah guru di distrik terpaksa tinggalkan tugas akibat karena tidak miliki tempat tinggal tetap (Rumah Dinas).
Keterangan resmi itu disampaikan Bupati Fakfak. Samaun Dahlan ketika memimpin arahan pada pelaksanaan Musrenbang Tingkat Distrik di Tomage. Selasa, 25 Februari 2026 sore didampingi Wakil Bupati Fakfak. Donatus Nimbitkendik. serta Kepala Bappeda dan Litbang. A. Razak I Rengen.
Bupati tegaskan. Pembangunan rumah guru itu disebabkan karena keluhan masyarakat di Tomage soal beberapa guru yang terpaksa tinggalkan tugas akibat tidak miliki tempat tinggal
Bahkan ada guru yang numpang tinggal dengan rumah warga selama 12 tahun. Di kampung batifiafas. Distrik kokas. Bupati tegaskan. Dinas pendidikan hentikan pembangunan proyek pagar sekolah.
“Kepala Dinas pendidikan. Saya minta perhatian terkait dengan rumah guru. Jadi stop dengan pekerjaan pagar-pagar itu (Sekolah-red).
Pagar sekolah itu dihentikan. Bangun rumah guru dulu yah. Kedepan (2027-red) harus bangun rumah guru.
Betul juga kalau guru tinggalkan tempat tugas salah satunya akibat tempat tinggal. Kemarin di Kokas Ibu Guru satu di kampung Batufiafas 12 tahun tinggal dengan rumah orang.
Jadi tolong betul dengan rumah-rumah guru itu”. Tegas Bupati Fakfak. Samaun Dahlan ketika mendengar keluhan sejumlah guru dan kepala kampung saat ikut Musrenbang Distrik di Distrik Tomage, Selasa, 25 Februari 2025 kemarin.
(ret)


