-2.8 C
New York
Jumat, Februari 6, 2026

Buy now

Fakfak Miliki Spot Pariwisata dan Situs Bersejarah, Prabowo Minta Jaga dan Rawat

Fakfak – Kabupaten Fakfak di Provinsi Papua Barat menawarkan spot pariwisata alam menakjubkan, termasuk Teluk Toran dengan karst dan anggreknya, Air Terjun Kiti Kiti yang bermuara langsung ke laut, Pulau Kambing, dan situs sejarah Goa Jepang di Kokas. Destinasi ini cocok untuk menyelam, memancing, dan menikmati matahari terbenam yang instagramable.

Berikut adalah beberapa spot pariwisata menarik di Fakfak, Papua Barat:

Teluk Toran: Terletak di Distrik Karas, tempat ini terkenal dengan gugusan batu karst, air jernih, anggrek Papua, dan potensi melihat lumba-lumba dalam perjalanan.

Air Terjun Kiti Kiti: Keunikan utamanya adalah air terjun yang bermuara langsung ke laut. Saat air surut, terlihat pantai di bawahnya, cocok untuk snorkeling.

Pulau Kambing: Pulau kecil yang indah, sering digunakan masyarakat sekitar untuk beternak kambing, dan memiliki pemandangan alam yang memesona.

Desa Wisata Kampung Ugar: Destinasi wisata budaya dan alam yang menawarkan pengalaman pedesaan khas Papua.

Pulau Tubir Seram: Tempat menyelam yang populer, bahkan bisa dijangkau dengan berjalan kaki dari kota Fakfak saat air laut surut.

Goa Jepang: Terletak di Distrik Kokas, goa-goa ini merupakan peninggalan sejarah masa penjajahan Jepang.

Air Terjun Ubadari: Terletak di Distrik Kramongga, tempat ini menawarkan air terjun dengan hutan yang asri, berjarak sekitar 1 jam dari pusat kota.

Padang Rumput Bomberay: Menawarkan panorama padang rumput yang luas dan asri.

Wisatawan dapat menggunakan speed boat atau longboat untuk menjangkau beberapa spot, terutama Teluk Toran dan Air Terjun Kiti Kiti.

Sementara itu. Situs bersejarah utama di Fakfak, Papua Barat, berpusat di Distrik Kokas, yang terkenal dengan situs purbakala Tapurarang (lukisan cap tangan darah di tebing) dan Masjid Tua Patimburak yang dibangun tahun 1870.

Situs prasejarah ini mencakup lukisan dinding batu berusia ribuan tahun di tebing laut dan goa. Berikut adalah situs-situs bersejarah terkemuka di Fakfak:

Situs Purbakala Tapurarang (Lukisan Tangan Darah): Berlokasi di Kokas, mencakup tebing Sarfa, Pulau Ugar, tebing Mampoga, dan Gua Dudumunir di Pulau Arguni. Lukisan berupa cap tangan, kaki, hingga bumerang ini berwarna merah darah, yang secara tradisional diyakini sebagai darah manusia, namun diyakini berasal dari pewarna organik kuno.

Masjid Tua PatimburakDibangun tahun 1870, masjid ini merupakan salah satu tertua di Papua Barat. Arsitekturnya unik, hasil akulturasi dengan sentuhan arsitek Tiongkok dan bentuk kubah seperti gereja, melambangkan toleransi.

Benteng Tua KokasJejak peninggalan kolonial Belanda yang berkaitan dengan sejarah Perang Dunia II di Papua.

Situs Penyebaran Agama Katolik: Berada di Pulau Bonyum, sebagai salah satu titik awal masuknya ajaran Katolik di Tanah Papua, Situs-situs ini tersebar di daerah pesisir, khususnya di distrik Kokas dan Arguni.

Presiden RI Prabowo Subianto memberi penekanan soal penanganan sampah di depan seluruh kepala daerah saat memberikan taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).

Menurutnya, jika tak ditangani serius, persoalan sampah ini akan mengganggu sektor pariwisata di Indonesia.

Apalagi, pariwisata menjadi salah satu penyerap lapangan kerja paling banyak. Selain itu, penyiapannya juga paling murah dibandingkan dengan sektor lain.

Sepanjang 2025, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 15,39 juta kunjungan atau meningkat 10,80 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Apakah turis mau datang melihat sampah? Indonesia indah. (Apakah) dia mau datang lihat kumuh? Dia mau ke Bali, pantai Bali kotor,” kata Prabowo.

Prabowo menceritakan pengalamannya saat bertemu dengan para menteri hingga jenderal di Korea Selatan.

Mereka berterus terang ke Prabowo jika Indonesia itu indah, tapi sekarang kondisinya kotor.

“Dia bilang, ‘your excellency, i just came from Bali. Oh, Bali so dirty now. Bali not nice.’ Wah, tapi saya terima itu sebagai koreksi,” kenangnya.

Prabowo lantas memerintahkan Gubernur Bali Wayan Koster, termasuk juga para kepala daerah di Bali, untuk membenahi persoalan sampah. Bali menjadi salah satu wajah pariwisata andalan di Indonesia.

Prabowo bahkan memberi sedikit tips untuk bisa menjaga kebersihan Bali. Seperti, mengajak para siswa baik di tingkat SD, SMP, hingga SMA untuk bergotong-royong membersihkan sampah.

“Apa susahnya sih? Entah hari Sabtu, hari Jumat, semua anak sekolah kumpul di pantai. Ini pantai kita, ini halaman kita. Ayo kita bersihkan rame-rame. Korve (kerja bakti)!” kata Prabowo.

Bila perlu, Prabowo melanjutkan, dia bisa mengerahkan anggota TNI, kepolisian, hingga BUMN untuk turun membersihkan tempat-tempat pariwisata.

“Dandim, Dandrem, saya perintahkan kau. Gerakan anak buahmu, korve! Tiap hari atau tiap berapa hari. Korve, korve, korve!” tegasnya yang diikuti teriakan para prajurit tanda mereka siap digerakkan.

Tak hanya itu, Prabowo juga ikut memerintahkan semua menteri dan kepala lembaga untuk membiasakan budaya kebersihan di lingkungan masing-masing. Minimal, ribuan aparatur sipil negara (ASN) bisa ikut menjaga agar tidak membuang sampah sembarangan.

“Kita ini sekarang harus menyatakan perang terhadap sampah. Bagaimana bupati, wali kota? Ini untuk rakyat kita. Sampah itu bencana, sampah itu penyakit,” katanya.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

error: Content is protected !!