Kaimana- Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Kaimana melaksanaan program Pembinaan Kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sekaligus mendukung kebijakan pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Program tersebut merupakan tindak lanjut 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Angka 8 Kemandirian Pangan melalui Program Pertanian, Perikanan, dan Peternakan di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan Lahan Tidur (idle).
Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Kaimana telah melaksanakan Program Pembinaan Kemandirian Pangan di bidang perikanan (jenis ikan air tawar) diantaranya ikan Nila dan ikan Lele, selain itu juga terdapat beberapa Program Pembinaan Kemandirian lainnya seperti kerajinan tangan/hand craft berupa pembuatan miniatur perahu Kajang dan bunga hias dari bahan pelastik atau daur ulang sampah.
Kegiatan ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang terencana, berkelanjutan, serta dilaksanakan dengan pendampingan dan pengawasan petugas pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas III Kaimana, Yoseph S. Rumbiak menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen jajaran pemasyarakatan dalam melaksanakan fungsi pembinaan sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan, khususnya dalam membekali Warga Binaan Pemasyarakatan dengan keterampilan kerja yang bermanfaat dan bernilai guna.
“Program pembinaan kemandirian melalui budidaya ikan air tawar dan kerajinan tangan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas warga binaan, menumbuhkan sikap disiplin dan tanggung jawab, serta memberikan bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah yang bersangkutan selesai menjalani masa pidana,” ungkapnya.
Pelaksanaan Program ini juga mencerminkan sinergi antara pembinaan kemandirian dan upaya optimalisasi potensi sumber daya yang tersedia di lingkungan Lapas Kelas III Kaimana. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan tetap memperhatikan ketentuan keamanan, ketertiban, serta standar operasional prosedur yang berlaku.
Lapas Kelas III Kaimana menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan, mewujudkan pemasyarakatan yang produktif, serta mendukung program pembangunan nasional di bidang ketahanan pangan secara berkelanjutan.
(David)


