-1.9 C
New York
Senin, Januari 5, 2026

Buy now

Jubir JDP Minta Perdamaian di Tanah Papua

Manokwari – Jaringan Damai Papua (JDP) di awal tahun 2026 ini menyerukan kepada Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming serta Pimpinan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP ) dan Pimpinan Tertinggi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN PB) untuk dapat memulai langkah dialog atau perundingan damai terkait keberlangsungan konflik bersenjata yang sudah berlangsung lebih dari 50 tahun di Tanah Papua.

“Sebagai Juru Bicara (Jubir JDP) saya. Yan Christian Warinusy meyakini bahwa hanya melalui dialog segenap konflik kepentingan ekonomi, sosial,  budaya  dan politik dapat dibahas dan disepakati jalan penyelesaiannya secara damai.” Terang Jubir JDP. Warinusy dalam keterangan tertulis yang disampaikan melalui pesan watshapp ke mataradarindonesia.com, Jumat, 2 Januari 2026 kemarin.

Disampaikan bahwa, JDP berharap seruan damai ini bisa mendapat respon positif dari pihak-pihak yang berkonflik tersebut. Tapi juga oleh Pimpinan Gereja Katolik di Vatikan, Roma-Italia, maupun Konperensi Wali Gereja Indonesia (KWI) dan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI). Maupun Gereja Katolik di sekutar 5 (lima) keuskupan di Tanah Papua serta Gereja Kristen Injili Di Tanah Papua.

“Perdamaian harus segera di mulai di Tanah Papua, karena Orang Papua Asli sudah selalu menjadi korban dari konflik bersenjata yang berlatar belakang ekonomi dan politik sejak tahun 1963 tersebut. Buktinya, dalam perayaan Natal 2025 serta Pergantian Tahun Baru 2026, dimana banyak warga masyarakat Papua Asli yang tidak berada di kampung halamannya.

Mereka memiliki berada di tengah-tengah hutan tempat pengungsian yang secara hukum sangat jelas melanggar Amanat Undang Undang Dasar 1945, Undang Undang Republik Indonesia Nomor : 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia (HAM) dan Kovenan internasional tentang hak-hak sipil dan politik serta konvensi internasional tentang ekonomi, sosial dan budaya.”, Ungkap Warinusy dalam keterangan tertulisnya

(ret)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

error: Content is protected !!