5.7 C
New York
Rabu, Februari 18, 2026

Buy now

Dua Perusahaan Kelapa Sawit Beroperasi di Tomage Fakfak, Kesejahteraan Rakyat Harus Terlihat

Fakfak – PT STM Energy Agro yang bergerak di bidang kelapa sawit akan segera beroperasi di Wilayah Tomage dan Bomberay. mereka mendapatkan kesempatan untuk menggarapkan lahan seluas kurang lebih 15 ribu Hektar yang telah disiapkan pemerintah daerah Kabupaten Fakfak.

Lahan yang sebentar lagi menjadi garapan perkebunan kelapa sawit ini akan dibangun setelah semua tahapan ditingkat masyarakat maupun pemerintah selesai. intinya setelah mendapatkan persetujuan dari masyarakat pemilik hak tanah adat. Senin, 16 Februari 2026 kemarin telah diawali dengan uji publik dan pembahasan AMDAL sebagai landasan pelaksanaan proyek ini kedepan.

Jika nanti beroperasinya PT STM Energy Agro sebagai perusahaan yang bergerak disektor perkebunan kelapa sawit maka nantinya Wilayah Tomage dan Bomberay memperoleh dua perusahaa kelapa sawit yang beroperasi disana. yaitu PT STM Energy Agro dan Rimbun Sawit Papua

Tentunya dengan beroperasinya kedua perusahaan ini maka diharapkan masyarakat khususnya Tomage dan Bomberay serta pemerintah daerah bisa mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya dan sepenuhnya untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

PT STM Energy Agro yang rencana akan beroperasi sektor perkebunan kelapa sawit memiliki beberapa catatan pekerjaan yaitu, Sektor Usaha : Perusahaan ini bergerak di sektor perkebunan dan agribisnis, khususnya dalam pengelolaan kelapa sawit (palm oil), Aktivitas Utama: PT STM Energy Agro terlibat dalam budidaya tanaman perkebunan, yang mencakup pembibitan, penanaman, pemanenan, dan pengolahan hasil perkebunan

Sebagai bagian dari industri agribisnis, perusahaan ini fokus pada pengembangan lahan perkebunan untuk menghasilkan minyak sawit mentah. Pemkab Fakfak dan masyarakat pemilik tanah adat mendukung investasi ini, terutama dalam pemanfaatan Area Penggunaan Lain (APL)

Sementara itu, PT Rimbun Sawit Papua (RSP) yang telah beroperasi lebih 10 tahun di Distrik Tomage dan Bomberay. Kabupaten Fakfak. mengakui telah merekrut tenaga kerja sebanyak 899 orang. namun masih terkendala soal kedisplinan. ini sebagai tantangan kedepan.

PT RSP Tahun 2025 lalu telah memiliki jumlah karyawan sebanyak 1. 744 orang dengan kalsifikasi. tenaga kerja lokal sebanyak 899 orang ber KTP Fakfak. atau 51,5 persen PT RSP merekrut tenaga kerja lokal fakfak. perekrutan tenaga kerja di RSP menjangkau SD-Sarjana tergantung spesifikasi pekerjaan.

Dengan beroperasinya dua perusahaan Kelapa sawit ini di Fakfak tepatnya di Wilayah Distrik Tomage dan Bomberay maka harapanya masyarakat harus lebih sejahtera dan mandiri sejajar dengan Kampung dan Distrik lainya di Fakfak. atau setara dengan masyarakat lainya di luar Fakfak.

Bupati Samaun berharap, kehadiran investor kelapa sawit tidak hanya menghadirkan modal, tetapi juga membawa transfer teknologi, serta membuka akses pasar global.

Dengan demikian, potensi sumber daya alam Fakfak dapat diolah secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Investasi ini harus berkelanjutan, memperhatikan kelestarian lingkungan, dan menjadi bagian dari pembangunan yang inklusif,” tutup Bupati Fakfak.

(ret)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

error: Content is protected !!