-6.1 C
New York
Jumat, Januari 2, 2026

Buy now

Realisasi PAD Fakfak 2025 Melampaui Target, Pemda Optimis Meningkat 2026

Fakfak – Strategi peningkatan pajak dan pendapatan daerah (PAD) mencakup intensifikasi (optimalisasi yang ada) dan ekstensifikasi (mencari sumber baru), dengan kunci utama pada modernisasi teknologi (e-payment, database terintegrasi), peningkatan SDM, perbaikan layanan (pelayanan prima, sosialisasi), kerjasama data dengan pihak ketiga (DJP, BPN), peninjauan tarif, serta inovasi pengelolaan BUMD dan aset daerah untuk menciptakan kemandirian fiskal tanpa membebani masyarakat.

Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak melalui OPD Teknis yaitu Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) telah mempersembahkan yang terbaik untuk mendongkrak pendapatan asli daerah selama tahun anggaran 2025 kemarin.

Dinas ini tercatat dalam tahun anggaran 2025 telah menorehkan prestasi gemilang ditengah APBD Fakfak menurun lantaran kebijakan nasional Mas Menteri Keuangan RI. Purbaya.

Target Pendapan Asli Daerah Kabupaten Fakfak 3 Tahun belakangan yaitu. 2023 Naik. 2024 turun. Selanjutnya di Tahun 2025 naik signifikan.

Data yang diperoleh media ini berdasarkan Matrix Bapenda Fakfak. Pada Tahun Anggaran 2023. Pertumbuhan pajak daerah sebesar Rp. 9.023.874.467. Sementara Tahun Anggaran 2024 turun menjadi Rp.8.382.090.750. meroket pada tahun 2025 yaitu Rp. 13.610.717.843.

Badan ini merilis pendapatan asli daerah akhir tahun 2025 dan disampaikan pada Sidang APBD Kabupaten Fakfak Tahun Anggaran 2026 yang penutupan sidang pada 30 Desember 2025 kemarin bahwa pendapatan asli daerah selama tahun anggaran 2025 sebesar Rp. 37. 000.880.929 dari target yang diberikan Rp. 29.818.771330.00. atau naik menjadi 124,09 persen pada tahun anggaran 2025.

Adapun kompnen Pendapatan Asli Daerah yang berhasil dicetak oleh Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Fakfak terdiri dari. realisasi pajak daerah mencapai Rp13,61 miliar atau 106,16 persen dari target. Retribusi daerah terealisasi Rp2,78 miliar dengan capaian 72,51 persen. Sementara hasil pengelolaan kekayaan daerah (HKD) mencatat Rp6,44 miliar atau 125,15 persen. Yang paling mencolok adalah pos lain-lain PAD yang sah yang melonjak hingga 176,84 persen, dengan realisasi Rp14,15 miliar.

Bapenda Fakfak menyampaikan apresiasi kepada sejumlah pihak strategis: BPKAD selaku pengelola Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), UPT Samsat Fakfak sebagai penyumbang utama opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), PLN Cabang Fakfak melalui Pajak Penerangan Jalan, serta masyarakat Fakfak yang dinilai semakin taat pajak.

Apresiasi juga diberikan kepada perangkat daerah pengelola retribusi. Dinas Perkebunan mencatat capaian luar biasa pada retribusi pala, menembus 265,74 persen atau Rp531,47 juta dari target. Dinas Perikanan merealisasikan 129,02 persen atau Rp387,06 juta, sementara RSUD dan Puskesmas mencatat realisasi 76,81 persen dari target retribusi pelayanan kesehatan, dengan nilai Rp1,39 miliar.

“Kepercayaan publik adalah modal utama. Ketika masyarakat melihat pajaknya kembali dalam bentuk layanan, maka kepatuhan akan tumbuh dengan sendirinya,” ujarnya. Di tengah dinamika fiskal nasional, Fakfak menorehkan satu pelajaran penting: dengan manajemen yang disiplin dan kolaborasi lintas sektor, daerah pun mampu melampaui ekspektasi.

Dengan melihat ekspektasi realisasi pendapatan asli daerah melampaui target yang diberikan tahun anggaran 2025 kemarin. Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak optimis dengan menargetkan PAD Kabupaten Fakfak Tahun anggaran 2026 meningkat dari tahun sebelumnya. Maka semua komponen pengumpul pajak diminta memberikan dukungan dan peran yang aktif dan konstruktif untuk lebih menjaga stabilitas kenaikan pajak dan retribusi daerah untuk pembangunan dan kepentingan masyarakat.

Atas prestasi yang diukir tahun pertama 2025 ini, Pemerintah seharusnya memberikan apresiasi (reward) dan sanksi (punishment) bagi pengelola pajak di tingkat bawah. Tujuan pemberian reward dan punishment secara keseluruhan, penerapan sistem reward dan punishment yang seimbang dan transparan adalah kunci untuk optimalisasi penerimaan pajak negara melalui pengelolaan yang profesional dan berintegritas.

(ret)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

error: Content is protected !!