Home / Hukrim / Surya Paloh : Terlalu Mahal Tangan Seorang Menokminfo Diborgol.

Surya Paloh : Terlalu Mahal Tangan Seorang Menokminfo Diborgol.

Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh sedih melihat tangan Sekjen Partai NasDem Johnny G. Plate diborgol. Menurut Surya Paloh, Johnny Plate yang menjabat Menkominfo tidak layak untuk diborgol, “Terlalu mahal dia (Johnny Plate) untuk diborgol. Dalam kapasitas dirinya sebagai menteri, sebagai sekjen partai terlalu mahal, terlalu mahal,” kata Surya di kantor DPP NasDem, Menteng, Jakarta, Rabu (17/5).

Jakarta – Kejaksaan Agung masih terus mengusut kasus dugaan korupsi proyek menara base transceiver station (BTS) 4G beserta infrastuktur pendukung paket 1, 2, 3, 4 dan 5 Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) 2020-2022.

Disoroti dari berbagai media dan sumber lainya, Dalam pengusutannya, Kejaksaan Agung atau Kejagung menemukan adanya dugaan tindak pidana melawan hukum atau penyelewengan dalam proyek pembangunan menara BTS 4G tersebut.

Kejagung memperkirakan awalnya kasus dugaan korupsi proyek BTS 4G tersebut membuat negara mengalami kerugian sekitar Rp 1 triliun.

Namun, belakangan nilai kerugian negara atas proyek yang bertujuan untuk memberikan pelayanan digital di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) tersebut jauh lebih besar dari perkiraan awal. belakangan diketahui “naik tujuh tangga”

Berdasarkan hasil penyidikan dan perhitungan yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), nilai kerugian negara atas proyek tersebut mencapai Rp 8 trilun.

Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh mengatakan munculnya besaran nilai kerugian kuangan negara tersebut berdasarkan bukti-bukti yang telah diperolehnya.

“Berdasarkan semua yang kami lakukan dan berdasarkan bukti yang kami peroleh, kami telah menyampaikan kepada Pak Jaksa Agung. Kami menyimpulkan terdapat kerugian keuangan negara sebesar Rp 8.032.084.133.795,” kata Yusuf Ateh di Gedung Kejagung, Jakarta, Senin (15/5/2023). diunggah dari webiste resmi @kejagungri.

Yusuf menuturkan, nilai kerugian keuangan negara berdasarkan hitungan BPKP tersebut disimpulkan usai pihaknya melakukan sejumlah pemeriksaan.

Pemeriksaan yang dilakukan yakni audit terkait dana dan dokumen, klarifikasi kepada pihak terkait, serta melakukan observasi fisik bersama sejumlah tim ahli di beberapa lokasi.

“Kerugian keuangan negara tersebut terdiri dari 3 hal, biaya untuk kegiatan penyusunan kajian pendukung, mark up harga, dan pembayaran BTS yang belum terbangun,” ucap Yusuf.

Menanggapi laporan BPKP itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan perhitungan kerugian negara tersebut merupakan hasil final yang diserahkan BPKP dan akan segera ditindaklanjuti.

“Hasil perhitunganya sudah final dan etelah final kami akan tindak lanjuti ke tahap penuntutan,” kata Burhanudin.

Seret Menkominfo

Kasus dugaan korupsi proyek BTS 4G tersebut menyeret sejumlah nama salah satunya yakni Menteri Komunikasi dan Informatika atau Menkominfo Johnny G Plate.

Politikus Partai NasDem tersebut telah beberapa kali diperiksa oleh Kejagung terkait kasus dugaan korupsi proyek menara BTS 4G tersebut.

Johnny Plate diketahui sampai hari ini, Rabu (17/5/2023) sudah diperiksa sebanyak tiga kali oleh penyidik Kejagung. Sebelumnya, Johnny Plate diperiksa pada Selasa (14/2/2023) dan Rabu (15/3/2023).

Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Kuntadi mengatakan pihaknya melakukan gelar perkara kasus, sekaligus untuk menentukan posisi hukum Johnny G Plate usai menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi proyek BTS 4G itu.

“Untuk gelar perkara tentunya gelar perkara untuk perkara keseluruhan tapi tentunya sekaligus di dalamnya, termasuk juga terkait posisi JP (Johnny Plate),” kata Kuntadi.

Sudah Ada 5 Tersangka

Adapun Kejagung telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek menara BTS 4G yang mengakibatkan negara merugi hingga Rp8 triliun.

Para tersangka itu terdiri atas tiga tersangka yang sudah selesai dan segera dilimpahkan yakni

Direktur Utama (Dirut) Bakti Kominfo Anang Achmad Latif (AAL), Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia, Galubang Menak (GMS); dan Tenaga Ahli Human Development (HUDEV) Universitas Indonesia Tahun 2020, Yohan Suryanto (YS).

Dua tersangka yang masih dalam tahap melengkapi berkas yakni Account Director of Integrated Account Departement PT Huawei Tech Investment, Mukti Ali (MA), Komisaris PT Solitech Media Sinergy, Irwan Hermawan.

Terlalu Mahal Tangan Seorang Menkominfo Diborgol.

Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Surya Paloh mengaku sedih melihat tangan Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate diborgol penyidik. Menurut Paloh, harganya terlalu mahal bagi Plate yang menjabat Menkominfo dan Sekjend Partai tangan diborgol.

“Terlalu mahal dia (Johnny Plate) untuk di borgol. Dalam kapasitas dirinya sebagai menteri, sebagai sekjen partai terlalu mahal, terlalu mahal,” kata Surya Paloh saat konferensi pers di Kantor DPP Nasdem, Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta, Rabu, 17 Mei 2023.

Paloh mengaku tidak bisa membayangkan kondisi, istri, anak dan cucu pasca Johnny Plate diborgol. Hanya saja, menurut Paloh, Johnny Plate harus menanggung hal itu atas perbuatannya.

“Maka, saya confidence untuk dia sebenarnya tidak terseret dalam situasi apa yang dialaminya hari ini, saya bukan hanya membayangkan anaknya, istrinya, cucunya, tapi itu konsekuensinya,” kata Surya Paloh.

About admin

Check Also

Tetapkan 16 Tersangka, DPR Minta Kejagung Usut Tuntas Kasus Mafia Timah

Jakarta – Kasus dugaan korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) ...

Kewenangan Satgas Percepatan Investasi Memverifikasi 2.078 IUP?, Bahlil : ITU BOHONG BESAR

Jakarta – Menteri Investasi/Kepala BKPM RI. Bahlil Lahadalia memberikan penjelasan sekaligus bantahan didepan puluhan Anggota ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!