2.1 C
New York
Selasa, Februari 17, 2026

Buy now

Tidak ada Pengusiran Terhadap Warga Saat Seismik Berlangsung di Arguni Fakfak

Fakfak –  Seismik adalah metode geofisika yang menggunakan gelombang elastis (suara) untuk mempelajari struktur bawah permukaan bumi. Tujuan utamanya adalah memetakan lapisan batuan di bawah permukaan bumi, mendeteksi potensi minyak, gas, dan mineral. Survei seismik memungkinkan eksplorasi struktur bumi yang dalam tanpa harus menggali atau melakukan pengeboran secara langsung.

Baru-baru ini, beredar sebuah vidio amatir berdurasi 53 detik. Vidio tersebut direkam seorang warga setempat dari Kampung Arguni. Distrik Arguni. Kabupaten Fakfak – Papua Barat. tentang proses kegiatan seismik 3D yang dilakukan BP Berau Ltd. Untuk mendeteksi minyak dan gas di wilayah tersebut. Ketika kapal sedang beroperasi tepatnya didepan Kampung Arguni dan kebetulan salah satu perahu nelayan setempat sedang proses penangkapan ikan secara tradisional (mancing).

Saat kegiatan seismik ini berlangsung kebetulan berada didepan kampung arguni. Satu unit kapal pandu ketika meminta kepada warga setempat yang sedang melakukan proses penangkapan ikan secara tradisional. Ia minta tolong agar bisa memberi jarak dengan kapal seismik tersebut karena area ini menjadi manuver kapal pada saat itu. Salah satu karyawan dari atas kapal minta tolong agar warga tersebut bisa memberi jarak. Bukan mengusir. Tetapi minta tolong.

“Selamat siang dan menggangu sebentar pak. Kalau bisa nanti tolong ke arah selatan ya. Karena itu ada kapal dari belakang. Takutnya beliau kena strom. Pak bisa ya, minta tolong ya,”, Imbau karyawan seismic dari atas kapal kepada satu warga nelayan yang sedang beraktifitas tangkap ikan tradisional. Jadi narasi yang disampaikan pihak perusahaan adalah permohonan dan minta tolong, Bukan mengusir.

Tak terima warga nelayan tersebut dan merespon lagi bahwa. “Kamu menggangu kita punya aktfitias mancing, kita punya aktifitas mamacing disini, ah”. Direspon lagi pihak perusahaan. “Iya pak. minta tolong pak”. Seketika vidio itu beredar dengan framing warga diusir. Sebetulnya area itu bebas saat seismik karena kapal-kapal tersebut dilengkapi dengan fasilitas (Strom).

Berdasarkan keterangan tertulis bp Indonesia yang diterima mataradarindonesia.co, Senin, 16 Februari 2026 malam. Mereka menjelaskan memahami adanya perhatian publik terkait aktivitas kapal seismik di wilayah Arguni, Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

bp Indonesia ingin menegaskan bahwa seluruh kegiatan yang dilakukan merupakan bagian dari program eksplorasi hulu migas yang dilaksanakan sesuai dengan peraturan dan tata kelola hulu migas yang disetujui oleh Pemerintah Republik Indonesia, serta mengikuti standar keselamatan, keamanan, dan perlindungan lingkungan yang ketat.

Sebagai perusahaan yang telah menjadi bagian dari Indonesia selama 60 tahun dan telah berada di Papua Barat selama lebih dari dua decade, bp Indonesia berkomitmen untuk menjalankan operasi secara bertanggung jawab dan terus menjalin komunikasi terbuka dengan pemerintah daerah, masyarakat di sekitar lokasi kegiatan, serta pemangku kepentingan lainnya.

“Kami percaya bahwa keberhasilan kegiatan energi harus berjalan seiring dengan kontribusi nyata bagi masyarakat setempat.”, Ujar Wigra. Dalam keterangan tertuis kepada media ini. Senin, 15 Februari 2026 malam.

Dijelaskan, Terkait dengan aktivitas seismik, sebelum kegiatan dimulai, bp telah melaksanakan serangkaian kegiatan sosialisasi dan upacara adat bersama masyarakat di sejumlah distrik di Fakfak dan Sorong Selatan bersama pemerintah daerah. Termasuk di dalamnya kegiatan do`a bersama di Arguni pada bulan Oktober 2025 dan rapat sosialisasi pada tanggal 23 Desember 2025 di Kokas, yang dihadiri oleh Bupati Fakfak, para unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan turut mengundang perwakilan pimpinan dari tujuh suku asli di Kabupaten Fakfak.

“Seluruh rangkaian sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghormati hak dan adat masyarakat setempat serta memastikan keselamatan masyarakat yang beraktivitas di laut.”, Jelasnya.

Tidak hanya itu, Kata Wigra. Wujud perhatian bp juga dituangkan secara nyata melalui program-program pengembangan masyarakat yang telah kami jalankan sejak tahun 2006. Pelaksanaan program sosial tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat (PPM) berdasarkan persetujuan pemerintah dan peraturan yang berlaku dan bertujuan membantu meningkatkan kehidupan masyarakat dan membantu keberlangsungan operasi.

Beberapa program yang telah dijalankan seperti, Beasiswa kepada lebih dari 1.400 pelajar Papua di tingkat SMA dan universitas termasuk pelajar di Fakfak. Kegiatan Rumah Pintar di Kokas, Goras dan Arguni. Fasilitas Lab IPA dan pengembangan pembelajaran STEM di SMU Negeri 1 Kokas. Polinef sebagai pusat pelatihan untuk energi terbarukan.

Program pendampingan kepada Koperasi di beberapa kampung terdampak sebagai pusat stocking point untuk supply produk pertanian dan perikanan ke Tangguh LNG. Pendampingan kepada pengusaha lokal Papua agar bisa ikut terlibat dalam proses pengadaan Tangguh LNG – termasuk 5 pengusaha asal Fakfak.

Menyediakan fasilitator kesehatan di beberapa kampung terkait penanganan program Kesehatan Ibu dan Anak, Malaria, TB, Water Sanitation dan juga HIV AIDS. Perbaikan beberapa Fasum yang akan kami gunakan untuk kegiatan bersama seperti Rumah Pintar termasuk perbaikan fasilitas air bersih.

Khusus untuk Arguni, bp Indonesia juga telah banyak melakukan program sosial yang berfokus pada pendidikan serta peningkatan ekonomi : Serapan produk perikanan dari Arguni untuk pemenuhan catering Tangguh LNG dimulai sejak tahun 2010 dengan jumlah yang terus meningkat tiap tahunnya.

Sejak tahun 2010 – 2025, sekitar 850 ton atau setara dengan 37 miliar Rupiah produk perikanan telah disuplai dari koperasi Enenem Jaya, Arguni. Untuk tahun 2025, serapan mencapai 95 ton ikan. Selain itu,

Tangguh juga memfasilitasi pembangunan gedung koperasi, pemasangan genset, kulkas penyimpanan, 10 unit long boat dengan mesin 15PK, long boat besar dengan motor tempel 40PK, peralatan nelayan, mesin pemurni air, dll.

Dukungan bagi usaha produk turunan perikanan (abon ikan), mulai dari izin usaha, pengurusan label halal hingga pengemasan produk. Pelatihan penguatan UMKM dan usaha lokal kepada 21 pengusaha Arguni dan Taver serta 26 pengusaha Kokas berupa pelatihan keuangan, proses pembukuan bisnis hingga strategi pemasaran.

Pendampingan dan penguatan kompetensi guru SD Arguni, yang melibatkan mitra pelaksana untuk pendampingan 7 orang guru. Selain itu, kami melaksanakan English Bootcamp untuk peningkatan kemampuan Bahasa Inggris serta beasiswa pendidikan.

Pengembangan pembangkit listrik alternatif di Pulau Arguni yang menghasilkan daya hingga 150 kWh per hari dan diperuntukkan untuk rumah ibadah, koperasi, gedung PKK, SMP Arguni, Balai Kampung Arguni, Balai Kampung Taver, PAUD, dll.; dengan nilai investasi sebesar dua miliar Rupiah. Perbaikan jetty masyarakat yang pernah dilakukan di tahun 2016 dan akan dilakukan kembali di tahun 2026 dengan anggaran sebesar 573 juta Rupiah.

“Perlu kami tegaskan sekali lagi bahwa apa yang kami lakukan di Kabupaten Teluk Bintuni dan Fakfak merupakan usaha untuk membantu pemerintah dalam mencapai kedaulatan energi. Dalam pelaksanaannya kami berkomitmen untuk tetap menjalankan dengan aman dan transparan, serta membuka pintu komunikasi dan diskusi membangun dengan seluruh pemangku kepentingan.”, Ungkapnya.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

error: Content is protected !!