1.9 C
New York
Rabu, Februari 18, 2026

Buy now

Wakil Bupati Fakfak Apresiasi Organisasi Muslim Sukseskan Perayaan Natal 2025

Fakfak – Budaya “Satu Tungku Tiga Batu” menjadi cermin kehidupan Toleransi antar Umat beragama di Kabupaten Fakfak – Provinsi Papua Barat.

Pasalnya, setiap perayaan hari – hari besar keagamaan mereka (Islam dan Kristen) saling bahu – membahu memberikan dukungan satu sama lainya tanpa melihat latar belakang Agama apapun.

Wakil Bupati Fakfak. Donatus Nimbitkendik mengataan sangat apresiasi keterlibatan masyarakat yang turut serta menjaga situasi keamanan yang kondusif sehingga pelaksanaan Hari Raya Natal di Kabupaten Fakfak berlangsung aman dan lancar.

Tentunya Natal 2025 ini sangat terlihat tinggi toleransi antar sesama umat di Kabupaten Fakfak. baik yang ada didalam Kota maupun yang ada di Wilayah Distrik bahkan Kampung-Kampung

Ditemui di Kediamanya, Kamis, 25 Desember 2025 siang, Wakil Bupati Fakfak. Donatus Nimbitkendik mengakui hal itu terlepas dari tugas pokok dan fungsi aparat TNI-Polri. Banyak organisasi Muslim terlibat amankan perayaan natal 2025 berlangsung aman dan lancar

Ia sendiri akui bahkan telah saksikan banyak Organisasi Muslim yang memberikan dukungan dengan cara menjaga situasi jalanya perayaan Ibadah Natal aman serta lancar di sejumlah Gereja yang di Kabupaten Fakfak. ini bentuk toleransi yang tertanam didalam budaya satu tungku tiga batu

“Mengenai toleransi antar umat beragama di Kabupaten Fakfak. saya kira kita tidak bisa pungkiri bahwa Fakfak punya budaya satu tungku tiga batu benar-benar terasa ketika Hari Raya Natal maupun hari-hari besar bagi saudara-saudara kita umat muslim, semua saling dukung bahkan saling jaga”, Ujar Donatus.

Dijelaskan lebih lanjut bahwa budaya satu tungku tiga batu cermin toleransi antar umat beragama di Kabupaten Fakfak. ini sebagai sebuah isyarat bahwa didalam rumah ada ibu yang masak dalam satu tungku kemudian makanan itu dibagikan untuk semua tanpa pilih kasih. Sama seperti saat ini kita saling jaga kedamaian dan toleransi tanpa melihat latar belakang apapun dalam kehidupan beragama

“Ini wujud dari toleransi antar umat beragama, suka tidak suka, Satu Tungku Tiga Batu ada di dalam hal itu, hari ini juga saya menyampaikan terima kasih kepada saya punya keluarga dari umat muslim kemudian dari Ormas-Ormas Islam karena terlibat jaga gereja dalam bentuk pengamanan untuk menjamin ibadah kami berjalan aman dan lancar”, Ungkapnya.

Tradisi ini, menurut Wakil Bupati Fakfak. sebetulnya sudah sejak zaman leluhur di Kabupaten Fakfak. dan ia minta agar tradisi kekeluargaan ini jangan hilang dan dirawat serta terus ditingkatkan untuk anak cucu kedepan. toleransi tersebut sudah terlanjur kuat dan dapat dirasakan oleh masyarakat Kabuaten Fakfak.

“Ini wujud dari budaya satu tungku tiga batu, wujud dari toleransi antar umat beragama, wujud dari Idu idu Manina, kita jaga ini agar tidak terjadi perpecahan ditengah masyarakat yang ada di Kabupaten Fakfak”, Terangnya.

(ret)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

error: Content is protected !!