
Laporan : Rustam Rettob/Wartawan
Fakfak – Tampil mengenakan Batik Berwana Kuning menyala yang merupakan ciri khas Partai Golkar, Bupati Fakfak. Samaun Dahlan memamparkan program sinergitas dan capaian kinerja pemerintah daerah Kabupaten Fakfak Tahun 2025 pada saat Rapat Kerja (Raker) Bupati Se-Papua Barat, Kamis, 16 April 2026.
Bupati dalam kesempatan itu berdiri tegak di Mimbar Papua Barat mengulas Program unggulan dan program stratgeis daerah atau yang dikenal dengan Program ProSD/Satrtegis Daerah atau terndnya dikenal dengan Program Samaun – Doantus Kabupaten Fakfak Tahun 2026 – 2030 ditengah Raker Bupati Se-Papua Barat Tahun 2026.
Samaun menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Fakfak dengan luas wilayah adalah 14.320 Km. siap menjalankan Program Strategis Nasional, Program Strategis Provinsi dan kolaborasinya dengan Program Startegis Daerah di Kabupaten Fakfak. tujuan utama dalam sinkronisasi program tersebut adalah untuk mendorong percepatan pembangunan.
Ketua DPD Golkar Papua Barat. Samaun Dahlan menayangkan 9 Program Unggulan yaitu, Fakfak Bersih, Fakfak Bisa (Birokrasi Sejahtera), Fakfak Serasi (Wonderfull), Fakfak Andalan (Bahagia Petani & Nelayan), Fakfak Kreatif, Fakfak Mengalir, Fakfak Cerdas, Fakfak Sehat,
Sementara untuk 9 program strategis yaitu, Fakfak Cepat (Aksesibilitas & Konektivitas), Fakfak Kencang Fakfak Rukun (Rumah Layak Huni), Fakfak Nyaman, Fakfak Ramah Investasi, Distrik Membangun Kampung Berdaya Pala Unggul, Fakfak Affirmasi.
Hal ini juga sejalan dengan Program prioritas Pemerintah Provinsi Papua Barat besutan Dominggus Mandacan yang fokusnya pada 7 agenda utama dalam RKPD, yang diselaraskan dengan Astacita Presiden.
Meliputi peningkatan layanan dasar (kesehatan/pendidikan), penguatan ekonomi lokal, dan tata kelola pemerintahan. Atau dikemas dalam program, Papua Barat Sehat, Papua Barat Cerdas, dan Papua Barat Produktif.
Program Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak dan Program Pemerintah Provinsi Papua Barat sinkron dan sejalan dengan Program Stratgegis Nasional Program prioritas Indonesia, yang tertuang dalam RPJMN 2025-2029 dan Asta Cita, berfokus pada swasembada pangan, energi, dan air.
Peningkatan kualitas manusia (pendidikan/kesehatan), Makan Bergizi Gratis (MBG), pengentasan kemiskinan, serta penguatan tata kelola pemerintahan. Visi utamanya adalah transformasi sosial dan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045, yaitu, Indonesia Pintar/Cerdas, Indonesia Sehat, Indonesia Emas 2045.
Mendagri kerap diberbagai kesempatan menegaskan bahwa program kerja kepala daerah wajib sinkron dan selaras dengan Program Strategis Nasional (PSN) yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Hal ini bertujuan untuk memastikan percepatan pembangunan, efektivitas anggaran, dan tercapainya visi Indonesia Emas 2045.
Data Kebutuhan Program Sinergitas Lintas Sektor di Fakfak
Bupati Fakfak. Samaun Dahlan saat menyampaikan materi Raker Bupati Se-Papua Barat. mengulas capaian tahun 2025 yang mana meliputi beberapa OPD teknis yaitu, Pendidikan, Kesehatan, Pertanian dan Ketahanan Pangan, Pemberdayaan Masyarakat Kampung, Dinas Kominfo, serta Dinas Penanganan Infrastruktur (PUPR2KP) Fakfak. yang terangkum dalam Visi Pemerintah Daerah Fakfak 2025-2030 yakni, Terwujudnya Kabupaten Fakfak yang Mandiri, Sejahtera, Aman dan Berdaya Saing Berlandaskan Keberagaman (FAKFAK MEMBARA).
Data Kebutuhan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan : memiliki Luas Lahan Potensial adalah 1.085 Hektar yang tersebar di 17 Distrik di Kabupaten Fakfak, sementara untuk lahan Pertanian Unggulan seluas 760 Hektare. Yang tersebar di 8 Distrik yaitu, Bomberay Padi Sawah 250 Hkt, Tomage Padi Sawah 200 Hkt, Kramongmongga Labusiam, Durian 20 Hktr, Kayauni Labusiam, Durian 30 Hktr, Kokas Sayuran dan Jagung Manis 55 Hktr, Fakfak Timur Cabe 100 Hktr, Fakfak Tengah Sayuran 50 Hktr, Teluk Patipi Umbi – umbian 55 Hktr.
Data Kebutuhan Bidang Pendidikan : Rencana Lokasi Sekolah Rakyat terelat di dua Distrik yaitu, Distrik Pariwari dan Distrik Fakfak Barat. untuk Luas Lahan di Distrik Pariwari tepatnya di Kampung Sukuru Tuare adalah kurang lebih 7,03 Hektar, kemudian untuk Distrik Fakfak Barat tepatnya di Kampung Purwasak seluas kurang lebih 8,7 Hektare.
Kebutuhan Bidang Infrastruktur : Pembangunan Rumah Khusus 6 Tahun 2025, sedangkan untuk Program Bedah Rumah/Aladin realisasi Tahun 2025 adalah 142 Unit, dan untuk Program BSPS sebanyak 500 Unit.
Untuk data dan rencana tahun 2026 menjadi : Pembangunan Rumah Khusus 0 Tahun 2026, Program Bedah Rumah/Aladin 100 Unit Tahun 2026, sedangkan BSPS 1.000 Unit Tahun 2026
Kemudian untuk Tahun 2027-2030 masing-masing tahun dialokasikan untuk Program Pembangunan Rumah Khusus 50 Unit, Program Bedah Rumah/Aladin 100 Unit, dan Program BSPS 1.000 Unit.
Bupati juga usulkan pembangunan infrastruktur Jalan Provinsi dengan klasifikasi, 1 Ruas Jalan Provinsi yaitu, Bomberay Tomage sampai Batas Bintuni (Peningkatan) sepanjang 30,730 Km dengan panjang penanganan adalah 4.379 Km.selain itu ada 9 jalan lainya menjadi Jalan Provinsi. Sisanya adalah Jalan Kabupaten Fakfak.
Untuk Infrastruktur Jembatan, Bupati juga usulkan pembangunan jembatan pada 5 Distrik di Kabupaten Fakfak yaitu, Fakfak Barat 2 Jembatan (Provinsi), Pariwari 1 Jembatan (Provinsi), Kokas 1 Jembatan, Karas 6 Jembatan, Bomberay 3 Jembatan.
Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Bupati paparkan potensi pengembangan sumber daya masyarakat di Kabupaten Fakfak yang mana potensi unggulan dan yang dapat dikembangkan setiap saat adalah Pala. (Pertanian maupun Perikanan).
Termasuk Bupati juga tawarkan potensi wisata Fakfak melalui jaringan Interkonektifitas Fakfak dimana Dinas Kominfo siapkan layanan jaringan terluas dengan mempromosikan wisata Fakfak yaitu, Wartutin Sipatnanam Internet Desa, Tomage Wammar https://wammar.digitaldesa.id/infografis/idm,
Mas Destinasi Bahari, Ubadari Destinasi Alam, Nemewikarya Destinasi Bahari, Patimburak Destinasi Religi, Andamata Destinasi Purbakala/Perang Dunia Ke-II, semua bisa di akses melalui Website : www.pesonafakfak.com. Instagram : @pesonafakfak. Facebook : Pesonafakfak.
Rekomendasi :
Pendidikan :
Perlunya Pengembangan BLK (Balai Laithan Kampung) dalam rangka menciptakan tenaga kerja trampil melalui pembiayaan tugas pembantuan dari Provinsi ke Kabupaten (PRIORITAS), Perlunya pembangunan sarana dan prasarana pendidikan bagi Penyandang Disabilitas yang menjadi kewenangan Provinsi
Kesehatan :
Perlunya menciptakan dokter spesialis di masing-masing Kabupaten sebanyak 10 orang dengan pembiayaan dari Provinsi (PRIORITAS)
Pemerintahan :
Perlunya penyelesaian batas antar Daerah : a. Kabupaten Fakfak dengan Kabupaten Kaimana dan b. Kabupaten Fakfak dengan Kabupaten Teluk Bintuni difasilitasi Gubernur Papua Barat bersama dengan Kemendagri, Perlunya pembangunan Gedung Kantor Distrik Kramongmongga, Fakfak, Pariwari dan Kelurahan Dulanpokpok, Kelurahan Wagom Utara, Fakfak Selatan dan Kelurahan Fakfak Utara di Kabupaten Fakfak melalui pendanaan Provinsi Papua Barat
Infrastruktur :
Perlunya prioritas penanganan Ruas Jalan Kewenangan Provinsi meliputi : Rekonstruksi/Peningkatan Ruas Jalan Hurimber – Kokas Sepanjang : 20,297 KM, Rekonstruksi/Peningkatan Ruas Jalan Teluk Patipi – Kayuni Sepanjang : 7 KM, Pemeliharaan Periodik Ruas Jalan Yos Sudarso Sepanjang : 5,836 KM, Rekonstruksi/Peningkatan Ruas Jalan Sipatnanam Sepanjang : 40 KM, Rekonstruksi/Peningkatan ruas jalan Fakfak – Soboru Sepanjang : 24 KM
Ekonomi
Perlunya pemberdayaan tenaga kerja trampil melalui Stimulus Pendanaan Tugas Pembantuan dari Provinsi Papua Barat. (PRIORITAS), Pemberdayaan Mama-mama Papua melalui Stimulus Pendanaan Tugas Pembantuan dari Provinsi Papua Barat.
Bidang Lainnya :
Perlunya mendorong kembali dana OTSUS dari Provinsi PB kepada Kampung pada tahun 2027 di seluruh Kabupaten/kota se Provinsi PB, Perlunya peninjauan kembali standar biaya umum perjalanan dinas disesuaikan dengan kondisi wilayah Provinsi PB melalui fasilitasi peran Provinsi Papua Barat, Perlu keberlanjutan program Bantuan hibah Keagamaan dari Provinsi Papua Barat


