

Fakfak – Mantan Bupati Fakfak periode 2005-2010. Said Hindom ajak steakholder dukung percepatan pembangunan daerah kabupaten fakfak, apalah arti kemampuan seorang kepala daerah dan wakil kepala daerah jika tidak didukung oleh aparatur pemerintah maupun masyarakat dalam proses percepatan pembangunan daerah di kabupaten fakfak.
Hal itu dikatakan Said Hindom saat penutupan pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah Tingkat Kabupaten Fakfak terhadap RKPD maupun Musrenbang Otsus yang berlangsung selama dua hari yaitu 14-15 April 2026.
Said menggugah hati semua peserta yang hadir agar hilangkan segala perbedaan yang dapat menghalangi percepatan pembagunan tetapi bersatu menyatukan persepsi untuk kelancaran pembangunan kedepan sebab tidak ada yang bisa bangun negeri Mbaham ini kecuali orang fakfak sendiri.
“Saya mengajak kita semua untuk mendukung pelaksanaan percepatan pembangunan kabupaten fakfak dimasa pemerintahan Samaun Dahlan – Donatus Nimbitkendik, tidak ada orang yang bisa bangun daerah kita kecuali semangat itu dari datang dari diri kita sendiri, hilangkan segala perbedaan yang dapat menghalangi proses pembangunan dan satukan persepsi untuk bergandengan tangan bangun Fakfak kearah lebih baik”, Harap Said Hindom
Selain ajak steakholder dukung percepatan pembangunan di Kabupaten Fakfak, disisi lain Said Hindom juga mengapresiasi strategi Bupati dan Wakil Bupati Fakfak periode 2025-2030, Samauan – Donatus karena langkah maju dalam menetapkan sejumlah program prioritas untuk kepentingan masyarakat Fakfak. terutama masyarakat OAP di Fakfak.
Sejumlah program prioritas yaitu, Pendidikan dan Kesehatan Gratis yang telah dicanangkan Tahun 2025 kemarin. Sedangkan Musrenbang 2026 itu juga menetapkan lagi Air Bersih dan Listrik sebagai program prioritas, sehingga Fakfak miliki 4 program prioritas.
Menurut Said Hindom. Bagaimana mungkin kemampuan kepala daerah atau seorang pemimpin itu bisa terlaksana sementara perangkat dibawahnya bekerja tidak maksimal dan terkesan lambat
Karena itu, minta dia, bersatu untuk memberikan dukungan itu penting agar bagaimana mendorong percepatan pembangunan daerah, sebab masyarakat berharap merasakan manfaat dari Visi Misi pemerintah daerah.
“Apapun itu, kita harus berdoa kepada Allah Swt dan berterima kasih kepada leluhur di Kabupaten Fakfak ini, pasti kita mendapat berkah yang baik, saya menyampaikan terima kasih juga kepada pak Samaun Dahlan dan Pak Donatus Nimbitkendik atas gerakan pembangunan yang dicanangkan selama ini melalui Visi dan Misi yang telah ditetapkan
Kepala OPD (Organisasi Perangkat daerah) dan masyarakat kita dukung kita punya pimpinan daerah agar mereka bisa bekerja dengan baik dan lakukan perubahan di atas negeri kita ini lebih baik”, Harap Wakil Bupati Fakfak. periode 2005-2010. Said Hindom.
Menurut Mantan Wakil Bupati Fakfak berpasangan dengan Mantan Bupati Wahidin Puarada periode 2005-2010. Said Hindom inginkan Kabupaten Fakfak harus maju dari daerah seperti yang baru dimekarkan di Tanah Papua. Seperti, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Kaimana (Pecahan dari Fakfak). terlihat mulai berkembang. Maka Kabupaten Induk harus lebih maju, kenapa, Fakfak ini kota tua di Tanah papua.
Diketahui sebelumnya, Musrenbang Tingkat Kabupaten Fakfak yaitu Musrenbang RKPD dan Musrenbang Otsus yang berlangsung selama dua hari 14-15 April 2026 berlangsung digedung Winder Tuare menghadirkan steakholder di Kabupaten Fakfak.
Kegiatan ini dilaksanakan setelah melewati beberapa tahapan mekanisme perncanaan yaitu, Musrenbang Kampung ke usrenbang Distrik kemudian Forum OPD selanjutnya dibawah lagi ke Musrenbang Kabupaten.
Tidak sekedar rutinitas namun Musrenbang yang dilaksanakan dari tingkat bawah diharapkan mampu mengkomodir seluruh kepentingan masyarakat dalam konteks pemerataan pembangunan diberbagai aspek.
Otsus katakanlah, menjadi harapan besar Orang Asli Papua agar betul-betul dapat menyentuh langsung dengan masyarakat asli sebagaimana semangat lahirnya Undang-Undang specil tersebut (Pendidikan Kesehatan Pemberdayaan Ekonomi) serta yang lainya.
Musrenbang itu juga bagian dari tahapan bagaimana melakukan proses persiapan penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah dan Rencana Kerja Umum Anggaran. Ketika persiapan dokumen-dokumen penting telah dilaksanaan maka akan segera didorong ke DPRD untuk dilakukan pembahasan persiapan sidang tahun anggaran 2027. Ini menandakan bahwa tahapan pelaksanaan sidang APBD Tahun 2027 Fakfak ditargetkan lebih awal.
Program Prioritas tahun Anggaran 2027 yaitu, Pendidikan dan Kesehatan Gratis, ditambahkan dari dua berdasarkan hasil Musrenbang Tingkat Kabupaten tahun 2026 yaitu, Air Bersih dan Listrik, pendidikan dan kesehatan gratis telah dicanangkan tahun 2025 kemarin dan berlangsung selama pemerintahan Pasangan Samaun – Donatus, kemudian air bersih dan listrik juga menjadi satu kesatua yang tak dipisahkan yang selama ini jadi keluhan riil masyarakat kabupaten fakfak.
Pemerintah targetkan untuk penanganan Listrik, pemasangan jaringan induk maupun aliran ke rumah warga harus rampung pada tahun 2026. Sedangkan menyala 24 jam ditargetkan pada tahun 2027 mendatang.
Hal yang sama juga seperti air bersih, pemerintah sedang mempersiapkan sejumlah langkah strategis untuk penanganan air bersih secepatnya dari keluhan masyarakat. Ditargetan sebelum mengakhiri kepemimpinan SANTUN air bersih dan listrik menjadi target utama yang harus diselesaikan.
(ret)


