Manokwari – Diduga catut nama orang penting di Papua Barat. Panitia tender Pengadaan Pesawat ATR 72 pada Proyek Tangguh LNG dinilai tidak transparan serta diduga kuat sarat dengan praktek yang merugikan pihak lain.
“Dalam tender pengadaan pesawat ATR 72 tersebut disinyalir ada permainan dengan melibatkan nama orang penting di Papua Barat, Seyogyanya perusahaan Internasioanal seperti bp yang selalu mengedepankan tata kelola yang bersih dan profesional tidak melakukan hal seperti ini.”, Jelas sumber terpercaya dalam pernyataan resminya kepada media ini, Kamis, 23 April 2026 siang.
Sumber tersebut menyayangkan hal ini masih terjadi pada pelakasanaan kegiatan pelelangan tender pekerjaan pengadaan pesawat ATR &2 milik bp Tangguh LNG.
Seharusnya panitia lelang, kata sumber tersebut, melakukan tender Pengadaan Pesawat Proyek LNG Tangguh tersebut secara terbuka
Tetapi ternyata, menurutnya, dalam praktektnya penentuan pemenangan mengdepankan cara yang tidak netral.
Mereka lebih mengutamakan titipan kepentingan untuk memenangkan perusahaan tertentu, duga sumber tersebut kepada media ini.
“bp Proyek Tangguh LNG seharunya melakukan tender secara terbuka, tetapi dalam penentuan pemenangan mengedepankan cara yang tidak netral dan kami mendugaa ada titipan kepentingan perusahaan tertentu”, Duga sumber tersebut kepada media ini.
Menurut sumber tersebut bahwa, Kondisi ini sangat menyedihkan bagi masyarakat Indonesia pada umumnya dan Papua pada khususnya.
Dikatakan, sebagai perusahaan besar yang diudga sengaja melakukan praktek kasar bahkan kotor oleh oknum-oknum yang bermental tidak profesional dan transparan seharusnya tidak ada dalam proses seperti ini.
“Dalam hal ini kami berharap ada pengawasan dari pihak aparat hukum baik Kejaksaan Agung, Mabes Polri bahkan KPK sekalipun atas pengaturan tender yang sangat merugikan pihak lain dan berpotensi korupsi”. Tegas sumber tersebut.
Hingga artikel ini diturunkan, belum ada respon dari pihak perusahaan yang menyediakan pengadaan tender proyek dimaksud, kami terus melakukan upaya komunikasi sampai mendapatkan informasi yang lebih berimbang dan jelas.
(ret)


