21.6 C
New York
Sabtu, September 12, 2026

Buy now

Pekerjaan Konstruksi Proyek Tangguh LNG UCC Dimulai

Fakfak – Pekerjaan Konsutruksi Kerangka Anjungan Lepas Pantai UBA-UBB Proyek Tangguh LNG UCC di Wilayah Kabupaten Fakfak sedang dimulai. Kegiatan ini mulai dilaksanakan setelah melewati semua tahapan dan SOP dilanjutkan dengan Prosesi Adat dan Syukuran yang berlangsung di Distrik Arguni-Fakfak, 13 Juli 2026 kemarin.

Pada pelaksanaan Prosesi Adat dan Syukuran Pemasangan Kerangka Anjungan (Jacket) Lepas Pantai UBA-UBB Proyek Tangguh LNG UCC di Distrik Arguni kemarin dihadiri langsung Bupati Fakfak. Samaun Dahlan didampingi Kapolres dan Dandim 1803/Fakfak. turut hadir Mantan Bupati Fakfak. Wahidin Puarada.

Setelah tahapan prosesi adat dan syukuran ini dilaksanakan. Pekerjaan konstruksi pemasangan Kerangka Anjungan (Jacket) Lepas Pantai UBA-UBB Proyek Tangguh LNG UCC dimulai. Pihak bp Indonesia telah memulai pekerjaan pemasangan Jacket dimaksud untuk kepentingan pelaksanaan pengeboran minyak dan gas di wilayah perairan Fakfak.

Saat ini sejumlah kapal dengan sepsifikasi masing-masing telah berada di wilayah lepas pantai pemasangan jacket proyek Tanggung LNG UCC. Beberapa kapal khusus yang akan menopang atau penunjang pemasangan kerangka anjungan (Jacket) Lepas Pantai UBA-UBB Proyek Tangguh LNG UCC adalah sebagai :

Kapal Untuk Pemasangan Anjungan

Kapal Eka Nusantara 3000 sebagai kapal utama yang akan mengangkat dan memasang anjungan UBA-UBB dan EGR, Kapal Yinson Perwira digunakan untuk menarik kapal EN3000. Kapal ini juga membantu pemasangan jangkar agar kapal EN3000 tetap pada posisi, Eka Samuder. Kapal pendukung yang digunakan untuk memabntu pemasangan jangkar agar kapal EN3000 tetap pada posisinya dilaut. Disertai kapal pendukung lainya.

Kapal Untuk Transport Pekerja

Kemudian Kapal CB-KCT Rurik 02 yang digunakan untuk mengangkut pekerja dari darat ke kapal di laut serta antar kapal dengan kapasitas 20 orang, Kapal CB Serenity digunakan untuk mengangkut pekerja dari darat ke kapal luat dengan kapasitas 40 orang, kemudian kapal CB Servewell Virtua. Kapal ini digunakan untuk mengangkut pekerja dari darat ke kapal luat dengan kapasitas 60 orang.

Jadwal Proyek Pemasangan Anjungan.

28 Mei 2026 : Kapal yang membawah anjungan UBA berlayar dari Saipem Karimun  Yard menuju UCC Tangguh Ste, 2 Juni 2026 : Kapal EN3000 Transit ke Balikpapan untuk persiapan dan loading perlatan pemasangan, 13 Juni 2026 : Kapal EN3000 berangkat dari Balikpapan menuju Tangguh UCC Ste

25 Juni 2026 : Kapal yang membawah anjungan UBBA sampai di UCC Tangguh Ste, 27 Juni 2026 : Kapal sampai ke are UCC Tangguh Ste UBA Area, 28 Juni 2026 : Kru kapal EN3000 Tim pemasangan anjungan melakukan meeting awal untuk pemasangan dan penambatan kapal

30 Juni 2026  Mulai pemasangan UBA, 28 Juli 2026 : Pemasangan Pres drilling Deck (PPD) UBA, 30 Juli 2026 : Selesai Pemasangan PPD dan UBA dan dikerjakan Pest Instalation Survey, 3 Agustus 2026 : Kapal EN3000 melepaskan tambat dan berangkat menuju UBB Ste.

Terkait dengan pemasangan anjungan ini tentunya ada potensi – potensi resiko dan dampak terhadap masyarakat setempat saat pemasangan jacket, seperti Lalu Lintas Luat. (Penyesuaian sementara jalur pelayaran dan pengguna laut perlu meningkatkan kewaspadaan). Kemudian kebisingan dan getaran merupakan dampak dari kapal dan perlatan, Kebakaran/Ledakan, keadaan darurat.

Untuk menghindari hal-hal yang dapat mengganggu keselamatan masyarakat terutama para nelayan maka tentunya harus hindari zona-zona tertentu yaitu, menghindari zona operasional karena itu zona berbahaya, menjaga kemanan dan kondusifitas daerah/wilayah, komunikasi terbuka dan penyaringan informasi.

Adapun Kampung terdekat dari lokasi kegiatan pemasangan anjungan UBA – UBB adalah : Arguni 10,6Km, Andatama 21,88Km, Taver 15, 09Km, Fior 14Km, Furir 14,3Km, Darembang 15,8Km, Ugar 18,5Km, Goras 19,8Km, Kokas 24,6Km, Otoweri 37,3Km, Wamosan 48,50Km, serta Goras Selatan 21,21 Km. seluruh kegiatan berada di area lepas pantai dan dilakukan sesuai ketentuan keselamatan kerja serta perizinan yang berlaku.

Bupati Samaun Dahlan menegaskan Pemerintah Kabupaten Fakfak mendukung setiap investasi yang masuk dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat, kelestarian lingkungan, serta nilai-nilai kearifan lokal, Investasi yang dikelola secara bertanggung jawab dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Selaku Bupati Fakfak, saya tidak pernah berhenti memanjatkan doa yang terbaik kepada Allah SWT agar setiap investasi yang hadir di daerah ini benar-benar membawa manfaat dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Fakfak. Harapan kita bersama, seluruh proses pembangunan dapat berjalan dengan aman, lancar, serta memberikan dampak positif bagi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang,” Ujarnya.

Sebelumnya, bp dan para kontraktornya mencatat pencapaian penting dalam proyek Tangguh Ubadari, CCUS, Compression (UCC), telah mengirim Jacket pertama Tangguh UCC untuk dipasang di Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat.

Jacket tersebut yang pertama dari empat konstruksi lepas pantai telah dimuat dengan aman ke atas tongkang pengangkut di Saipem Karimun Yard, Indonesia, dengan menempuh perjalanan sekitar 5.800 kilometer menuju Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

Pencapaian penting ini menegaskan komitmen yang kuat terhadap keselamatan, kualitas, dan kapabilitas nasional; semuanya untuk mendukung Indonesia dalam mencapai ketahanan energi.

“Jacket ini dibuat di Indonesia, oleh orang Indonesia, untuk Indonesia. Hal ini menegaskan komitmen kuat bp terhadap ketahanan energi nasional, pembangunan kapabilitas, serta membuka peluang bagi rantai pasok Indonesia, dalam perjalanan operasi kami selama 60 tahun di negara ini,” kata Kathy Wu, bp regional president Asia Pacific.

Fabrikasi dilakukan di Karimun Yard, yang selama beberapa dekade telah memproduksi seluruh instalasi lepas pantai Tangguh LNG, serta sejumlah proyek bp lainnya di berbagai negara.

“Kami ingin berterima kasih kepada pemerintah Indonesia, termasuk Kementerian ESDM dan SKK Migas, atas dukungan yang senantiasa diberikan. Sebagai mitra strategis energi Indonesia selama 60 tahun, kami percaya kemitraan ini dapat terus berlanjut untuk membantu Indonesia mencapai ketahanan energi,” tambah Kathy.

Tangguh UCC memiliki komitmen TKDN sebesar 45%. Dalam lingkup pekerjaan lepas pantai, peralatan utama seperti jacket dan topside Ubadari difabrikasi di yard kontraktor di Karimun.

Seluruh pipa untuk lingkup pekerjaan lepas pantai dilapisi di Jawa Timur, Indonesia. Untuk lingkup pekerjaan darat, sejumlah modul  sedang dibangun di Bintan dan Batam oleh fabrikator modul Indonesia. Selain itu, berbagai komponen seperti instrumen, peralatan listrik, perpipaan, dan mesin dipasok oleh produsen Indonesia. 

Kampung Arguni. Distrik Arguni. Kabupaten Fakfak - Provinsi Papua Barat. foto ; dok. Senin, 13 Juli 2026
Kampung Arguni. Distrik Arguni. Kabupaten Fakfak – Provinsi Papua Barat. foto ; dok. Senin, 13 Juli 2026

Catatan untuk editor:

Proyek Tangguh UCC terdiri dari pengembangan lapangan gas Ubadari, peningkatan perolehan gas melalui carbon capture, utilisation and storage (CCUS), serta kompresi darat.

Proyek Tangguh UCC mencakup platform lepas pantai, fasilitas CCUS, dan fasilitas kompresi di darat, serta menjadi bagian dari pengembangan infrastruktur Tangguh LNG yang sudah ada di Papua Barat, Indonesia.

Tangguh UCC merupakan proyek CCUS skala besar pertama yang dikembangkan di Indonesia. Pada fase awal, proyek ini berpotensi menyimpan sekitar 15 juta ton CO₂ dari emisi Tangguh, sekaligus menghasilkan sekitar 3 triliun kaki kubik sumber daya gas tambahan untuk mendukung kebutuhan energi jangka panjang Indonesia danAsia.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

error: Content is protected !!