Manokwari – Ketua Umum DPP Partai Golkar. Bahlil Lahadalia menargetkan Golkar akan menjadi Gubernur Papua Barat pasca kepemimpinan Dominggus Mandacan.
Pernyataan itu disampaikan Bahlil ketika memberikan sambutan pada pelaksanaan Pembukaan Musda – IV DPD Partai Golkar Papua Barat. Sabtu, 8 November 2025 di Aula Swissbel-Hotel. Manokwari
Bahlil sempat sesalkan melihat Konsolidasi Golkar Besutanya itu mati suri selama ini di Papua Barat sehingga beberapa target yang ingin dilakukan terpaksa mandek ditengah jalan.
Harapanya kedepan Kepengurusan yang baru terpilih periode 2025-2030 akan membentuk kepengurusan yang efektif dan mengajak semua yang belum dirangkul sehingga menjaga soliditas menyambut Pilgub Papua Barat 2030 mendatang.
Ia menceritakan pengalamanya selama bergabung dan berkecimpun di dunia politik. terkahir pengalaman PSU Pilgub Papua. lakukan Konsolidasi dengan intensitas yang sangat makasimal ditengah rongrongan kaum yang tidak sejalan politik denganya. tak peduli semua itu dengan target Golkar pemenang Pilgub Papua dari PSU 2024 lalu.
“Jadi untuk Papua Barat kedepa, saya berkomitmen untuk bersama seluruh Kader Partai Golkar untuk kita harus mencari yang terbaik putra Papua Barat yang besok akan memimpin Negeri ini
Kan saya sudah ngomong. Pak Gubernur kita ini Ketua NasDem tapi jebolan Ketua Golkar Manokwari, sudah saatnya Golkar harus kembali untuk mewujudkan doktrin karya kekaryaan”, Ucap Bahlil Lahadalia.
Ia sangat Komitmen karena di Wilayah Papua secara keseluruhan banyak kepala daerah akan menjadi pemimpin partai golkar dan besok kursi DPR RI ditargetkan akan bertambah.
Terkait dengan Golkar akan menjadi Gubernur Papua Barat. Bahlil sangat optimis karena banyak senior-senior sudah bersatu dan bergabung menjadi sebuah Vitamin Politik kedepanya.
“Jadi besok pele putus melintang patah”. Terang Bahlil Lahadalia membakar semangat Kader Golkar saat membuka Musda tersebut, sembari tambahkan.
“Gurunya ada di Pusat, sekalipun diantara semua pimpinan saya yunior tapi Golkar ini miliki pengalaman yang cukup matang dalam melihat politik kedepan”. tambahnya.
(ret)


