Fakfak – Menanggapi situasi dan kondisi gepolitik global saat ini terjadi peperangan antar negara. Amerika dan Israel Vs Iran. Sejauh ini khusus untuk wilayah territorial Korem 182/JO Fakfak sangat kondusif.
Korem 182/JO membawahi : Kodim 1803/Fakfak (Wilayah: Kabupaten Fakfak), Kodim 1804/Kaimana (Wilayah: Kabupaten Kaimana), Kodim 1806/Teluk Bintuni (Wilayah: Kabupaten Teluk Bintuni), Kodim 1808/Manokwari Selatan (Wilayah: Kabupaten Manokwari Selatan), Kodim 1811/Teluk Wondama (Wilayah: Kabupaten Teluk Wondama), Kodim 1812/Pegunungan Arfak (Wilayah: Kabupaten Pegunungan Arfak), Selain Kodim, Korem 182/JO juga membawahi satuan tempur yaitu Yonif TP 808/Mbaham Matta.
Semua wilayah teritorial dilaporkan aman dan kondusif ditengah gejolak antar negara. Danrem imbau selama bulan suci ramadhan serta persiapan Idul Fitri 1447H/2026M. Umat Islam dan kelurga yang beragama Kristen tetap jaga hubungan antar sesama dengan baik. Jangan terprovokasi dengan kondisi luar.
“Mari kita bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan damai. Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang benar sehingga masyarakat tetap tenang dan persatuan tetap terjaga, mari kita semua jaga tolernasi dengan baik” kata Irwan Budiana.
Ia juga menyoroti derasnya arus informasi yang beredar di tengah masyarakat saat ini. Menurut Irwan, tidak sedikit informasi yang beredar tanpa dasar yang jelas sehingga berpotensi menimbulkan kegaduhan jika tidak disikapi secara bijak.
“Saat ini tidak sedikit berita yang sengaja disebarkan tanpa kebenaran yang jelas sehingga berpotensi menimbulkan kegaduhan. Kita harus bijak menyaring informasi demi menjaga persatuan di tengah masyarakat,” ujar Kolonel Inf. Irwan Budiana.
Danrem menilai peran media sangat strategis dalam menjaga kesejukan informasi, terutama di tengah berbagai dinamika global yang dapat memengaruhi situasi di dalam negeri. Karena itu, ia berharap insan pers dapat terus menyajikan informasi yang akurat dan berimbang.
Letkol Inf. Irwan Budiana juga mengingatkan pentingnya kecermatan dalam menyikapi arus informasi yang semakin cepat, terutama di era digital saat ini. Tidak sedikit informasi yang beredar tanpa dasar yang jelas dan berpotensi menimbulkan kegaduhan di masyarakat.
“Kita perlu mengikuti perkembangan situasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Namun kita juga harus bijak dalam menerima berbagai informasi yang beredar. Karena tidak sedikit berita yang sengaja disebarkan tanpa kebenaran yang jelas,” kata Irwan.
Dalam konteks itu, Danrem menilai media memiliki peran strategis sebagai penjaga akurasi informasi sekaligus jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. menyinggung berbagai program pembangunan yang tengah digalakkan pemerintah, salah satunya pembangunan infrastruktur yang dinilai sangat penting bagi percepatan kemajuan daerah.
Budiana menyebutkan, program pembangunan jembatan yang direncanakan mencapai sekitar 15 unit setiap bulan di sejumlah wilayah menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
“Program-program pembangunan ini membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk rekan-rekan media agar informasi mengenai manfaat dan tujuan pembangunan dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” ujarnya.
Lebih jauh, Irwan menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, khususnya di wilayah Papua. Ia menyadari masih terdapat sebagian masyarakat yang belum sepenuhnya memahami kondisi dan kebijakan yang berlaku.
(ret)


