7.2 C
New York
Senin, November 2, 2026

Buy now

Dua Malam Lomba Islami 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua, 28 Grup Adu Ketangkasan

Laporan : Rustam Rettob/Wartawan

Fakfak – Meskipun MUI Papua Barat sejauh ini belum kucurkan anggaran Panitia Peringatan 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua sebesar 1 Miliar ke Panitia di Fakfak.

Namun tahapan dan agenda pelaksanaan kegiatan hingga puncak peringatan tetap dilaksanakan. Tentunya Panitia tetap menunggu realisasi janji bantuan hibah dari MUI Provinsi Papua Barat.

Bupati Fakfak. Samaun Dahlan yang juga saat ii menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Papua Barat membuka secara resmi pelaksanaan Lomba Islami dalam rangka peringatan 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua. 15 Juli 2026 malam. Kegiatan ini direncanakan akan berlangsung sampai 4 Agustus 2026.

Untuk malam pertama. 15 Juli 2026.  setelah Bupati resmikan. Terdapat 11 Grup yang tampil antara lain, Hadrat Anak, Samra Anak, Sholawat Anak, Yasin Anak, Barzanji Remaja, dan Pidato Remaja serta Sawat.

Sedangkan untuk malam kedua, 16 Juli 2026. Terdapat 17 grup terdiri dari. Hadrat Anaka, Pidato Pelajar, Samra Anak, Sholawat Anak, Pidato Pelajar, Yasin Anak, Samra Anak, Hadrat Remaja, Sholawat Remaja, Barzanji, dan Sawat.

Mereka tampil setelah acara ini dibuka dengan resmi oleh Bupati Fakfak. Samaun Dahlan. 15 Juli 2026 malam, beliau inginkan selama pelaksanaan ini berlangsung semua pihak tetap menjaga kekompokan dan toleransi antar sesama masyarakat di Fakfak.

Samaun Dahlan menegaskan bahwa nilai-nilai toleransi dan kearifan lokal telah tumbuh serta berkembang secara harmonis di Fakfak. Hal itu tercermin dalam filosofi Satu Tungku Tiga Batu yang selama ini menjadi perekat kehidupan masyarakat yang majemuk.

“Peringatan 666 tahun masuknya agama Islam di Tanah Papua merupakan momentum sejarah yang sangat penting dan sarat akan makna. Ini bukan hanya tentang perjalanan syiar Islam semata, tetapi juga tentang nilai-nilai persatuan, toleransi, dan kearifan lokal yang telah tumbuh dan berkembang secara harmonis di tengah masyarakat Papua, khususnya di Fakfak yang kita kenal dengan filosofi Satu Tungku Tiga Batu,” ujar Samaun Dahlan.

Bupati menjelaskan, rangkaian peringatan diawali dengan berbagai perlombaan Islami, seperti membaca Surah Yasin dan pembacaan Kitab Barzanji. Berbagai kegiatan tersebut diharapkan mampu menambah semarak peringatan sekaligus memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat memberikan manfaat bagi generasi muda untuk semakin mencintai ajaran Islam sekaligus menjaga nilai persaudaraan. Melalui perlombaan Islami, masyarakat juga diajak mempererat silaturahmi dan memperkuat kehidupan yang rukun dalam keberagaman.

“Peringatan masuknya agama Islam di Tanah Papua ini diawali dengan berbagai macam lomba seperti membaca Surah Yasin dan pembacaan Kitab Barzanji. Hal ini dimaksudkan agar peringatan hari masuknya agama Islam di Tanah Papua lebih semarak, lebih Islami, dan lebih berkah,” kata Bupati Fakfak.

Sebagaimana laporan Koordinator Bidang Lomba. Zulkfili La Ode menyampaikan bahwa peserta yang akan mengikuti lomba tersebut sebanyak 229 Grup. Setiap grup jumlah anggotanya dari 16-20 orang. Dengan estmimasi akan ditutup pada 4 Agustus 2026 malam oleh Bupati Fakfak.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

error: Content is protected !!