Laporan : Rustam Rettob/Wartawan.
Fakfak – Pengurus DPD Golkar Provinsi Papua Barat dan seluruh jajaranya serta DPD Golkar Kabupaten Se- Papua Barat menyatakan sikap politiknya bahwa tetap tegak lurus mendukung Kepemimpinan Ketua Umum. Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar.
“Saya selaku Ketua DPD Golkar Provinsi Papua Barat dan seluruh jajaran di Tingkat Provinsi Papua Barat tetap tegak lurus dalam kepemimpinan Pak Bahlil Lahadalia sebagai Ketum DPP Partai Golkar.
Saya juga menginstruksikan kepada Ketua dan jajaran Pengurus DPD Golkar Kabupaten Se-Papua Barat untuk tetap berada dalam satu koridor kepemimpinan Pak Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar”, Tegas. Samaun Dahlan, 8 November 2026 via ponsel seluler kepada mataradarindonesia.com.
Pernyataan ini muncul ditengah sorotan publik terhadap Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia. issue yang kini dimainkan oleh kelompok tertentu pasca tabir kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo terungkap. beberapa pihak menyeret nama Bahlil sang Ketum terlibat menyusun scenario dalam aksi penyadapan tersebut. sementara Bahlil sendiri ikut disadap para jenderal tersebut.
Issu ini sengaja dimunculkan untuk mengganggu stabilitas politik Partai Golkar baik secara Internal maupun Eksternal. kemudian, issue ini terus digoreng oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab agar berupaya merusak reputasi soliditas Partai Golkar serta menggangu elektabilitas Ketum Golkar yang juga Menko Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri ESDM. Bahlil Lahadalia. sayangnya issue ini tidak kuat bukti untuk melakukan Munaslub.
Samaun Dahlan selaku Ketua DPD Golkar Provinsi Papua Barat menegaskan bahwa seluruh pengurus dan kader di wilayah DPD Golkar Papua Barat tetap berada dalam satu barisan untuk mendukung kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Pernyataan ini sekaligus memperjelas posisi politik Golkar Papua Barat di tengah munculnya spekulasi mengenai kemungkinan perubahan kepemimpinan di tubuh partai. Samaun menilai, isu Munaslub tidak semestinya mengganggu kekompakan organisasi yang saat ini tengah menjalankan berbagai agenda konsolidasi.
Bagi Golkar Papua Barat, menjaga soliditas internal merupakan hal penting. Terlebih, partai membutuhkan kesamaan pandangan dan langkah dari seluruh jajaran pengurus agar program organisasi dapat berjalan sesuai arah kebijakan yang telah ditetapkan.
Saat ini seluruh potensi Partai Golkar Papua Barat telah mempersipkan diri untuk menghadapi pesta politik Pemilu Legistlatif maupun Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Golkar Papua Barat. issue Munaslub ada spekulasi politik untuk mengganggu konsentrasi Ketum dan Golkar hadapi ahenda politik besok.
“Karena itu, Golkar Papua Barat tetap tegak lurus mendukung kepemimpinan Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar. Isu pergantian kepemimpinan melalui Munaslub juga dinilai tidak sejalan dengan semangat kebersamaan yang terus dibangun di lingkungan partai.
Di tengah situasi tersebut, para kader diharapkan tetap mengedepankan kepentingan organisasi dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Golkar Papua Barat juga mengingatkan pentingnya menyikapi setiap kabar secara bijak.
Informasi yang beredar tanpa kejelasan sumber dan dasar yang dapat dipertanggungjawabkan tidak seharusnya langsung dipercaya, apalagi sampai memengaruhi hubungan antarkader.” Tegas Samaun Dahlan.
Sebelumnya, sebuah poster bertuliskan ‘Sukseskan Munaslub Partai Golkar’ beredar di media sosial. Poster tersebut berisi kalimat ‘Selamatkan Partai Golkar dari Gank Solo’ dan menampilkan wajah Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia yang disebut sebagai Caketum Partai Golkar dan Tokoh Sentral Partai Golkar. Lokasi acara tertulis di Hotel Mercure Convention Center Ancol. Acara diagendakan dihelat pada Minggu, 29 November 2026 besok.




