Kaltim – Presiden Prabowo Subianto tiba di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Senin, 12 Januari 2026 sekitar pukul 18.44 WITA.
Prabowo disambut dengan antusias dan optimisme ke IKN sebagai Ibu Kota masa depan Indonesia yang saat ini telah siap dengan berbagai sarana dan prasarana eksekutif dan infrastruktur lainnya serta sedang mempersiapkan bangunan dan ekosistem legislatif dan yudikatif yang ditargetkan selesai pada awal 2028.
Kepala Negara mendarat dengan pesawat heli di Helipad Istana Negara, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara.
Kehadiran Presiden menguatkan semangat pembangunan IKN yang terus berjalan secara konsisten lintas pemerintahan, baik pusat dan daerah serta didukung oleh berbagai instansi dan dunia usaha dari swasta.
Setiba mendarat di IKN, Presiden Prabowo Subianto disambut Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono dan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo beserta jajaran masing-masing. Presiden bersama rombongan bermalam di IKN serta dilanjutkan dengan kegiatan peninjauan esok harinya
Sebelumnya, Prabowo menyambut baik dengan peresmian kilang terbesar di Indonesia ini. Prabowo bangga karena operasi Kilang Balikpapan merupakan prestasi penting bagi negara.
“Saya menyambut bahagia dan bangga atas yang kita hasilkan hari ini, peresmian ini, saya ucapkan terima kasih kepada semua unsur dan pihak yang bekerja keras sehingga kita bisa berhasil mencapai hal ini. Ini prestasi penting bagi negara dan bangsa,” ujar Prabowo, di Balikpapan.
Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan tersebut antara lain Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.
Diketahui, pada tahun anggaran 2026. Pemerintah kucurkan anggaran ke IKN sebesar Rp. 6 Triliun. Pemerintah menegaskan kesiapan percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) seiring telah turunnya Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Otorita IKN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai mencapai Rp6 triliun.
Menyusul hal tersebut, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono secara resmi melantik dan menetapkan para pejabat perbendaharaan pada satuan kerja Otorita IKN.
Pelantikan kuasa pengguna anggaran/barang, pejabat pembuat komitmen, pejabat penandatangan surat perintah membayar, serta bendahara pengeluaran ini dilaksanakan di Kantor Otorita IKN, Nusantara, pada Rabu (31/12/2025) lalu.
Dalam kesempatan tersebut, seluruh pejabat perbendaharaan yang dilantik menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola keuangan negara yang akuntabel dan transparan.
Untuk Tahun Anggaran 2026, Otorita IKN menetapkan sebanyak 6 kepala satuan kerja, 24 pejabat pembuat komitmen, 5 pejabat penandatangan surat perintah membayar, dan 3 bendahara pengeluaran.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menegaskan bahwa besarnya anggaran yang telah dialokasikan harus dibarengi dengan tanggung jawab yang tinggi dalam pelaksanaannya.
“Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk membelanjakan uang negara dengan sebaikbaiknya. Agar betul-betul dimaknai amanah ini dan hindarkan diri dari conflict of interest dalam setiap pengambilan keputusan,” tegas Basuki.
Ia juga mengingatkan agar seluruh pejabat yang dilantik bekerja secara profesional, mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan, serta menjaga integritas dalam mendukung pembangunan IKN sebagai proyek strategis nasional.
Dengan telah turunnya DIPA dan lengkapnya perangkat pengelola anggaran, Otorita IKN optimistis pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan Ibu Kota Nusantara pada tahun 2026 dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta bangsa Indonesia.
(ret)


