6.2 C
New York
Jumat, April 3, 2026

Buy now

Beranda blog Halaman 486

Kepala BKPM-RI Dorong PTSP Fakfak Sebagai Kantor Percontohan di Kawasan Papua Barat.

0

Fakfak – Kepala BKPM – RI, Bahlil Lahadalia dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Fakfak – Papua Barat beberapa waktu lalu sempat mengunjungi Kantor PTSP Kabupaten Fakfak,

Bahlil dalam kunjungan tersebut didampingi Sekda Kabupaten Fakfak. Drs H Alibaham Temongmere, M.TP juga Kepala PTSP Kabupaten Fakfak, Marthen Ijie, tampak terlihat Kadis PUPR2KP Fakfak, Samaun Dahlan,

Dari presentasi kepala PTSP Kabupaten Fakfak, Marthen Ijie kepada Kepala BKPM-RI Bahlila Lahadalia, mendapat respon dan positif dari berbagai aspek yang dimiliki oleh Kantor tersebut sehingga dia menghendaki akan mendorong PTSP Fakfak sebagai kantor percontohan di kawasan timur provinsi papua barat,

Dengan mendorongnya kantor PTSP Kabupaten Fakfak sebagai kantor percontohan di kawasan timur papua barat, sopir angkot yang kini jabat kepala BKPM – RI itu membantu puluhan unit komputer, UPS, dan pembangunan jaringan telekomunikasi untuk memenuhi fasilitas kantor dimaksud,

“Nanti saya akan bantu computer, UPS, dan pembangunan jaringan telekomunikasi untuk memenuhi syarat agar PTSP Kabupaten Fakfak menjadi PTSP percontohan di kawasan timur provinsi papua barat”, Janji Kepala BKPM – RI,

Dihadapan kepala BKPM – RI Bahlil Lahadalia, Sekretaris Daerah Kabupaten Fakfak mengatakan salah satu pembangunan kantor PTSP dengan sangat representative adalah PTSP Kabupaten Fakfak, “PTSP kita ini merupakan PTSP terbaik di provinsi papua barat”, terang Sekda dengan melihat fasilitas dan sistim kerja yang dimiliki saat ini, (ret)

Helat Pemilukada Fakfak, Dukungan Potensial Pasangan UTA_YOH Ada di Dua Distrik, Termasuk Faktim.

0
Untung Tamsil, S.Sos, M.Si, Bakal Calon Bupati Fakfak jalur Perseorangan, ft rustam/mataradarindonesia.com

Fakfak – Calon Bupati Fakfak jalur perseorangan maupun jalur dukungan Partai Politik saat ini mulai bergerak mencari dukungan dan informasi diberbagai titik baik dipemukiman, RT/Kampung, Distrik bahkan tanggapan dari Masyarakat tingkat Kabupaten Fakfak,

Untuk tingkat Distrik, Untung Tamsil meyakini sungguh serta mengklaim Distrik Kayauni merupakan basis dukungan Pasangan UTA_YOH dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Fakfak periode 2020 mendatang,

Dia menguraikan bahwa dari angka 17 Distrik yang saat ini mengumpulkan keeping KTP, ada 3 Distrik yang dalam pembagianya belum mencapai angka DPT bilangan pembagi 10%,

Ketiga Distrik yang dalam pembagianya belum mencapai angka 10% dari DPT walaupun dalam ketentuan tidak dipersoalkan angka dimaksud,

“Tiga Distrik itu adalah Kayauni, Kramomongga, dan Fakfak Timur, tim kami masih terus bekerja dilapangan untuk mengumpulkan KTP dari Masyarakat”, Jelas Untung Tamsil – Yohana Dina Hindom,

Untung tegaskan bahwa dia bersama Yohana Dina Hindom memiliki dukungan yang sangat potensial di dua distrik yaitu, Distrik Kayauni, dan Kramomongga, termasuk masyarakat yang ada di Distrik Fakfak Timur,

“Saya mau sampaikan bahwa saya dan ibu Yohana punya keluarga besar itu yang ada di Distrik Kayauni dan Kramomongga, termasuk juga saudar-saudara kami yang ada di Fakfak Timur, dalam kurun waktu 1 bulan bisa mencapai keping KTP yang diharapkan”, Terang UTA_YOH,

Berikut hasil perolehan sementara dukungan KTP untuk Pasangan UTA_YOH yang tersebar di 17 Distrik di Kabupaten Fakfak :

Sebetunya pasangan UTA_YOH sudah mencapai angka 10.000 keping KTP sebagaimana target awalnya, namun karena dengan ditetapkanya PKPU 16 tahun 2019 sehingga ASN, TNI/Polri tidak dapat menggunakan hak pilih melalui memberikan dukungan KTP kepada Kandidat Calon Bupati / Wakil Bupati, (ret)

Dua Penyiram Novel Ditangkap, Kado Terbaik Polri Jelang Akhir Tahun

0
Dua Penyiram Novel Ditangkap, Kado Terbaik Polri Jelang Akhir Tahun

JAKARTA – Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) memberikan apresiasi kepada Kapolri dan seluruh jajarannya yang sudah berhasil mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

“Kami menilai ini adalah kado terbaik Polri pada Natal dan menjelang Tahun Baru untuk masyarakat Indonesia,” ungkap Direktur Eksekutif Lemkapi Dr Edi Hasibuan, di Jakarta, Jumat (27/12/2019).

Diketahui, Mabes Polri akhirnya mengumumkan tersangka penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan, di Polda Metro Jaya, Jumat sore. Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, terdapat dua orang pelaku yang diamankan, dimana keduanya merupakan anggota Polri aktif.

Baca Juga:

= Polisi Dalami Motif Penyiraman Air Keras kepada Novel Baswedan

Menurut Edi Hasibuan, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa Polri selama ini bekerja siang malam dan tak pernah mengenal lelah demi mengungkap kasus Novel Baswedan. “Kapolri juga kita lihat tegas. Walaupun pelakunya adalah oknum Polri, tapi Kapolri berkomitmen akan memberikan tindakan tegas dan tidak akan melindungi oknum yang melanggar hukum. Kita apresiasi ketegasan Kapolri kepada siapa pun, termasuk anggotanya yang melanggar hukum,” kata pakar hukum kepolisian dari Universitas Bhayangkara Jakarta ini.

Mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) ini yakin atas keberhasilan tersebut publik memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kapolri dan seluruh jajarannya yang sudah bekerja keras. “Kita bangga memiliki Polri yang profesional,” pungkas pemerhati kepolisian ini. (pur)

Pernyataan Lawan “Si Koko” Membuat Pasangan UTA_YOH Kerja Ekstra Mengawal Pemilukada Fakfak,

0
Untung Tamsil/Bacabup Fakfak didampingi Yohana Dina Hindom/Bacawabup Fakfak saat Konferensi Pers, ft rustam/mataradarindonesia.com

Rustam Rettob / Wartawan mataradarindoensia.com

FAKFAK – Pernyataan singkat salah satu pasangan Calon Bupati Fakfak Samaun Dahlan beberapa waktu lalu soal keoptimismenya untuk maju berpasangan dengan Clifor H Ndandarmana sebagai Calon Wakil Bupati Fakfak keduanya memprediksikan akan melawan “Si Koko” alias Kotak Kosong tampak membuat pasangan lain tidak tinggal diam soal proses demokrasi pada pemilukada fakfak tahun 2020 mendatang.

Konferensi Pers Pasangan UTA_YOH terkait dengan rilis hasil sementara pengumpulan KTP warga untuk mendorong Untung – Yohana menuju Calon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak tahun 2020 mendatang, Untung menegaskan bahwa Pasangan UTA_YOH sangat siap untuk mengikuti proses politik pemilukada Fakfak tahun 2020 mendatang,

Untung mengatakan bahwa Pasangan UTA_YOH bukan “kaleng-kaleng”, dia mengatakan untuk melawan Kotak kosong ataupun nama lain dari itu adalah hak konstitusional setiap warga negara, namun dari sisi kesiapan Pasangan UTA_YOH wajib mengantisipasi dan UTA_YOH tegas tidak akan ikut serta dipermainkan,

“Dari sisi kesiapan tentunya kami harus mengantisipasi, dan tegas saya sampaikan kami (UTA_YOH) tidak ikut serta dipermainkan dan akan mengawal proses ini hingga titik darah penghabisan secara proses dan ketentuan undang-undang yang berlaku”, Jelas UTA_YOH,

Dengan munculnya narasi kandidat lain menyatakan akan melawan “Si Koko”, menurut Untung Tamsil, hal ini menjadi atensi UTA_YOH untuk tetap mengawal pesta demokrasi pemilukada fakfak ini secara baik dan benar,

“Proses demokrasi di fakfak tentu kita sama-sama pahami, kami semua pernah sama-sama rasakan sehingga menjadi perhatian serius bagi pasangan UTA_YOH”, Ikhtiar Untung Tamsil disambut tepuk tangan oleh simpatisan dan pendukungnya,

Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Fakfak itu mengatakan bahwa Pasangan UTA_YOH bukan pasangan tidak memiliki kemampuan alias “kaleng-kelang”, namun dia berani maju dan berjuang tentu dengan santun dan menghormati demokrasi di Kabupaten Fakfak,

“Sementara ini hasil pengumpulan dukungan KTP sudah 8.006 keping/lembar yang tersebar di 17 Distrik di Kabupaten Fakfak, hal ini menunjukkan bahwa kami UTA_YOH bukan kaleng-kaleng dan kami akan siap sebagai petarung dengan saudara-saudara kami yang lain baik melalui jalur parpol maupun jalur perseorangan”, Ucap Untung Tamsil,

Untung mengakui bahwa pasangan UTA_YOH bukan pasangan calon bupati dan calon wakil bupati yang memiliki kemampuan financial kuat

Karena itu, UTA_YOH berangkat dari hati nurani dan keikhlasan yang tulus untuk bersama pendukungnya berjuang demi membangunan kabupaten fakfak lebih maju ke depan,

Tentunya untuk dukungan dana pasti ada bahkan akan dilakukan proses tombor maage (kumpul uang-red) dengan melibatkan keluarga, Rencana Pasangan UTAH_YOH kepada wartawan kemarin, (ret)

Partai Demokrat Pastikan Mengusung Pasangan #SADAR Pada Pemilukada Fakfak

0
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Fakfak, Semuel Hegemur, SE, MM ft rustam/mataradarindonesia.com

Rustam Rettob/wartawan mataradarindonesia.com

FAKFAK – Angin koalisi mulai berembus jelang Pilkada 2020. Terutama di Kabupaten Fakfak Papua Barat yang punya peta persaingan ketat dalam menentukan orang nomor satu di wilayah ini.

Hal ini tergambar dari pernyataan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Fakfak, Semuel Hegemur, SE, MM, dia mengatakan Demokrat siap berjalan bersama Partai Partai yang lain jika diajak untuk berkoalisi dalam Pilkada 2020.

Apalagi bila partai berlambang mercy ini yang berkomitmen mendukung Pasangan Samaun Dahlan dan Cliford Ndandarmana sebagai kandidat kuat dalam mengarungi kontestasi Pilkada tahun depan.

Begitu diungkapkan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Fakfak Semuel Hegemur, SE.MM, saat dikonfirmasi grup mataradar Jumat (27/12) di kediamannya Jalan A.Yani Fakfak.

Meski begitu, Semuel Hegemur, Mantan Sekjen DPD KNPI Kabupaten Fakfak menyampaikan hingga kini partainya pada bulan Januari 2020 mendatang rekomendasi parpol akan terproses,

Prosesi peresmian Taman #SADAR (Samaun – Ndandarmana) belum lama ini, ft rustam/mataradarindonesia.com

Lanjut dia, Partai Demokrat akan fokus melakukan komunikasi dan konsolidasi bersama partai politik lainnya untuk mengusung bersama sama terhadap pasangan Samaun Dahlan dan Cliford Ndandarmana dengan akronim #SADAR

“Kami memang hanya mempunyai 1 kursi di DPRD Kabupaten Fakfak. tapi kami memiliki komitmen kuat mendukung pasangan ” SADAR di Pilkada Fakfak Tahun 2020 tentu syaratnya kami harus berkoalisi dengan jaminan Menang dalam pertaruangan,” ungkapnya.

Disinggung apakah Ketua Demokrat yakin memberikan dukungan Rekomendasi Bupati dan Wakil Bupati Fakfak akan jatuh ketangan SADAR,

Menurut dia, jelas bahwa usulan telah kami sampaikan ke DPD dan akan diteruskan ke DPP Demokrat Insya Allah dengan Ridho Tuhan Yang Maha Kuasa, Pasangan #SADAR akan mendapatkan Rekomendasi, Sem Hegemur membenarkan hal itu.

Jelas kami Partai Demokrat Kabupaten Fakfak kata dia, di Pilkada 2020 ingin menang bersama Partai yang sama sama berkoalisi, makanya harus membagun kebersamaan dan semangat bersama Partai koalisi mewujudkan itu,” tegasnya.

“Demokrat tetap menghargai dan menghormati semua pasangan calon, namun demokrat tetap punya pilihan, Samaun Dahlan – Cliford Hendrik Ndandarmana, terima kasih”, Tutup Mantan Wakil Ketua DPRD Fakfak Periode 2014-2019 ini, (ret)

Pastikan Ikut Kontestan Pemilukada Fakfak, Pasangan UTA_YOH Berhasil Kumpulkan 8.006 Keping KTP, Target 10.000 Adalah Pasti.

0
Untung Tamsil/Bacabup dan Yohana Dina Hindom/Bacawabup saat memperlihatkan hasil perekrutan keping KTP yang akan dimasukkan ke SiLON KPU Fakfak, ft rustam/matadarindonesia

Rustam Rettob/wartawan mataradarindonesia.com

FAKFAK – Genderang perang untuk menuju perhelatan Akbar dalam rangka pemilihan umum bupati dan wakil bupati fakfak periode 2020-2025 tampak mulai ditabuh oleh Pasangan Untung Tamsil dan Yohana Dina Hindom dengan akronim UTA_YOH,

Bertempat di Roemah Djoeang Independen, Jumat (27/12) Pasangan UTA_YOH memberikan keterangan Pers secara resmi disaksikan puluhan massa pendukung dan simpatisanya, mereka menyaksikan keterangan Pers tersebut terkait hasil kerja perekrutan KTP warga di tingkat Masyarakat

Bakal Calon Bupati Fakfak Jalur Perseorangan, Untung Tamsil dan Bakal Calon Wakil Bupati Fakfak, Yohana Dina Hindom, didampingi Koordinator Tim Salem Alhamid menyampaikan, kerja keras tim pasangan UTA_YOH untuk memperoleh KTP warga saat ini telah mencapai 8.006 lembar/keeping,

Mereka targetkan  akan memperoleh keping KTP tersbeut mencapai 10.000, itu pasti, hal itu disampaikan Bakal Calon Bupati Fakfak Untung Tamsil, S.Sos, M.Si,

Ribuan keping KTP tersebut yang dikumpulkan Tim Pasangan UTA_YOH tersebar di 17 Distrik yang ada di Kabupaten Fakfak, Untung dengan sapaan UT menyampaikan dukungan sementara tersebut dari total 17 Distrik yang ada,

Suasana Konferensi Pers yang dilakukan oleh Pasangan UTA_YOH di Roemah Djoeang ft rustam/mataradarindonesia.com

“Kami sudah kumpulkan 8.006 keping KTP dari masyarakat, target kami 10.000 sebelum pendaftaran dimulai di KPU Fakfak, itu pasti,

Karena ada tim kami yang masih bekerja kata dia, mereka masih berada di beberapa distrik di Kabupaten fakfak” Terang Untung Tamsil didampingi Pasangan Bakal Calon Wakilnya, Yohana Dina Hindom.

Menurut Untung Tamsil, Pasangan UTA_YOH bukan pasangan kaleng-kaleng karena ribuan keping KTP tersebut menunjukkan bahwa dukungan dan representasi dari masyarakat kecil untuk mendorong pasangan UTA_YOH sebagai petarung dalam pemilukada mendatang dengan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati yang lain di Fakfak.

Terkait 8.006 keping KTP yang sudah dikumpulkan, pihaknya bersama tim saat ini telah menginput melalui data SiLON secara off line yang telah diberikan oleh KPU Kabupaten Fakfak.

Pasangan UTA_YOH satu-satunya pasangan jalur perseoranganlah yang sangat siap untuk maju bertarung dengan kandidat lain baik dari jalur perseorangan maupun partai politik.

Untung optimis sisa waktu 1 bulan kedepan pihaknya bersama-sama tim akan mendapatkan 10.000 keping KTP sebelum mendaftar ke KPUD Kabupaten Fakfak.

Pendukung dan Simpatisan Pasangan UTA_YOH terlihat hadir saat Konferensi Pers, Jumat (27/12) ft rustam/mataradarindonesia.com

“8.006 dari 17 Distrik telah terkumpul dan tersebar, ini menunjukkan bahwa dukungan dan partisipasi masyarakat terhadap pasangan UTA_YOH sangat tinggi, sesuai ketentuan KPU atau PKPU minimal setiap pasangan Calon memenuhi jumlah 5.179 maka Pasangan UTA_YOH sudah mencapai lebih 80% target yang diberikan dari target 10.000”, Jelas Untung Tamsil disambut tepuk tangan yang meriah oleh massa dan pendukungnya.

Dijelaskan Untung Tamsil, Pasangan UTA_YOH jika tidak terbentur dengan aturan dan ketentuan pemilu yang ada maka per/ Desember 2019 pihaknya sudah mencapai lebih 10.000.

Namun karena aturan tidak menghendaki sehingga sebanyak 1.789 ASN yang memberikan dukungan melalui keping KTP terpaksa dikeluarkan karena ASN dilarang memberikan dukungan KTP kepada Calon Bupati jalur perseorangan, termasuk TNI/Polri.

Untung juga mengapresiasi bakal calon yang lain yang ingin maju sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati fakfak dari jalur perseorangan, “Welcome”, kata dia,

Menurutnya semua ini adalah kesempatan dan memiliki hak demokrasi yang sama, “Kita berkompetisi secara sehat”, Pasangan UTA_YOH Akan Mengawal Demokrasi Fakfak Sampai Titik Darah Penghabisan. (ret)

Disaksikan Menteri Perhubungan dan Kepala BKPM-RI, Pemda Fakfak Resmi Menyerahkan Sertifikat Pembangunan Bandara Siboru ke Pemerintah Pusat,

0
Penyerahan sertifikat tanah pembangunan bandara siboru dari Pemda Fakfak kepada Kementerian Perhubungan Udara di jakarta, ft Istimewa

FAKFAK – Mewakili Bupati Fakfak, Sekda Drs H Alibaham Temongmere, M.Tp didampingi Kepala Dinas PUPR2KP Kabupaten Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos, M.AP,

Kepala Bandara Torea Fakfak, Kepala Bidang Asset Pemda Fakfak, Bahman Mokoginta resmi menyerahkan sertifikat tanah pembangunan bandara siboru dari pemerintah daerah Kabupaten Fakfak kepada Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan – RI,

Penyerahan asset tanah tersebut dari pemerintah daerah Kabupaten fakfak kepada pemerintah pusat melalui Dirjen Perhubungan Udara – RI disaksikan langsung oleh Menteri Perhubungan, Kepala BKPM – RI, Bahlil Lahadalia, SE, M.SI dan Dirjen Perhubungan Udara di Kantor Kementerian Perhubungan Republik Indoensia, kamis, (26/12),

Kepala BKPM – RI Bahlil Lahadalia saat berkunjungan ke Fakfak selama dua hari kemarin mengatakan, pihaknya akan tetap membantu pemerintah daerah kabupaten fakfak untuk mengkoordinasikan pembangunan bandara siboru fakfak ke semua kementerian terutama kementerian perhubungan di Jakarta,

Karena itu, kata bahlil, salah satu tugas BKPM adalah mengkoordinasikan berbagai investasi baik dari aspek pemerintahan maupun investasi murni, terang Bahlil belum lama ini saat berkunjung ke Bandara Siboru Fakfak didampingi Kadis PUPR2kP Fakfak, Samaun Dahlan.

Suasana pertemuan dan penyerahan sertifikat dari pemda fakfak kepada pemerintah pusat, berhadana, Menteri Perhubungan dan Kepala BKPM – RI, ft istimewah

Bupati Fakfak melalui Sekda Kabupaten Fakfak, Drs H Alibaham Temongmere, M.TP didampingi Kepala Dinas PUPR2KP Kabupaten Fakfak, Samaun Dahlan, Kepala bandara Torea Fakfak, Kepala Bidang Aset Daerah Kabupaten fakfak, Bahman Mokoginta kepada mataradar.com, Kamis, (26/12) menjelaskan bahwa dengan diserahkanya sertifikat tanah tersebut maka pemerintah pusat segera akan memprioritaskan pekerjaan pembangunan Bandar udara Yacob Patipi di Kampung Siboru, Kabupaten Fakfak – Papua Barat untuk dapat mengalokasikan anggaranya,

“Pemerintah Kabupaten Fakfak, mewakili bupati fakfak, saya selaku Sekda, resmi telah menyerahkan sertifikat tanah pembangunan bandara yacob patipi di Kampung siboru, Kabupaten Fakfak kepada pemerintah pusat,

Penyerahan ini disaksikan langsung oleh Menteri Perhubungan dan Sekjend, Direjen Perhubungan Udara, serta Kepala BKPM – RI Bapak Bahlil Lahadalia, hadir juga Kepala Bandara torea Fakfak, Kepala Dinas PUPR2KP Fakfak, Samaun Dahlan, dan Kepala Bidang Aset pemda fakfak, Bahman Mokoginta di Kantor Kementerian Perhubungan di Jakarta”, Terang Sekda, H Alibaham Temongmere, kepada mataradar.com, Kamis, (26/12),

Penyerahan Sertifikat tanah pembangunan bandara yacob patipi di kampung siboru tersebut yang disampaikan oleh Sekda Kabupaten Fakfak kepada mataradar.com, kamis, (26/12) seluas 70 ribu hektare, yang diserahkan kepada pemerintah pusat yakni kementerian perhubungan untuk selanjutnya menjadi dasar untuk pembangunan Bandar udara yacob patipi di kampung siboru,

“Tujuan penyerahan sertifikat tersebut juga adalah sebagai syarat untuk pemerintah pusat melalui kementerian terkait segera mengalokasikan anggaran untuk pembangunan bandara siboru”, Terang Sekda H. Alibaham Temongmere yang dihubungi melalui selulernya Kadis PUPR2KP Fakfak ini,

Selain menyerahkan sertifikat tanah pembangunan bandara siboru kepada pemerintah pusat, pemerintah kabupaten fakfak juga berencana akan menyerahkan sertifikat pembangunan pelabuhan karas yang rencana akan dilaksanakan pada januari 2020 mendatang,

“Sementara penyerahan sertifikat pembangunan pelabuhan karas rencana akan diserahkan juga kepada Dirjen perhubungahn Laut dari pemerintah daerah kabupaten fakfak kepada pemerintah pusat, penyerahan ini akan dilaksanakan pada 6 januari 2020 mendatang dimana termuat dalam sertifikat tersebut adalah hibah tanah pemerintah daerah kabupaten fakfak kepada pemerintah pusat”, Jelas Sekda kepada mataradar.com,

Penyerahan sertifikat pembangunan bandara siboru tersebut dari pemerintah daerah kabupaten fakfak kepada pemerintah pusat merupakan bentuk tindak lanjut dari kunjungan kerja kepala BKPM – RI, Bapak Bahlil lahadalia, hasil dari koordinasi tersebut sehingga Kamis, (26/12) mewakili bupati Fakfak, Sekda didampingi Kadis PUPR2KP menyerahkan sertifikat dimaksud, (ret)

BKPM Menggandeng Kejaksaan Memuluskan Realisasi Investasi, Tak belajar dari kesalahan TP4 di era sebelumnya?

0
Kepala BKPM - RI, Bahlil Lahadalia, SE, M.Si, ft Istana Negara Jakarta,

FAKFAK – Dikutip dari tirto.id, Langkah yang ditempuh pemerintah untuk menggaet pemodal dan menjaga iklim usaha tetap kondusif semakin jauh. Saking jauhnya, insentif besar-besaran dan deregulasi perizinan dinilai masih belum cukup.

Untuk memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada investor, kerja sama lintas instansi ditempuh oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Kejaksaan Republik Indonesia.

Kamis pekan (19/12/2019), dua lembaga itu meneken nota kesepahaman (MoU) yang isinya, antara lain, pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Investasi.

Tim itu nantinya akan melakukan monitoring peraturan atau hambatan terhadap investasi hingga pengawalan investor dari mulai rencana sampai dengan realisasi.

Kepala BKPM Bahlil Lahaladalia mengatakan, selama ini investor di daerah kerap mengeluh tak mendapatkan kepastian hukum bahkan hingga dikriminalisasi. Saat kerja sama itu berjalan, ia berharap tak ada lagi kasus “kriminalisasi kepada investor dan pelaku usaha”.

“Kami ingin investor terlindungi dan hak-hak dia secara hukum dijamin oleh negara, sekaligus ada kepastian hukum bagi investor,” ujarnya usai penandatangan nota kesepahaman tersebut.

Selama ini, masalah kriminalisasi terhadap para pelaku usaha dianggap sebagai salah satu hambatan investasi. Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Didik Rachbini mengatakan, kekhawatiran pelaku usaha berkaitan dengan banyaknya perkara perdata yang pada akhirnya “dibelokkan” ke ranah pidana.

Dalam hal ini, pelaku usaha dianggap sebagai kriminal padahal kesalahannya bersifat administratif. “Hukum ini kadang berlebihan. Seharusnya proporsional. Ini banyak sekali hukum perdata itu banyak sekali kesalahan administrasi itu di hukum sebagai kriminal,” kata Didik,

Kasus yang membelit Eks Direktur Utama Pertamina KarenA Agustiawan, kata Didiek, adalah contoh bagaimana kebijakan perusahaan yang dianggap sebagai perbuatan melawan hukum karena adanya kerugian. Karena didakwa merugikan negara sebesar Rp568,06 miliar atas investasi Pertamina di Blok Basker Manta Gummy (BMG), Australia, pada 2009.

Jika sudah begini, investor bisa ragu untuk merealisasikan penanaman modal mereka di daerah Padahal, dalam konteks bisnis, sangat wajar jika sebuah keputusan korporasi memiliki konsekuensi merugi atau gagal.

“Mencuri proyek kriminal, proyeknya gagal ya mungkin karena bencana atau mungkin karena proyeknya berhasil, itu bukan kriminal. Seperti Karen di Pertamina. Saya tidak percaya dia itu maling. Tapi itu dikriminalisasi oleh hukum,” terangnya.

Lantaran itu, menurut Didiek, wajar jika pemerintah menggandeng Kejagung. Apalagi, BKPM perlu mengejar target Rp708 triliun investasi yang belum terealisasi.

Mengulang Kesalahan TP4

Meski demikian, menurut Direktur Eksekutif Lokataru, Haris Azhar, Satgas Investasi hasil kerja sama BKPM dan Kejaksaan berpotensi mengulang kesalahan Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan (TP4) yang telah dibubarkan.

Sepanjang 2015 hingga 2019, tim bentukan mantan Jaksa Agung HM Prasetyo itu menganggap penegakan hukum sebagai hambatan penyerapan anggaran dan percepatan pembangunan. Namun, pada praktiknya, kinerja TP4 jauh dari ekspektasi.

Alih-alih memuluskan rencana pembangunan strategis, TP4 justru cuma jadi “stempel” proyek aman. Padahal, penegakan hukum adalah konsekuensi dari hukum yang berlaku dan karena itu tak boleh ada keistimewaan terhadap investor.

Lagi pula, menurutnya, masalah utama dalam kriminalisasi investor adalah aparat penegak hukum yang nakal. “Sudah menjadi pengetahuan umum di kalangan pebisnis, bahwa ada duit siluman yang sering diminta oleh aparat penegak hukum bawah maupun atas, atau sebaliknya disediakan oleh si pebisnis atau investor,” sebut Haris.

Apa yang disampaikan Haris memang bukan pepesan kosong. Ferdinand T Andi Lolo,bekas Komisi Kejaksaan Republik Indonesia, mengaku pernah mendapat aduan dari seorang kepala daerah soal kelakuan kepala Kejaksaan yang memeras demi mendapatkan proyek.

Sehingga penyelesaian yang perlu dilakukan adalah memberantas oknum-oknum penegak hukum nakal ini. Bukan seolah memberi karpet merah pada investor.

Ia khawatir, diteruskannya perjanjian ini akan berdampak pada persaingan usaha yang tak sehat. Pasalnya, ia melihat perjanjian ini hanya menguntungkan investor besar dan cenderung merugikan pengusaha kecil.

“Mereka (Oknum penegak hukum) menggunakan alasan hukum padahal memeras, mereka bilang penegakan hukum padahal intimidasi dengan sarana hukum. Ini yang disebut kejahatan dalam penegakan hukum. Hal ini tidak bisa diselesaikan lewat membuat kerja sama antar instansi penegak hukum dengan sektor bisnis,” tegasnya.

Board of Director Lokataru Foundation, Nurkholis Hidayat, berpandangan apa yang telah dilakukan BKPM dan Kejagung bisa jadi langkah yang tepat untuk menghindari kesalahan tafsir hukum yang dapat mengakibatkan pengusaha terjerat delik pidana.

Tapi, kata dia, kebijakan yang dihasilkan dari kerja sama ini tak bisa dijadikan senjata tunggal dalam rangka memperlancar investasi.

Bila tak diawasi dengan baik, langkah ini malah bisa jadi bumerang bagi pemerintah sendiri. Terlebih, hingga saat ini proyek TP4 belum pernah dievaluasi secara total dan masih meninggalkan banyak masalah.

“Alih-alih mencegah jaksa nakal memeras pengusaha, MoU bisa membuat hukum tak berfungsi dan aparat penegak hukum kehilangan independensinya ketika misal harus menegakkan hukum atas investor yang benar-benar nakal yang misal main suap dan koruptif, anti lingkungan, perburuhan dan HAM,” pungkasnya.

Valentino Rossi Pilih Pensiun jika Tampil Mengecewakan Musim Depan

0

BOLASPORT.COM – Pembalap Monster Energy YamahaValentino Rossi, menyebut bahwa dia bisa saja pensiun andai tampil kurang maksimal pada MotoGP 2020.

Perjalanan Monster Energy Yamaha mengarungi musim kompetisi 2019 bak roller-coaster bersama dua pembalapnya, Valentino Rossi dan Maverick Vinales.

Sepanjang musim lalu, skuat Iwata kesulitan bersaing secara konsisten dengan pabrikan seperti Honda dan Ducati dalam perebutan gelar juara dunia.

Yamaha hanya mampu meraih dua kemenangan sepanjang 2019 melalui Maverick Vinales yang tampil garang di Assen (Belanda) dan Sepang (Malaysia).

Baca Juga: Rekor Dunia Baru Diciptakan Timnas Putri Kriket Indonesia

Sementara rekan satu timnya, Valentino Rossi, masih tak kuasa untuk keluar dari masalah yang dia hadapi bersama motor YZR-M1.

Berbeda dengan Vinales, rider Italia berjulukan The Doctor itu bahkan tidak mampu sekalipun membawa timnya meraih kemenangan pada musim lalu.

Hasil terbaik Rossi sepanjang tahun 2019 adalah dua kali finis sebagai runner-up pada balapan MotoGP Argentina dan MotoGP Amerika Serikat.

Musim 2019 semakin berjalan rumit bagi Rossi terutama saat dia membukukan tiga kali hasil gagal finis alias did not finish (DNF) secara beruntun.

Dua Kantor Kas Bank Papua di Fakfak Naik Kelas Tahun 2020.

0

FAKFAK – Guna meningkatkan fungsi pelayanan perbankan di beberapa Distrik di Kabupaten Fakfak demi membantu putaran roda Pemerintahan dan perekonomian masyarakt di Distrik maka tahun 2020 Bank Papua Cabang Fakfak akan meningkatkan status dua kantor Kas menjadi Kantor Cabang Pembantu.

Kepala Bank Papua Cabang Fakfak, Gani Toisuta, mengatakan, dua kantor Kas Bank Papua yang akan ditingkatkan kelasnya pada tahun 2020 adalah kantor kas Bomberay akan ditingkatkan menjadi Kantor Cabang Pembantu.

Dan kantor kas Bank Papua Distrik Karas juga akan ditingkatkan menjadi Kantor Cabang Pembantu, sehingga di tahun 2020 nanti Kantor Kas Bomberay dan Kantor Kas Karas sudah menjadi Kantor Cabang Pembantu Bank Papua di Bomberay dan Karas.

Sedangkan untuk kantor Kas Bomberay setelah menjadi Kantor Cabang pembantu Bank Papua maka status Kantor Kas Bomberay akan dipindahkan ke Distrik Tomage, sehingga di Distrik Tomage nanti sudah ada kantor Kas Bank Papua, tutur Kepala Kantor Bank Papua Cabang Fakfak, Gani Toisuta, kepada mataradarindonesia.com di ruang kerjanya beberapa hari lalu.

Lebih lanjut menurut Gani, sebenarnya peningkatan status Kantor Cabang Pembantu di Distrik Bomberay dan Distrik Karas sudah diproses sejak tahun 2019 namun sampai saat ini pihaknya masih menunggu persetujuan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa keuangan (OJK).

“Sebenarnya peningkatan status Kantor Kas Bank Papua Bomberay dan Kantor Kas Bank Papua Karas sudah ditingkatkan menjadi Kantor Cabang Pembantu pada tahun 2019 namun masih menunggu ijin BI dan OJK”, tuturnya.

Karena itu, Gani pastikan pada tahun 2020 mendatang ijin dari BI dan OJK akan turun sehingga Kantor Kas Bank Papua di Bomberay dan Karas sudah dapat ditingkatkan menjadi Kantor Cabang Pembantu Bank Papua di kedua Distrik tersebut.

Dikatakan, dengan akan berubah status menjadi Kantor Cabang Pembantu Bank Papua di distrik Bomberay dan Karas maka kewenangan kedua Kantor Cabang Pembantu Bank Papua di Bomberay dan Karas sudah dapat menyalurkan kredit kepada ASN yang bertugas di kedua Distrik tersebut.

Bukan saja kredit untuk ASN dapat diberikan kepada ASN di Distrik Bomberay dan Karas, namun untuk pelayanan kredit kepada masyarakat melalui pelayanan Kredir Usaha Rakyat (KUR) sudah dapat disalurkan bila kedua kantor kas itu ditingkatkan menjadi Kantor cabang Pembantu Bank Papua, tuturnya.

Termausk seluruh SCIM Kredit sesuai kewenangan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Papua untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat dan putaran keuangan di Distrik Bomberay dan Karas dapat disalurkan melalui Kantor Cabang Pembantu pada 2020 mendatang, tutup Gani Toisuta, (ret)

error: Content is protected !!