30.8 C
New York
Kamis, April 16, 2026

Buy now

Bupati Fakfak Perintahkan Dinas Kesehatan Segera Cairkan Dana Operasional Puskesmas

Fakfak – Kepala Puskesmas Bomberay, Kabupaten Fakfak – Papua Barat. Abdul Azis Al-Zubaidy. Saat Musrenbang Distrik Bomberay, 25 Februari 2026 lalu. Didepan Bupati dan Wakil Bupati Fakfak mengeluhkan soal operasional Puskesmas yang sejauh itu belum turun untuk dapat memfasilitasi program dan kegiatan mereka. Khususnya Puskesmas Bomberay.

Selain mengusulkan soal kendaraan ambulance, gedung baru puskesmas, serta tenaga driver operasional kendaraan ambulance. Abdul Azis Al-Zubaidy sebagai kepala puskesmas juga mengeluhkan soal anggaran operasional kesehatan. Karena ketika anggaran terlambat maka kinerja bisa terganggu dan terhambat. Jika dipaksakan maka uang pribadi terpaksa terkuras

Ia merasa bersyukur dan mengapresiasi kinerja kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Fakfak. Samaun Dahlan dan Donatus Nimbitkendik karena sejak kepemimpinan beliau berdua. Periode 2025-2030. Sidang APBD Kabupaten Fakfak selalu tepat waktu. Baik APBD Tahun 2025 maupun tahun berkenaan (2026-red).

Namun demikian setelah APBD disahkan dan ditetapkan kemudian diusulkan ke Provinsi untuk kemudian disetujui maka langkah berikut adalah perbanyak DPA.

Saat ia berbicara didepan Bupati dan Wakil Fakfak dikupig langsung Kepala Dinas Kesehatan Fakfak kemarin, Kepala Puskesmas mengeluh dana operasional puskesmas yang mana DPA-nya telah diserahkan ke Dinkes Fakfak untuk dapat digunakan.

Sayangnya, ungkap Al-Zubaidy. Anggaran tersebut belum turun ke Puskesmas sementara pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas tidak menunggu anggaran. Ia bersifat on time sehingga anggaran yang sudah ada bisa diproses dan dicairkan ke puskemas-puskemas. Jangan menunggu lama karena orang meninggal (misalnya) tidak tunggu anggaran dari dinas turun ke puskesmas.

“Yang berikut soal anggaran Pak Bupati. Saya pribadi menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintahan bapak dan pak wakil karena selama ini sidang tepat waktu. Namun setelah sidang sampai saat ini anggaran kami ditingkat puskesmas bomberay ini belum turun.

Sedangkan tingkat pelayanan di Puskesmas ini cukup tinggi dengan berbagai persoalan yang sangat beresiko. Jangan tunggu 6 bulan. Karena orang sakit tidak tunggu anggaran puskesmas turun baru sakit. Jadi tolong pak bupati”, Harap Abdul Azis Al-Zubaidy.

Merespon hal tersebut, Bupati Fakfak. Samaun Dahlan perintahkan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak dr. Maulana Patiran agar segera lakukan proses pencairan dana operasional puskesmas guna mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas.

“Pak Kadis (Dinas Kesehatan-red). Anggaranya sudah bisa digunakan ya”, Tanya Bupati. Langsung dijawab Kadinkes Fakfak, “Sudah bisa bapak (Bupati-red).

Perintah Bupati Fakfak selanjutnya adalah, “Segera proses anggaran operasional mereka (Puskesmas-red) untuk bisa digunakan.

Jangan tunggu lama-lama, kasihan, kebutuhan dan pelayanan dibawah makin banyak”, Tegas Samaun merepson keluh kesah Kepala Puskesmas Bomberay. Abdul Azis Al-Zubaidy kemarin saat Musrenbang Distrik Bomberay.

Bupati bahkan katakan, kedepan. soal proses dana operasional puskesmas. Tidak perlu lagi turun ke Kota. Namun petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak yang layani mereka di tingkat distrik.

Ini tujuanya agar semua proses pelayanan tidak mengalami kendala apapun. Agar dinas layani apa yang kurang disana, jangankan operasional puskesmas maupun gaji. Pangkat saja jangan mereka turun ke kota. Kalau bisa dibantu diurus dari Kota.

(ret)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

error: Content is protected !!