Fakfak – Bupati Fakfak. Samaun Dahlan pimpin rapat terbatas bersama Panitia Perayaan 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua, Selasa, 4 Agustus 2026 pagi diruang rapat kantor Pemda Lantai – 3.
Rapat itu didampingi Wakil Bupati Fakfak. Donatus Nimbitkendik dihadiri semua Kepala OPD Fakfak, Bupati instruksikan kepada semua ASN dilingkup pemda Fakfak untuk wajib hadir pada 8 Agustus 2026 pagi di RTH. dan anak-anak sekolah pun akan diliburkan.
Namun demikian, sebelum semua ASN dan masyarakat hadir di RTH pada puncak peringatan besok. seluruh Kepala OPD dilingkup Pemda Fakfak diminta untuk segera memasang spanduk dan umbul-umbul serta baliho ucapan agar bisa memicu semangat masyarakat dilokasi RTH.
Samaun Dahlan tegaskan bahwa kegiatan atau event ini bukan menjadi tanggungjawab panitia semata melainkan menjadi tanggungjawab bersama seluruh masyarakat dan juga pimpinan OPD.
Ketua DPD Golkar Papua Barat itu menyampaikan lebih lanjut bahwa, pimpinan dan seluruh jajaran OPD dilingkup Pemda Fakfak tidak perlu menunggu perintah dari pimpinan diatasnya.
Sepanjang momentum tersebut adalah momentum bersama maka semua orang memiliki tanggungjawab untuk menyukseskannya, hal kecil seperti ini, kesal Bupati. tidak perlu ada perintah lagi baru dilaksanakan.
“Yang pertama, Instruksikan kepada seluruh pegawai untuk hadir pada tanggal 8 Agustus 2026 di RTH. tanpa terkecuali, yang kedua, hari sabtu, buatkan surat untuk hari libur bagi anak-anak sekolah dan semua hadir di RTH pada puncaknya nanti, yang ketiga. mulai hari ini. 4 Agustus 2026. pemasangan umbul-umbul di tempat-tempat startegis di Kota Fakfak, baik Kepala OPD, Kepala Distrik, Lurah, RT”, Instruksi Bupati Samaun.
Bupati sempat soroti kinerja Kabag Umum Setda Pemda Fakfak. Bupati heran kenapa sejauh ini belum ada baliho maupun spanduk ucapan terhadap perayaan 666 Tahun Masuknya Agama Islam di Tanah Papua.
Padahal, terang Samaun Dahlan, hari pelaksanaan menghitung jam, bukankah saat ini ucapan-ucapan berbentuk baliho dan spanduk itu sudah harus terpasang diberbagai sudut kota fakfak. ini tidak perlu menunggu perintah lagi. harus ada inisiatif sebagai bentuk pertanggaungjawab moril terhadap suatu event di daerah
“Pak Kabag Umum. saya lihat sampai hari ini saya sama Pak Wakil punya umbul-umbul dan baliho ucapan tidak ada, bikin besar-besar baru pasangan dilokasi sana.
Ini hari semakin dekat tapi tidak ada ucapan disana. jadi buat ucapan selamat 17 Agustus juga masuknya Agama islam di tanah papua, pimpinan OPD semua harus bikin ya”, Perintahnya.




