Fakfak – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhulah) di Kabupaten Fakfak menimbulkan polusi buruk ditengah aktifitas masyarakat. upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak, TNI dan Polri serta seluruh masyarakat untuk terus memantau sekaligus memadamkan api diberbagai titik kebakaran terutama di Wilayah Distrik Bomberay dan Tomage hingga saat ini masih terus berlangsung dengan fasilitas pemadam kebaran yang diterjunkan kesana.
Akibat dari Karhutlah tersebut menimbulkan asap tebal hingga menyebabkan udara kotor tersebar sampai ke dalam kota, kabut tebal akibat asap Karhutlah mendominasi di Kabupaten Fakfak. jarak pandang pun sangat terganggu mesikpun beberapa waktu terakhir aktifitas penerbangan di Bandara Siboru Fakfak terbilang belum terganggu. namun untuk hindari kabut asap tebal ini harus terus diantisipasi.
Dampak dari kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Fakfak bisa menyebabka terjadinya serangan penyakit ISPA.
Masyarakat diimbau untuk terus kenakan masker. kewajiban mengenakan masker agar bisa hindari adanya serangan penyakit ISPA. (Infeksi Saluran Pernapasan).
Kondisi ini mencakup infeksi di organ pernapasan dari rongga hidung, sinus, dan tenggorokan, hingga saluran udara dan paru-paru.
Kepala Dinas Pendidikan Pemudan Olahraga Kabupaten Fakfak. Salaun Hindom keluarkan Imbaun kepada seluruh sekolah dari berbagai jenjang pendidikan untuk mewajibkan Guru dan Siswa/Siswi harus kenakan Masker antisipasi serangan penytakut ISPA akibat meluasnya udara kotor di Fakfak.
Berdasarkan surat tertanggal 23 September 2026 bernomor : 400.3/2711/Disdikpora-FF/IX/2026. bersifat : Pemberitahuan kepada Kepala Sekola PAUD sampai SMA/SMK. didalam surat tersebut diminta agar seluruh Dewan Guru serta Siswa/Siswi wajib kenakan masker selama aktifitas di sekolah.
Saleh Hindom katakana bahwa pemberitahuan ini untuk dilaksanakan agar terhindar dari polusi buruk di Kabupaten Fakfak. tujuanya adalah agar Bapak/Ibu Dewan Guru maupun Siswa/Siswi dari semua jenjang sekolah wajib sehat agar aktifitas belajar mengajar di sekolah teta berjalan dengan aman dan lancar.
Gejala terjadi serangan penyakit ISPA seperti.
Saluran pernapasan atas: Batuk, pilek, bersin, hidung tersumbat, sakit tenggorokan, dan demam ringan.,kemudian. Saluran pernapasan bawah: Batuk berdahak, demam tinggi, dan sesak napas.
Maka masyarakat diimbau segera ke Rumah Sakit atau Pusekesmas terdekat setelah merasakan gejala-gejala tersebut, dan karena itu sebelum terjadi adanya serangan penyakit ISPA maka wajib kenakan masker.
Cara Pencegahan adalah
Rajin mencuci tangan dengan sabun.,Menggunakan masker saat batuk atau berada di area berpolusi.,Menerapkan etika batuk dan bersin yang benar.,Menjaga daya tahan tubuh dengan makanan bergizi dan istirahat cukup.
- Kebakaran Lahan: Karhutla membesar akibat cuaca panas terik, kekeringan berkepanjangan, serta tiupan angin kencang.
- Penurunan Jarak Pandang: Sebaran asap tebal menurunkan jarak pandang di pusat kota dan membuat langit memburam sejak September 2026.
- Dampak Wilayah Lain: Wilayah permukiman warga seperti di SP VII Distrik Tomage sempat terancam oleh kobaran api.




