Tual — Ketua Badan Mahasiswa (BM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Doktor Husni Ingratubun Kota Tual, Annisaa Husnah Sophian Rahakbauw, menyoroti persoalan transportasi laut menuju Kecamatan Pulau-Pulau Kur yang hingga kini masih menjadi perhatian masyarakat.
Menurut Annisaa, pemerintah daerah harus memberikan kepastian kepada masyarakat terkait jadwal pelayanan kapal feri menuju Pulau-Pulau Kur.
Dalam keterangan tertulisnya, Persoalan tersebut dinilai penting karena transportasi laut merupakan kebutuhan utama masyarakat kepulauan untuk menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta mobilitas antarpulau.
“Kalau pemerintah sudah menyampaikan janji kepada masyarakat saat kampanye, maka hari ini masyarakat berhak menanyakan sejauh mana janji itu direalisasikan. Salah satu persoalan yang masih dirasakan masyarakat adalah kepastian transportasi laut menuju Pulau-Pulau Kur,” ujar Annisaa. Selasa, 29 September 2026
Ia mempertanyakan bagaimana masyarakat dapat mengembangkan aktivitas ekonomi apabila akses transportasi laut belum memberikan kepastian jadwal.
“Jangan sampai masyarakat hanya mendengar janji ketika kampanye, tetapi setelah pemerintahan berjalan, persoalan dasar seperti transportasi laut masih belum mendapatkan kepastian.
Masyarakat Kur membutuhkan jadwal kapal yang jelas dan pelayanan yang dapat diandalkan,” tegasnya.
Annisaa juga meminta pemerintah daerah bersama instansi terkait untuk membuka informasi secara transparan mengenai jadwal, rute, armada, serta kendala yang menyebabkan pelayanan kapal ke Pulau-Pulau Kur tidak berjalan secara konsisten.




