Fakfak – Hasil Wewowo (Kerapatan Adat) melibatkan Pemerintah Daerah, Raja di 7 Petuanan, Dewan Adat Mbaham Matta Fakfak. Lembaga Masyarakat Adat Fakfak. serta Lintas Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, serta ada Perwakilan Perempuan, maupun steakholder lainya.
Wewowo tersebut menyatakan mendukung sepenuhnya program pemerintah soal pembangunan Investasi di Kabupaten Fakfak.,hasil ini dibacakan bertepatan dengan HUT Ke-125 Kabupaten Fakfak. 16 November 2025 bertempat di pelataran RTH Ma`ruf Amin, beberapa saat kemarin.
Selain itu, mendukung penuh penyelenggaraan program pemerintah daerah kabupaten fakfak melalui Visi dan Misi Fakfak Membara dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Fakfak periode 2025-2030 (Samaun Dahlan-Donatus Nimbitkendik) dengan 32 Program
“Mendukung penuh penyelenggaraan pemerintahan melalui Visi dan Misi Fakfak Membara dengan 32 Program Bupati dan Wakil Bupati Fakfak periode 2025-2030. (Samaun Dahlan-Donatus Nimbitkendik).
Mendukung penuh terkait pelaksanaan pembangunan Investasi di Kabupaten Fakfak dengan tetap memperhatikan hak-hak dasar masyarakat adat”, Begitu isi pernyataan point kedua yang dibacakan Raja Patipi. Atarai Iba.
Selanjutnya dibacakan juga bahwa mereka mendukung perlindungan pelestarian dan pemberdayaan budaya serta adat di Kabupaten Fakfak, soal keamanan. Mereka juga memberikan dukung kepada aparat keamanan sehingga Fakfak tetap dalam keadaan kondusif.
“Menolak dengan tegas peredaran dan konsumsi Miras di Wilayah Kabupaten Fakfak, komiten ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari rekomendasi dalam forum Wewowo kerapatan adat”, Tegasnya disambut tepuk tangan meriah kemarin.
Bahlil dalam kesempatan itu. 16 November 2025. Tampak membuka kran yang selama ini terkunci kemudian mengakses beberapa program pemerintah pusat untuk dibawah ke Fakfak masa kepemimpinan Bupati Fakfak. Samaun Dahlan dan Wakil Bupati Fakfak. Donatus Nimbitkendik.
Gestur Menteri Bahlil ketika hadiri HUT ke-125 Kabupaten Fakfak kemarin tampak lebih lebih percaya kepemimpinan (Samaun Dahlan-Donatus Nimbitkendik). dari tempat itu Bahlil umumkan beberapa program yang berhasil dibawah sebagai ole-ole kepada masyarakat fakfak pada momentum hari bersejarah tersebut.
Program ini sebagai bagian dari keinginan Presiden Prabowo agar pembangunan di Indonesia harus merata. Begitu juga program-program tersebut juga diakui atas hasil ola-ola Bupati Fakfak. Samauan Dahlan.
Bupati berhasil rayu Menteri ESDM. Bahlil Lahadalia dengan menurunkan sejumlah program untuk hujani Fakfak sebagai berikut :
Pertama, program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). Merupakan Program Kementerian ESDM sebagai tindak lanjut dari Komitmen Presiden Prabowo agar target 2030 semua Desa dan Dusun seluruh Indonesia teraliri Listrik. Untuk Kabupaten Fakfak tahun 2025 sebanyak 100 pelanggan.
Teridiri dari : Distrik Bomberay 7 rumah, Distrik Fakfak 34 rumah, distrik Fakfak barat 2 rumah, Distrik Fakfak tengah 17 rumah, Distrik Fakfak timur tengah 14 rumah, Distrik Kayauni 2 rumah, Distrik Kokas 9 rumah, Distrik Kramongmongga 1 rumah, Distrik Pariwari 13 rumah, dan Distrik Wartutin 1 rumah.
Kedua, perubahan Status PLN Ranting Fakfak yang bertahun-tahun tidak bisa diurus oleh kepala daerah siapapun. Ditangan Bupati dan Wakil Bupati Fakfak periode 2025-2030. Samaun Dahlan – Donatus Nimbitkendik. kini PLN Fakfak sekarang merubaha statusnya menjadi Cabang dengan membawahi PLN Bintuni, Fakfak serta PLN Kaimana. Ini terobosan baru Pemerintahan SANTUN dengan segala kemampuan yang dimiliki.
Karena itu tekad Menteri Bahlil didepan Bupati dan Wakil serta seluruh masyarakat Fakfak pada 16 November kemarin. dan dengan dinaikkanya Status PLN Fakfak menjadi Cabang maka target 2026 semua Kampung dan Distrik di pelosok Fakfak harus menikmati lampu bukan saja 12 jam melainkan 24 jam.
Ketiga, Rencana pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM akan bangun PLTG terbesar di Kabupaten Fakfak sebagai jawaban dari beban listrik setelah PLN Fakfak naik status menjadi Cabang. Sedangkan untuk Cash on Delivery (CoD) akan dilakukan pada tahun 2027.
Menurutnya. Pembangunan PLTG dengan kapasitas 20 Megawatt (20.000 Kilowatt) ini dimaksudkan untuk menambah pasokan kebutuhan listrik di Kabupaten Fakfak agar kedepan tidak lagi terjadi pemadam listrik di Kabupaten Fakfak, yang kini telah berusia 125 tahun.
“Pembangunan PLTG di Fakfak tentunya untuk menyiapkan infrastruktur energi yang siap menjemput investasi yang akan masuk di Fakfak. Kalau untuk pupuk (investasi pembangunan pabrik pupuk) butuh (listrik) gede (besar) 100 hingga 200 Megawatt jadi perusahaan tersebut akan bangun sendiri,” tegas Menteri Bahlil kepada wartawan dalam agenda door stop yang berlangsung di Kebun Kelapa, Kelurahan Fakfak Selatan.
Keempat, Rencana Tahun 2026 akan dilakukan pengembangan Bandara Fakfak dengan memperpanjang runwaynya dari 1.400 menjadi 2.000 meter. Hal ini bertujuan agar target tahun 2027 bisa didarati pesawat berbadan besar. Ini juga penting agar mendukung percepatan pelayanan penumpang jika beberapa proyek strategis nasional sudah beroperasi di Fakfak.
Kelima, rencana dimulai tahun anggaran 2026. Pemerintah akan bangun jalan alternatif dari yang sekarang untuk mempermudah percepatan kendaraan masuk-keluar Fakfak bandara, akses jalan ini selain untuk mempermudah mode tranpotasi darat juga strategi pembangunan kea rah bandara karena kepadatan pendudukan didalam kota cukup padat.
Keenam, Tahun 2026 juga rencana akan dibangun pusat industry hilirisasi nasional terbesar di Fakfak yaitu Pala. Ini tujuanya agar harga pala tidak lebih murah, Kata bahlil. Karena itu ia butuhkan lahan seluas 5-10.000 ribu hektare kedepan. peluang ini menjadi tarik menarik sejumlah daerah namun karena kecintaanya terhadap fakfak sehingga ia tetapkan di fakfak.
Ketujuh, kemudian soal Pabrik Pupuk yang semulah dibangun di Kampung Fior. Kemudian akan dipindahkan ke Distrik Tomage. Alasanya adalah. Karena desainnya harus ada tiga pabrik sedangkan luas areal di Fior hanya bisa dibangun 1 pabrik sehingga solusinya dipindahkan ke Tomage agar bisa dibangun 3 Pabrik.
Kedelapan, Bahlil juga berjanji akan bantu pemerintah daerah Kabupaten Fakfak untuk mengkomunikasikan serta memastikan adanya pembangunan rumah sakit baru di Fakfak. proyek ini bersumber dari APBN dan mulai dikerjakan Tahun Anggaran 2026 besok. semuanya demi masyarakat Fakfak.
(ret)


