11.8 C
New York
Jumat, Oktober 23, 2026

Buy now

Minta Kompensasi 2 Miliar Dibagi Tunai, bp Respon : Berbasis Program, Bukan Fresh Money

Fakfak – bp Indonesia telah penuhi permintaan masyarakat adat petuanan arguni untuk membayarkan kompensasi nelayan sebesar Rp. 2 Miliar beberapa waktu kemarin.

Kesanggupan itu dibuktikan dengan telah direalisasikan permintaan tersebut namun berbasis program dan kegiatan, bukan Fresh Money (Setoran Uang Tunai).

Pada kegiatan sosialisasi yang berlangsung di 4 Distrik yang telah berakhir di Distrik Tomage. Sebagian masyarakat yang hadir sebagai peserta sosialisasi pemasangan kerangka anjungan (Jacket) Lepas Pantai UBA dan UBB, mereka minta uang tersebut dibagikan secara tunai agar masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya.

Hal yang sama juga disuarakan ketika kegiatan sosialisasi di Distrik Tomage kemarin, mereka menyampaikan bahwa anggaran yang dibayarkan bp Indonesia seharusnya dibagi tunai, karena apapun itu merupakan hak mereka sebagai bagian dari kompensasi pelaksanaan proyek hulu migas di Fakfak.

Tim sosialisasi dari bp Indonesia menjelaskan bahwa anggaran 2 Miliar yang dialokasikan untuk masyarakat petuanan arguni berbasis program dan kegiatan, bukan Fresh Money atau dalam bentuk uang tunai kepada masyarakat, pasalnya setiap anggaran yang dikeluarkan butuh pertanggungjawaban sehingga dikelola dalam bentuk program dan kegiatan.

“Terkait realisasi permintaan dua milyar, pihak bp telah penuhi dan telah realisasikan namun anggaran tersebut diberikan tidak dalam bentuk tunai tetapi berupa program dan kegiatan yang semata-mata untuk kepentingan masyarakat, sebab setiap uang yang keluar butuh pertanggung jawaban”, Singkat Fredy ketika memberikan pemaparan di Tomage dan distrik lainya juga kemarin

Sebelumnya, masyarakat petuanan arguni minta kompensasi nelayan pasca dibukanya sasi adat atau kera-kera di laut petuanan arguni sebesar Rp. 2 Miliar. Dana tersebut dibagikan dan setiap kampung di wilayah dampak memperoleh 200 juta.

Alokasi 200 juta per kampung yang kena dampak langsung dengan aktifitas migas tersebut diberikan tidak dalam bentuk tunai.

Pihak perusahaan kucurkan anggaran tersebut dalam bentuk program dan kegiatan. Sejatinya ini untuk dapat dirasakan manfaatnya langsung untuk semua masyarakat

Saat ini. Pihak perusahaan telah melakukan verifikasi terhadap program yang telah diusulkan masyarakat penerima manfaat kompensasi tersebut.

Ada yang mengusulkan alat tangkap ikan, ada yang usulkan talud pantai, ada juga pompa air bersih paketan bak penampung.

Beragam usulan telah diterima, bahkan ada yang minta freezer. Saat ini bp Indonesia sedang melakukan persiapan pengadaan untuk kampung-kampung kena dampak tersebut.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles

error: Content is protected !!